Hubungan Antara Intensitas Mendengarkan Program Acara Putuss Terhadap Persepsi Pendengar Tentang Radio Prambors Semarang Sebagai Radio Anak Muda

MAURINA, SINDY (2006) Hubungan Antara Intensitas Mendengarkan Program Acara Putuss Terhadap Persepsi Pendengar Tentang Radio Prambors Semarang Sebagai Radio Anak Muda. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF
11Kb

Abstract

Berbagai upaya radio swasta dengan gencar telah mereka lakukan sebagai upaya untuk menarik para pendengarnya. Semakin kreatif ide dan konsep suatu program acara yang ada di radio, maka akan semakin menarik minat pendengar untuk lebih memperhatikan kekhasan dari radio tersebut. Memprogram sebuah stasiun radio menjadi tugas yang semakin kompleks, meskipun kelompok radio besar menggabungkan stasiun-stasiun mereka pada era konsolidasi saat ini. Jumlah stasiun radio yang memperebutkan pendengar telah menjadi dua kali lipat dan lebih banyak lagi yang masuk kancah pertarungan dewasa ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah intensitas mendengarkan Program Acara Putuss berhubungan dengan Persepsi Pendengar tentang Radio Prambors Semarang sebagai Radio Anak Muda. Teori yang digunakan adalah Teori Cultivation Analisis, sampel yang diambil sebanyak 100 responden anak muda yang bertempat tinggal di Kelurahan Pleburan Semarang. Tipe peneltian yang digunakan adalah explanatory research dan analisis data menggunakan uji korelasi Product Moment. Pada hasil penelitian ditemukan bahwa Intensitas mendengarkan program acara Putuss pada anak muda di Kelurahan Pleburan tergolong cukup tinggi. Pendapat ini disampaikan oleh 87 persen responden penelitian. Serta sebagian besar responden memiliki persepsi cukup baik terhadap program acara Putuss sebanyak 79 persen. Kondisi ini akan memudahkan pembentukkan persepsi tentang radio Prambors sebagai radio anak muda melalui program acara Putuss. Pada hasil perhitungan statistik disimpulkan terdapat hubungan positif antara intensitas mendengarkan (X) dengan persepsi pendengar (Y). Hal ini dapat dilihat dari nilai koefisien korelasi sebesar 0,477 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan “semakin tinggi intensitas mendengarkan program acara Putuss akan semakin baik persepsi pendengar terhadap radio Prambors Semarang sebagai radio anak muda” terbukti dan dapat diterima. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi kepada manajemen radio Prambors supaya lebih memperhatikan keikutsertaan pendengar pada acara Putuss terutama games dan diskusi dengan pendengar. Selain itu penyiar acara Putuss sebaiknya tetap mempertahankan penggunaan bahasa yang dapat diterima oleh anak muda.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication
ID Code:16921
Deposited By:Jurusan Ilmu Komunikasi Fisip Undip
Deposited On:19 Jul 2010 10:18
Last Modified:19 Jul 2010 10:18

Repository Staff Only: item control page