HUBUNGAN ANTARA TINGKAT SOSIAL EKONOMI DAN TIGNKAT RELIGIUSITAS IBU DENGAN PRAKTEK MEMILIH BAHAN MAKANAN DAN MAKANAN OLAHAN HEWANI

CHOIRIJAH, CHOIRIJAH (1994) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT SOSIAL EKONOMI DAN TIGNKAT RELIGIUSITAS IBU DENGAN PRAKTEK MEMILIH BAHAN MAKANAN DAN MAKANAN OLAHAN HEWANI. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
15Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Mengenai kebiasaan makan yang baik dan benar, meliputi cara memilih bahan makanan samapi menyajikan dan mengkonsumsi makanan dirasakan perlu. Mengingat masyarakat Indonesia adalah masyarakat beragama (religius) dan bagian terbesarnya adalah beragama islam maka menghadapi situasi perdaran makanan termasuk bahan makanan sekarang ini cukup membuat resah. Masyarakat terutama ibu sebagai peyedia makanan membutuhkan keamanan dan pansuan dalam memilih bahan makanan maupun makanan olahan hewani yang beredar di pasar. Sehubungan dengan itu penelitian tertarik untuk mengadakan penelitian mengenai hubungan anara tingkat sosial ekonomi dan tingkat religius sitas ibu dengan praktek memilih bahan makanan dan makanan olahan hewani. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara tingkat sosial ekonomi dan tingkat religiusitasibu dengan praktek memilih bahan makanan dan makanan olahan hewani, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan oleh semua pihak yang terkait dan diteruskan oleh para peneliti lain. Penelitian ini penelitian deskriptif korelasional dengan menggunakan pendekatan cros secctional dan metode survei sampel. Analisanya dilakukan dengan uji korelasi yang menentukan kemaknaan korelasi dan uji regresi untuk mengetahui sumbangan efektif faktor-faktor yang mempengaruhi praktek memilih bahan makanan dan makanan olahan hewani. Dari analisa didapatkan hasil sebagai berikut: Ada hubungan antara: 1.pendidikan ibu 2.kemakmuran keluarga ibu 3.keterlibatan ritual ibu 4.keterlibatan ideologi ibu 5.keterlibatan intelektual ibu dengan praktek memilih bahan makanan dan makanan olahan hewani. Dan tidak ada hubungan antara: 1.keikutsertaan ibu dalam organisasi sosial 2.ketelibatan pengalaman ibu dan 3.keterlibatan konsekuensi ibu dengan praktek memeilih bahan makanan dan makanan olahan hewani. Hasil yang kelihatan menonjol dari penelitian ini adalah ditemukannya hubungan yang bermakna antara faktor pendidikan ibu dengan praktek memilih bahan makanan dan makanan olahan heawni, baik pada pengujian dengan uji korelasi maupun regresi. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa faktor pendidikan, kemakmuran keluarga keterlibatan ritual, keterlibatan ideologi dan keterlibatan intelektual itu berhubungan dengan praktek memilih bahan makanan dan makanan olahan hewani. Dengan melihat kesimpulan tersebut dapat dijadikan perhatian bagi para pemimpin agama dan perencana program gizi untuk memanfaatkankelima faktor tersebut diatas sebagai sarana penunjang pendidikan gizi masyarakat. Kata Kunci: HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DENGAN BAHAN MAKANAN

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:16203
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:08 Jul 2010 10:37
Last Modified:08 Jul 2010 10:37

Repository Staff Only: item control page