PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA DENGAN PENDEKATAN QUANTITATIVE MODELS FOR PERFORMANCE MEASUREMENT SYSTEM (QMPMS) (Studi Kasus di PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk)

Nugroho, Susatyo and Fanani, Zaenal and Margaretha, Agustina (2009) PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA DENGAN PENDEKATAN QUANTITATIVE MODELS FOR PERFORMANCE MEASUREMENT SYSTEM (QMPMS) (Studi Kasus di PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk). Project Report. Diponegoro University, Semarang. (Unpublished)

[img]Microsoft Word
Restricted to Repository staff only

26Kb
[img]
Preview
PDF - Published Version
7Kb

Abstract

PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Merupakan perusahaan besar yang bergerak dalam bidang industri pakan ternak. Yang go publik pada bulan Januari 1990. Selama ini, pengukuran kinerja yang dilakukan perusahaan hanya berdasarkan kinerja finansial saja. Dengan sistem pengukuran kinerja tersebut, perusahaan tidak mampu mengetahui peningkatan atau penurunan kinerjanya serta faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja perusahaan selain dari segi finansial. Tidak adanya ukuran kinerja selaindari segi finansial perusahaan menyebabkan target ataupun hasil akhir yang diharapkan tidak tercapai, dan prestasi perusahaan setiap periode tidak diketahui. Untuk itu, PT Japfa Comfeed Indonesia membutuhkan sebuah sistem pengukuran kinerja yang tepat untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja perusahaan di bagian produksi karena bagian produksi memiliki peranan yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup perusahaan. Quantitative Models for Performance Measurement System (QMPMS) adalah sebuah metode baru yang dikembangkan di Centre Strategic Manufacturing (CSM). Universitas Strathclyde untuk mengidentifikasi dan mengkuantifisir pengaruh dari faktor-faktor terhadap kinerja perusahaan. Ada tiga langkah utama dalam QMPMS yaitu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja dan hubungannya dengan menggunakan cognitive map, menyusun faktor-faktor tersebut secara hirarki dengan menggunakan structured diagram atau tree diagram, dan yang terakhir mengukur pengaruh dari faktor-faktor tersebut terhadap kinerja dengan menggunakan AHP. Sedangkan untuk pengukuran kinerjanya tools yang digunakan adalah Omax (Objective Matrix). Dengan metode QMPMS yang diterapkan pada PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk diperoleh faktor yang paling berpengaruh terhadap kinerja perusahaan di bagian produksi adalah faktor produktivitas total (0,667) dan biaya produksi total (0,333) dengan merumuskan 20 key Performance Indicators (KPI) yang digunakan sebagai tolok ukur untuk tiap faktor kinerja. Dari hasil pengukuran diperoleh kinerja dari PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk adalah sebesar 732,595 dengan indikator berwarna kuning. Sedangkan kinerja dari masing-masing faktor kinerjanya adalah 488,239 untuk faktor Produktivitas Total dan 244,355 untuk faktor biaya produksi total. Kata kunci : Quantitative Models for Performance Measurement Systems (QMPMS_, Key Performance Indicators (KPI), Objective Matrix (OMAX), Analytical Hierarchy Process (AHP)

Item Type:Monograph (Project Report)
Subjects:T Technology > T Technology (General)
T Technology > TS Manufactures
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
ID Code:1632
Deposited By:Admin teknik industri
Deposited On:15 Nov 2009 23:04
Last Modified:15 Nov 2009 23:05

Repository Staff Only: item control page