PERBEDAAN PERSEPSI INTENSITAS MORAL MAHASISWA AKUNTANSI DALAM PROSES PEMBUATAN KEPUTUSAN MORAL (Studi pada Mahasiswa Akuntansi S1, Maksi, Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA) Universitas Diponegoro Semarang)

Novius, Andri (2008) PERBEDAAN PERSEPSI INTENSITAS MORAL MAHASISWA AKUNTANSI DALAM PROSES PEMBUATAN KEPUTUSAN MORAL (Studi pada Mahasiswa Akuntansi S1, Maksi, Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA) Universitas Diponegoro Semarang). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
396Kb

Abstract

This paper investigates critical issues on ethical behavior, specifically the role of an individual’s perception of situation-specific issues on decision making process in moral situation related to some accounting situation. A person who perceived moral problem does not always make moral-decision in practice because he/she tend to ignore moral issues when be faced with technicalcharacteristic situation. Data were collected using Questionnaire based on four scenarios contain moral issues in some accounting situation. By using MANOVA with repeated measurement, the results indicate that Undergraduate, MAKSI and PPA students perceived there is ethical problem concerned Actor’s action in four accounting scenarios. The differences in perceptions of three moral intensity components: social consensus, temporal immediacy and proximity stood out more in the accounting issues analyzed. The findings presented in this research extend the existing understanding about the importance of the components of moral intensity in the ethical decision making process of accounting professionals. The results can be used to enhance ethics coursework and training programs in educational settings and industry. Penelitian ini menyelidiki isu-isu kritis mengenai perilaku etis, khususnya peran persepsi individu terhadap isu-isu berdasarkan situasi dalam proses pembuatan keputusan etis yang berhubungan dengan akuntansi. Seseorang yang merasakan suatu masalah etis tidak selalu membuat keputusan etis dalam praktik sebab individu tersebut cenderung mengabaikan masalah etis ketika berhadapan dengan situasi yang bersifat teknis. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang didasarkan pada empat skenario mengenai isu-isu moral dalam berbagai situasi akuntansi. MANOVA dengan pengukuran berulang mengidikasikan bahwa mahasiswa S1- akuntansi, MAKSI dan PPA merasakan terdapat masalah etis terkait tindakan Aktor/pelaku dalam skenario. Perbedaan persepsi tiga komponen intensitas moral: konsensus sosial, kesegeraan temporal, dan kedekatan dirasakan oleh mahasiswa sebagai isu yang paling kuat. Temuan yang dihasilkan dari penelitian ini menambah pemahaman mengenai pentingnya komponen-komponen intensitas moral dalam proses pembuatan keputusan moral profesional akuntansi. Temuan ini dapat digunakan untuk meningkatkan program pelatihan etika dalam lingkup pendidikan dan industri.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Accounting
ID Code:16431
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:12 Jul 2010 11:26
Last Modified:12 Jul 2010 11:26

Repository Staff Only: item control page