KINERJA PELAYANAN AIR BERSIH DI KOTA CILEGON

S U G I A R T O, S U G I A R T O (2006) KINERJA PELAYANAN AIR BERSIH DI KOTA CILEGON. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
4058Kb

Abstract

Air merupakan kebutuhan dasar manusia yang amat penting. Dalam ketentuan Milenium Development Goal mensyaratkan target pelayanan air bersih perkotaan minimal 80 % dari total penduduk. Dalam kehidupan modern seperti sekarang ini, peranan air terasa semakin penting. Pelayanan air bersih yang ada di Cilegon saat ini dikelola oleh tiga operator yaitu PDAM Cilegon, PDAM Kabupaten Serang Cabang Cilegon PT. Krakatau Tirta Industri.. Kapasitas produksi air bersih yang dikelola oleh KTI adalah: 2.000 l/det, sedangkan kapasitas produksi PDAM Cilegon dan PDAM Serang Cabang Cilegon masing-masing 100 l/det. Pelayanan KTI meliputi Komplek KTI (Kelurahan Kota Saridan Kotabumi) dan Kawasan Industri. Pelayanan air bersih di Kota Cilegon diselenggarakan oleh tiga operator pengelola air bersih namun pelayanan air bersih masih rendah. Fenomena tersebut menarik untuk diteliti lebih mendalam, bagimana kinerja pelayanan air bersih di Kota Cilegon. Aspek yang diteliti adalah kinerja pelayanan dari aspek operasional baik secara normatif maupun dari persepsi masyarakat. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, yaitu yang bersifat: 􀂃 Deskriptif, pendekatan ini memberikan gambaran, penjelasan yang disertai dengan pengertian tentang keadaan atau kondisi di wilayah studi. 􀂃 Normatif, pendekatan ini menguraikan suatu kondisi yang seharusnya menurut pedoman ideal serta norma-norma tertentu. Acuan dari norma/pedoman berupa standar-standar, landasan hukum, serta batasan-batasan yang dikeluarkan oleh suatu instansi. Dalam penelitian ini norma/pedoman yang digunakan adalah Kepmendagri No. 47/1999. 􀂃 Komparatif, pendekatan ini membandingkan antara berbagai permasalahan serta keadaan di lapangan dengan menemukan karakteristik utama dalam permasalahan wilayah studi. Dalam penelitian ini akan dibandingkan antara penilaian menurut norma/pedoman (Kepmendagri No.47/1999 dengan penilaian menurut persepsi masyarakat. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner, yaitu pengumpulan data yang menggunakan daftar pertanyaan. Penarikan sampel dilakukan secara acak terhadap pelanggan air bersih dari ketiga operator air bersih yang ada di Kota Cilegon. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa kinerja pelayanan air bersih di Kota Cilegon masih rendah. Dari aspek normatif kinerja pelayanan air bersih ketiga operator masih jauh dari kinerja yang diharapkan. Dari aspek persepsi masyarakat kinerja pelayanan air bersih PT. KTI, PDAM Cilegon dan PDAM Serang Cabang Cilegon telah mencapai kinerja pelayanan yang diharapkan masyarakat, namun pada PDAM Cilegon dan PDAM Serang Cabang Cilegon masih terdapat indikator kinerja yang masih buruk yakni, kontinuitas air dan kecepatan penanganan pengaduan. The clean water represent elementary requirement of vitally human being base. In rule of Millenium Development Goals (MDGs) require goals service of clean water in urban area is minumm 80 % totallizing resident. Services of clean water in Cilegon managed by three operator, thas is PDAM Cilegon, PDAM Serang branch of Cilegon and Krakatau Tirta Industri. Amaunt of clean water which proced by Krakatau Tirta Industri is 2.000 liter/second,while capacity produce PDAM Cilegon and PDAM Serang each 100 liter/detik. Service of clean water in Cilegon carried by three operator organizer, but service of clean water stiill low. above mentioned phenomenon drawing to be checked, how performance services of clean water in Cilegon. Aspeck which have been checked is performance from operational aspect either through normative also society perception. Approach performed this research is quantitative approach, that is having the carakter of is: • Descriptive, this approach give description, clarification accompanied with congeniality abaut clean water service condition or situation in Cilegon. • Normative, this approach elaborate acondition wich ought to according to ideal guidance and also certain norm. In this reaseach, norm or guidance by used is Kepmendagri No. 47/1999. • Comparability, this approach compare between various problem and also situation in area study. In this reasearch compared to among reaserach according to norm (Kepmendagri No. 47/1999) with reasearch according to society perception. Technique data collecting using questioners, that is data collecting using statement list. Withdrawal of sample conducted at random to customer clean water in third operator in Cilegon. From result of research obtained that performace of clean water ini Cilegon still low.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:15906
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:07 Jul 2010 08:03
Last Modified:07 Jul 2010 08:03

Repository Staff Only: item control page