# EVALUASI PENGGUNAAN MODEL BANGUNAN GESER PADA ANALISIS DINAMIK TIGA DIMENSI

PURNIJANTO, BAMBANG (2007) EVALUASI PENGGUNAAN MODEL BANGUNAN GESER PADA ANALISIS DINAMIK TIGA DIMENSI. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

 Preview
PDF - Published Version
878Kb

## Abstract

Structure analizing is the most important process within designing. To get an accurate result, the mathematical model that has been used must describe the real structure and loading condition. The simplify of the mathematical model has to be well created so that will get enough precission for the whole output result, without a serious error. This research is being worked to get structure response accuracy which is, lateral displacements, shear story forces and lateral seismic forces of the shear building modelling that often being used in practise. The assumption that has been used in shear building model is mass of structure in each floor systems is lumped to the center of mass, the floor systems is assumpted as an invinite rigid diafragm in their own plane and the column axial deformation is ignored. In analizing process shear building model does not collate the datas of floor. These assumptions will reduce degree of freedom of structure and simplify the analizing process. The shear building response will be compared to result response of the moment resisting building model, which is a mathematical model that is assumpted representing the real structure condition. The moment resisting building model collates the plate within structure analizing. From the numeric examples with the regular shape building that has three floors results the shear building model has structure response which is, lateral displacements, shear story forces and lateral seismic forces safely. Analisis struktur merupakan salah satu proses yang sangat menentukan didalam perencanaan. Untuk mendapatkan hasil yang akurat maka model matematis yang dipakai harus mencerminkan kondisi struktur beserta pembebanan yang sebenarnya. Penyederhanaan yang diambil pada model matematik harus sedemikian rupa sehingga secara keseluruhan akan diperoleh suatu hasil keluaran dengan ketelitian yang cukup tanpa adanya kesalahan yang berarti. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keakuratan respons struktur yaitu berupa simpangan lateral, gaya geser tingkat dan gaya lateral gempa yang dihasilkan dari pemodelan bangunan geser yang sering dipergunakan dalam praktek. Anggapan yang digunakan dalam model bangunan geser adalah massa struktur tiap lantai digumpalkan pada pusat lantainya, pelat lantai dianggap sebagai diafragma yang kaku tak terhingga dalam arah bidangnya dan deformasi aksial kolom diabaikan. Dalam proses analisisnya model bangunan geser tidak mengikutsertakan data-data tentang pelat. Anggapan-anggapan ini akan mengurangi jumlah derajat kebebasan struktur dan menyederhanakan proses analisis. Respons bangunan geser akan dibandingkan dengan respons yang dihasilkan oleh model bangunan penahan momen, yaitu suatu model matematik yang dianggap bisa mewakili kondisi struktur yang sebenarnya. Model bangunan penahan momen ini mengikutsertakan adanya pelat didalam analisis strukturnya. Dari contoh-contoh numeris dengan bentuk gedung yang beraturan tiga lantai diperoleh hasil bahwa model bangunan geser menghasilkan respons struktur yaitu berupa simpangan lateral, gaya geser tingkat dan gaya lateral gempa yang cukup aman.

Item Type: Thesis (Masters) T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Civil Engineering 16699 Mr UPT Perpus 2 14 Jul 2010 11:22 14 Jul 2010 11:22

Repository Staff Only: item control page