ANALISIS PREDIKSI INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN DENGAN METODE ARIMA (Studi pada IHSG di Bursa Efek Jakarta)

SADEQ, AHMAD (2008) ANALISIS PREDIKSI INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN DENGAN METODE ARIMA (Studi pada IHSG di Bursa Efek Jakarta). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
449Kb

Abstract

Security analysis consist of two types of analysis, technical analysis and fundamental analysis. Technical analysis uses hystorical data to predict stock prices as a consideration to buy or sell an instrument od investation, while fundamental analysis determines the important factors of a company’s basic finance, economic factors and stock valuation. This research focusses on technical analysis using ARIMA as indicator to predict JCI (IHSG) in Jakarta Stock Exchange. This research is trying to prove the accuracy of ARIMA model in predicting JCI in period of 2 January 2006 – 28 December 2006. the data were acquired from JSX daily statistics published by Jakarta Stock Exchange. The result of this research shows that the daily JCI data for period of year 2006 are not stationary, but after the first differencing the data become stationary. Based on the correlogram plot there is one coefficient that is significant (lag 11), so the model that can be applied is ARIMA (1,1,1). Lastly, this model prove to be quite accurate in predicting the JCI for period of year 2006 with mean absolute percentage error at 4,14%. Dalam dunia investasi saham dikenal ada dua macam analisis yaitu analisis fundamental dan analisis teknikal. Analisis teknikal berupaya untuk menguji data historis dalam memprediksi harga saham guna melakukan pembelian ataupun penjualan suatu instrumen investasi, sedangkan analisis fundamental merupakan teknik analisis yang mempelajari tentang berbagai faktor fundamental (seperti tingkat suku bunga, tingkat kepemilikan, rasio-rasio keuangan, neraca, dan sebagainya) sebagai langkah penilaian saham perusahaan. Penelitian ini akan berfokus pada analisis teknikal dengan menggunakan indikator ARIMA untuk peramalan Indeks Harga Saham Gabungan sebagai proxy pasar saham di Bursa Efek Jakarta. Peneitian ini akan mencoba membuktikan keakuratan metode ARIMA dalam melakukan peramalan IHSG periode 2 Januari 2006 – 28 Desember 2006, data ini diperoleh dari JSX Daily Statistics yang dipublikasikan oleh Bursa Efek Jakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa data IHSG harian selama periode tahun 2006 bukanlah data yang bersifat stasioner sehingga perlu dilakukan proses differencing agar data menjadi stasioner. Setelah dilakukan differencing satu kali ternyata data menjadi stasioner. Berdasarkan pengujian correlogram terlihat adanya proses ARIMA dengan koefisien otokorelasi dan otokorelasi parsial yang signifikan pada lag 11. sehingga model yang digunakan adalah ARIMA (1,1,1). Hasil peramalan model ini menunjukkan bahwa model ini cukup akurat dalam melakukan peramalan dengan prosentase kesalahan absolut rata-rata sebesar 4,14%.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:16307
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:09 Jul 2010 09:53
Last Modified:09 Jul 2010 09:53

Repository Staff Only: item control page