ANALISIS PENGEMBANGAN KOTA PEKALONGAN SEBAGAI SALAH SATU KAWASAN ANDALAN DI JAWA TENGAH

Sabana, Choliq (2007) ANALISIS PENGEMBANGAN KOTA PEKALONGAN SEBAGAI SALAH SATU KAWASAN ANDALAN DI JAWA TENGAH. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1178Kb

Abstract

The research has purpose to identify characteristic of Pekalongan city as region key. They are high growth and high income, leading sector, and interrelatedness economy with other region. For this purpose, it’s used by analysis tool : Klassen Tipology, Location Quotient ( LQ ), Growth Ratio Model (GRM), Overlay, Shift Share, and Gravity Model. The results show that Pekalongan city in the classify low growth and high income region. By using LQ analys that in Pekalongan City there are almost all sectors in Pekalongan City are leading sectors, except agriculture sector and industry sector, but by using overlay and shift share analys show those true sectors have competitive advantage and specialize two sectors only, they are trading sector and finance sector. and by using gravity model to describe there are belong to related fervent by closeness trend increasing expanded as miter cooperate in area developing, they are Batang Regency and Pekalongan Regency. By all account have done. They can be taken conclusion that’s decisioned Pekalongan city as Region key or less appropriate. Although if were observerd by some leading sector or there are related economy among decision area Pekalongan City it’s appropriate. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi karakteristik yang dimiliki Kota Pekalongan sebagai kawasan andalan, yaitu wilayah tumbuh cepat, memiliki sektor unggulan, dan memiliki keterkaitan ekonomi dengan daerah lain. Untuk tujuan ini digunakan alat analisis: Klassen Tipology, Location Quotient ( LQ ), Growth Ratio Model (GRM), Overlay, Shift Share, and Gravity Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Pekalongan dalam klasifikasi pendapatan perkapita tinggi dan pertumbuhan rendah atau daerah maju tapi tertekan. Dengan analisis LQ, di hampir semua sektor di Kota pekalongan merupakan sektor unggulan kecuali sektor pertanian dan sektor industri. Namun demikian dengan analisis overay menunjukkan bahwa sektor yang benar-benar memiliki keunggulan kompetitif dan spesialisasi hanya ada dua sektor, yaitu sektor perdagangan dan sektor keuangan. Dengan model gravitasi digambarkan bahwa Kabupaten Batang dan Kabupaten Pekalongan adalah dua daerah yang memiliki keterkaitan secara kuat dengan Kota Pekalongan dan dapat dikembangkan sebagai mitra kerjasama dalam pengembangan wilayah. Dari seluruh perhitungan yang telah dilakukan dapat ditarik suatu simpulan bahwa ditetapkannya Kota Pekalongan sebagai kawasan andalan kurang tepat, namun demikian jika dilihat dari banyaknya sektor unggulan maupun adanya keterkaitan ekonomi antardaerah penetapan Kota Pekalongan dianggap tepat.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Economics and Development Studies
ID Code:16896
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:19 Jul 2010 08:26
Last Modified:19 Jul 2010 08:26

Repository Staff Only: item control page