Produktivitas Sapi Peranakan Ongole pada Berbagai Tingkatan Bobot Badan (Productivity of Ongole Grade Bull at Various Body Weight)

SYUHADA, TAUFANA REZA (2009) Produktivitas Sapi Peranakan Ongole pada Berbagai Tingkatan Bobot Badan (Productivity of Ongole Grade Bull at Various Body Weight). Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan UNDIP.

[img]
Preview
PDF
41Kb

Official URL: http://www.fp.undip.ac.id

Abstract

RINGKASAN TAUFANA REZA SYUHADA. H2B 004 057. 2009. Produktivitas Sapi Peranakan Ongole pada Berbagai Tingkatan Bobot Badan (Productivity of Ongole Grade Bull at Various Body Weight). (Pembimbing: EDY RIANTO dan ENDANG PURBOWATI). Penelitian ini dilaksanakan di kandang Laboratorium Ilmu Ternak Potong dan Kerja, Fakultas Peternakan, Universitas Diponegoro, Semarang dari bulan Juni sampai bulan September 2007. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat produktivitas pada sapi Peranakan Ongole (PO) jantan pada bobot badan yang berbeda. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 8 ekor sapi Peranakan Ongole jantan dengan kisaran bobot badan 133,5 – 228 kg dan umur 6 -18 bulan. Bahan pakan yang digunakan adalah rumput gajah (Pennisetum purpureum) dan konsentrat yang terdiri dari campuran bekatul dan bungkil kedelai. Rumput gajah diberikan secara ad libitum, sedangkan konsentrat diberikan sebesar 2,1% dari bobot badan dengan protein total 20,23%. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi BK pakan, kecernaan BK pakan, konsumsi protein, konsumsi total digestible nutrients (TDN), pertambahan bobot badan harian (PBBH), dan konversi pakan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Cross Sectional Comparisons, yaitu membandingkan ternak pada bobot badan yang berbeda pada waktu yang bersamaan. Data yang diperoleh kemudian dicari nilai korelasinya (r) yang dilanjutkan dengan uji-t pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa bobot badan memiliki korelasi positif yang kuat dengan konsumsi BK (r = 0,98; P<0,05). Bobot badan memiliki korelasi negatif yang lemah dengan tingkat kecernaan (r = -0,36; P>0,05). Bobot badan sapi memiliki korelasi positif yang kuat dengan konsumsi TDN (r = 0,959; P<0,05). Bobot badan sapi memiliki korelasi positif dengan konsumsi protein (r = 0,996; P<0,05). Bobot badan tidak memiliki korelasi yang kuat dengan PBBH (r = 0,35; P>0,05). Bobot badan juga tidak memiliki korelasi yang kuat dengan konversi pakan (r = 0,35; P>0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa produktivitas sapi tidak memiliki korelasi yang kuat dengan bobot badan sapi. Kata kunci: bobot badan, produktivitas, sapi PO

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:16574
Deposited By:Mr. Marry Christiyanto
Deposited On:13 Jul 2010 12:14
Last Modified:13 Jul 2010 12:14

Repository Staff Only: item control page