STRATEGI PENINGKATAN KAPASITAS PELAYANAN AIR BERSIH DI KOTA BANGKO KABUPATEN MERANGIN

ASGHARA, ARIYA (2007) STRATEGI PENINGKATAN KAPASITAS PELAYANAN AIR BERSIH DI KOTA BANGKO KABUPATEN MERANGIN. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
5Mb

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan pokok yang selalu dikonsumsi masyarakat dan berpengaruh pada kelancaran aktivitas masyarakat. Perkembangan dan pertumbuhan Kota Bangko menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan pelayanan air bersih domestik, baik secara individual ataupun melalui sistem jaringan air bersih perkotaan (PDAM). Permasalahan yang terjadi adalah masyarakat sulit untuk mendapatkan air bersih yang sehat, berkualitas serta kontinu mengalir. Penyebabnya adalah faktor lokasi penduduk yang jauh dari sumber air dan menurunnya debit air baku yang berasal dari air tanah dan sungai-sungai kecil pada waktu musim kemarau. Disamping itu, kapasitas pelayanan air bersih PDAM (59,23 %) belum mencapai target untuk wilayah perkotaan sebesar 80%. Tujuan penelitian ini adalah menyusun strategi peningkatan kapasitas pelayanan air bersih di Kota Bangko Kabupaten Merangin guna memenuhi kebutuhan air bersih domestik masyarakat melalui sistem jaringan air bersih dan pengembangan potensial pada suatu wilayah. Sasaran yang ingin dicapai adalah mengidentifikasi kapasitas pelayanan air bersih, menganalisis strategi pengembangan, menganalisis pengembangan potensial dan merumuskan strategi peningkatan kapasitas pelayanan air bersih di Kota Bangko Kabupaten Merangin. Pendekatan yang digunakan studi ini adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, SWOT dan superimpose. Analisis deskriptif dilakukan terhadap aspek yang berpengaruh terhadap peningkatan kapasitas pelayanan air bersih yaitu aspek fisik wilayah, aspek ekonomi sosial dan pembangunan, aspek pelayanan PDAM, aspek aturan dan kebijakan serta aspek kawasan pelayanan. Analisis SWOT digunakan untuk mencari strategi pengembangan dengan cara mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengelolaan air bersih. Analisis superimpose digunakan untuk mencari pengembangan potensial pelayanan air bersih pada suatu wilayah dengan cara over laying terhadap beberapa peta (peta wilayah pelayanan air bersih PDAM Kota Bangko tahun 2006 dan peta-peta pengembangan kota berdasarkan RUTRK tahun 2006-2016). Dari analisis strategi pengembangan dan pengembangan potensial, dirumuskan strategi peningkatan kapasitas pelayanan air bersih. Strategi yang perlu dilakukan untuk meningkatan kapasitas pelayanan air bersih di Kota Bangko Kabupaten Merangin guna pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat adalah untuk wilayah Desa Sungai Ulak dapat memanfaatkan Sungai Tantan sebagai sumber air baku dan jaringan air bersih PDAM melalui IPA Sumur Bor II dengan menggunakan sistem pompa, untuk wilayah Desa Salam Buku dapat memanfaatkan Sungai Masumai sebagai sumber air baku dan jaringan air bersih PDAM melalui IPA Waskita Karya dengan menggunakan sistem gravitasi, untuk wilayah Selatan dan Timur Kota Bangko dapat memanfaatkan jaringan air bersih PDAM melalui IPA RPD Bangko Tinggi dengan menggunakan sistem pompa, untuk masyarakat yang yang berada didalam wilayah pelayanan air bersih PDAM dapat memanfaatkan jaringan pipa distribusi induk yang sudah ada dengan cara menambah jaringan pipa distribusi secara langsung ketiap sambungan rumah, melakukan pemanfaatan kelebihan kapasitas produksi air bersih PDAM, memperluas wilayah/cakupan pelayanan pada wilayah atau daerah yang berpotensial membutuhkan air bersih PDAM. Rekomendasi yang dapat diberikan pada studi ini adalah kepada masyarakat dan Pemerintah Daerah agar dapat menjaga dan melestarikan lingkungan terutama pada daerah-daerah yang dijadikan sebagai kawasan konservasi guna menjaga kualitas dan kuantitas sumber air baku yang sangat berpotensial untuk dijadikan sebagai sumber air baku masyarakat Kota Bangko. Untuk meningkatkan kualitas dan cakupan pelayanan air bersih PDAM, perlu dilakukan koordinasi yang intensif antara pihak-pihak yang terkait seperti lembaga eksekutif dan legislatif. Untuk menarik minat masyarakat menjadi pelanggan air bersih maka pihak PDAM harus meningkatkan kualitas pelayanannya Clean water is basic need which always consumed by society and having an effect to fluency of society activity. Growing and developing Bangko city cause of increasing need to domestic clean water service, both individually or by the city clean water network system (PDAM). The occured problem is the society difficult to obtain the healty clean water, quality and also the continuity flow water. It caused by the far resident location faktor from water source and drop of water permanent source from water ground and small river at dry season. Despitefully, capacity of PDAM clean water service (59,23 %) not yet reach the target for urban area about 80%. This research aim is to compille strategy to increasing capacity of clean water service in Bangko city, district of Merangin for fulfilling requirement of domestic clean water for society by clean water network system and potential develop at an area. The target reached is to identifying capacity of clean water service, analizing delopment strategy, analizing potential develop and formulating strategy of increasing capacity of clean water service in Bangko City, district Merangin. The approach used in this study is qualitative and quantitative approach. Analize used is descriptive, SWOT and superimpose analyze. Discriptive analyze is done to the aspect that having an effect to increasing capacity of clean water capacity that is phisical area aspect, social and economic aspect and developing. SWOT analyze is used to find develop strategy by identifying of strength, weakness, opportunity and threat in the clean water management in an area by over laying to several map (map of PDAM service map in Bangko City in 2006 and maps of city development based on RUTRK 2006 – 2016). From the potential development and growing strategy analyze, it is formulated the increasing strategy of clean water service capacity. Strategy that need done to increasing the capacity of clean water service in Bangko City, district of Merangin for fulfilling requirement of society’s clean water for Sungai Ulak village area can use Masumai river as water source and PDAM clean water network through Sumur Bor II IPA by using pump system, for Salam Buku village area can use Masumai river as water source and PDAM clean water network through Waskita Karya IPA by using gravitation system, for south and east area of Bangko city can use PDAM clean water network through RPD Bangko Tinggi IPA by using pump system, for resident in the area of PDAM clean water service can use the existence of the primer distribution pipe network by adding directly distribution pipe network into the house connecting, do the exploiting of product capacity of PDAM clean water excessed, extending service area at an area or potential territory need PDAM clean water. The recomendation that we can be given in this study to the society and local government are to be able to keep and preserve environment especially in the areas where became as conservation area for keep the quality and quantity of water source that very potential as water source for resident in Bangko City. For improving quality and service coverage of PDAM clean water, need to be done the intensive coordinate between related partys such as executive and legislative board. For interesting the society enthusiasm become clean water customer, PDAM must be improvement the quality of it service.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:16528
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:13 Jul 2010 09:32
Last Modified:13 Jul 2010 09:32

Repository Staff Only: item control page