Produksi Film Pendek “Bunga Kertas” Sebagai Penata Kamera dan Editor Untuk Media Sosialisasi Program Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) BKKBN Provinsi Jawa Tengah

Zakaria, Reza (2010) Produksi Film Pendek “Bunga Kertas” Sebagai Penata Kamera dan Editor Untuk Media Sosialisasi Program Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) BKKBN Provinsi Jawa Tengah. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF
11Kb

Abstract

Menurut data dari Departemen Kesehatan RI, sekitar 1 juta remaja pria dan 200 ribu remaja wanita menyatakan secara terbuka bahwa mereka pernah melakukan hubungan seksual. Sebanyak 8% pria umur 15-24 tahun telah menggunakan obat-obatan terlarang. Sedangkan untuk kasus HIV/AIDS dari 6987 penderita AIDS, 3,02% adalah kelompok usia 15-19 tahun. Isu- isu seperti tersebut diatas merupakan isu yang sangat aktual saat ini yang memerlukan perhatian semua pihak. Apabila kasus remaja ini dibiarkan, sudah barang tentu akan merusak masa depan remaja khususnya mereka dan masa depan keluarga serta masa depan bangsa Indonesia. Untuk merespon permasalahan remaja tersebut, BKKBN telah melaksanakan dan mengembangkan program KRR yang merupakan salah satu program pokok pembangunan nasional. Dalam menginformasikan dan menjalankan program tersebut, BKKBN membutuhkan media tertentu agar publik mengetahui. Salah satu media yang paling efektif adalah media audio visual (film). Secara umum, tujuan pembuatan film pendek ini adalah agar remaja menjadi sadar akan nilai hidupnya. Lingkungan menjadi salah satu faktor yang berpengaruh besar bagi kelangsungan hidup mereka, karena lingkungan akan mempengaruhi baik sisi fisik maupun psikologis. Pembuatan film Bunga Kertas melalui tiga tahapan, praproduksi, produksi, pascaproduksi. Pada proses produksi peran penata kamera sangatlah penting. Hal ini dikarenakan penata kamera mengambil fungsi sebagai mata penonton yang bertanggung jawab atas kenyamanan penonton pada saat menonton. Setelah melalui praproduksi dan produksi, sebuah film akan dapat dinikmati setelah mengalami proses pengeditan (pascaproduksi) yang dilakukan oleh editor. Pengeditan Bunga Kertas pada umumnya melalui tahapan offline dan online editing. Tahapan offline merupakan tahapan menyusun, memotong dan merangkai shot-shot sehingga dihasilkan susunan gambar kasar (rough cut). Sedangakn online editing usaha memperhalus susunan gambar-gambar tersebut, seperti penambahan efek baik audio maupun visual, atau elemen tambahan seperti transisi gambar, atau ilustrasi musik. Tahap akhir dalam proses pembuatan Bunga Kertas adalah mengevaluasi hasil kerja sebagai penata kamera maupun editor. Hasil tersebut didapat setelah pemutaran film kepada target audience. Ini penting dilakukan guna mengukur tingkat keberhasilan pembuatan serta penggunaan film sebagai media informasi dan edukasi bagi masyarakat.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication
ID Code:16475
Deposited By:Jurusan Ilmu Komunikasi Fisip Undip
Deposited On:12 Jul 2010 15:01
Last Modified:12 Jul 2010 15:01

Repository Staff Only: item control page