ANALISIS GENDER PADA KINERJA DPRD PROVINSI JAWA TENGAH PERIODE 2004 - 2009 (Studi Kasus Pelaksanaan Program DPRD Provinsi Jawa Tengah pada Bidang Sosial Khususnya Pemberdayaan Perempuan)

AMIKAWATI, ANIK (2008) ANALISIS GENDER PADA KINERJA DPRD PROVINSI JAWA TENGAH PERIODE 2004 - 2009 (Studi Kasus Pelaksanaan Program DPRD Provinsi Jawa Tengah pada Bidang Sosial Khususnya Pemberdayaan Perempuan). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
668Kb

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah. untuk Menjelaskan keterkaitan antara konstruksi social gender di Jawa Tengah dengan proses recruiting, menjelaskan keterkaitan antara konstruksi social gender di Jawa Tengah dengan kinerja legislasi anggota DPRD perempuan dibanding laki-laki di Provinsi Jawa Tengah, dan Mendeskripsikan kecenderungan yang ada akibat penambahan persentase perempuan pada kinerja legislasi (Komisi E bidang Sosial khususnya pada komisi yang membidangi pemberdayaan perempuan di Jateng). Penelitian dilakukan dengan metode kasus yang mengkomnbinasikan berbagai cara pengambilan data untuk membahas 3 topik kasus di atas secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : secara normative tidak ada pembedaan perlakukan pada proses recruiting anggota dewan antara calon anggota perempuan dengan calon anggota laki-laki, Dalam pelaksanaan tugas, tidak terdapat perbedaan perempuan dan laki-laki dalam kinerja legislasi, namun ditemukan tradisi bias gender laki-laki pada kebiasaan dalam mekanisme keorganisasian, misalnya: kebiasaan rapat malam hari yang tidak sensistif gender, dan posisi stratgeis cenderung masih dipercayakan untuk ditempati laki-laki. Penambahan persentase perempuan dalam keanggotaan dewan telah dapat meningkatkan kinerja program pemberdayaan perempuan. Mengingat kualitas kinerja legislasi anggota dewan tidak hanya ditentukan dari jumlah kaum perempuan yang berhasil menjadi anggota dewan, melainkan juga ditentukan oleh kualitas atau mutu mereka, maka perlu kiranya diupayakan adanya keseimbangan antara pemenuhan jumlah dengan kualitas, meskipun untuk afirmativ action faktor jumlah merupakan hal yang penting. The objective of the research is to explain the relation between social gender construction in central java province with recruiting process, to explain the relation social gender construction in central java province with the working activity of female DPRD member compare with male DPRD member in central java province. And to describe a tendecy exist as the impact of the percentage addition to the women in legislation (E commission social field particularly). The observation done by using case method which combines to any ways in collecting data to investigate 3 topic case above in descriptive qualitative method. The result of the observation shows that: normatively there is no different in treating at the process of recruiting of legislative member between new candidate of female members and candidate of male members. In doing the job the result shows the same output that there is no different between them in legislation, however, there is gender tradition found on male member related to organizational mechanism habits, habits in holding for a meeting on night for instance, and strategic position in organization usually handled by male. Percentage addition of female member at the council have increased their position at the organization, according to the quality of the council members is not only determined by the quantity of female whom take their succed in taking part in council but also determined by their quality or grade. It needs to attain a balance between accomplishment of quantity and quality, despite an affirmative action quantity factors is an important matter.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:J Political Science > JF Political institutions (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Administration
ID Code:16440
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:12 Jul 2010 12:12
Last Modified:12 Jul 2010 12:12

Repository Staff Only: item control page