PENGARUH KEBIJAKAN ROTASI KAP TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN

Sumarwoto, Sumarwoto (2006) PENGARUH KEBIJAKAN ROTASI KAP TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
390Kb

Abstract

The scandal of finance of Enron that involved Arthur Andersen audit firm has generated to return debate about mandatory audit firm rotation. In the voluntary auditor change environment, academic research used auditor tenure to measure the possibility of the effect mandatory audit firm rotation of the financial reporting quality (Geiger dan Raghunandan 2002; Johnson et al 2002; Carcello dan Nagy 2004b; Myers et al. 2003) . Overall, these studies suggest that long auditor tenure is not associated with a decline in financial reporting quality, but financial reporting quality is lower in the early years of the auditor-client relationship. Nagy (2005) has researched with the sample company of ex Arthur Andersen clients. His research found that mandatory audit firm rotation is associated with the increasing of financial reporting quality. Based of different result of the researches this research examines the effect of audit firm rotation (mandatory) in the financial reporting quality in the mandatory auditor environment setting, and compares the effect of audit firm rotation policy (mandatory versus voluntary). The sample of this research covers the go public company listing in the Jakarta Stock Exchange (JSE) in the one period before and after mandatory audit firm rotation policy in all industries except financial institution. From the process of collecting data, there are 181 companies meet the sampling criteria. This research found that there is no association between mandatory audit firm rotation and the financial reporting quality, but there is an association between voluntary audit firm rotation and the declining of financial reporting quality. This research also found that there is quality of financial reporting of companies that are mandatory KAP rotation higher than quality of financial reporting of company that are voluntary KAP rotation. Skandal keuangan pada perusahaan Enron yang melibatkan KAP Arthur Andersen, memunculkan kembali perdebatan tentang kemungkinan diperlukannya rotasi KAP yang bersifat mandatory. Pada lingkungan rotasi KAP voluntary, penelitian akademis mengambil masa penugasan (tenure) KAP, untuk menentukan kemungkinan pengaruh kebijakan rotasi mandatory terhadap kualitas laporan keuangan (Geiger dan Raghunandan 2002; Johnson et al 2002; Carcello dan Nagy 2004b; Myers et al. 2003). Keseluruhan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa masa penugasan (tenure) KAP yang panjang tidak berhubungan dengan menurunnya kualitas laporan keuangan, kualitas laporan keuangan justeru lebih rendah pada awal-awal hubungan KAP – klien. Nagy (2005), mengambil sampel mandatory pada kasus ex klien Arthur Andersen. Hasil penelitian Nagy menunjukkan bahwa rotasi KAP yang bersifat mandatory berhubungan dengan lebih tingginya kualitas laporan keuangan. Berdasarkan perbedaan hasil dari penelitian Nagy (2005) dan penelitian-penelitian sebelumnya, penelitian ini menguji pengaruh rotasi KAP (mandatory) pada kualitas laporan keuangan dengan setting lingkungan rotasi yang bersifat mandatory, serta membandingkan pengaruh kebijakan rotasi yang bersifat mandatory dan voluntary terhadap kualitas laporan keuangan Sampel penelitiaan ini diambil dari perusahaan go publik yang terdaftar pada Bursa Effek Jakarta (BEJ), pada periode sebelum kebijakan rotasi (2003) dan sesudah kebijakan rotasi (2004), pada semua industri kecuali institusi keuangan. Dari proses pengumpulan data terdapat 181 perusahaan yang memenuhi kriteria sampel. Hasil penelitian ini menemukan bukti bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan rotasi KAP yang bersifat mandatory pada kualitas laporan keuangan. Sedangkan pada rotasi KAP yang bersifat voluntary ditemukan bukti terdapat pengaruh signifikan pada menurunnya kualitas laporan keuangan dan ditemukan bukti bahwa kualitas laporan keuangan perusahaan yang melakukan rotasi KAP yang bersifat mandatory lebih tinggi dibandingkan dengan kualitas laporan keuangan perusahaan yang melakukan rotasi KAP secara mandatory.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Accounting
ID Code:15915
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:07 Jul 2010 08:20
Last Modified:07 Jul 2010 08:20

Repository Staff Only: item control page