HUBUNGAN ANTARA SELF MONITORING DENGAN PROKRASTINASI PADA KARYAWAN DI PT PLN (PERSERO)REGION JATENG DIY UNGARAN

Hendrayanti, Emma (2006) HUBUNGAN ANTARA SELF MONITORING DENGAN PROKRASTINASI PADA KARYAWAN DI PT PLN (PERSERO)REGION JATENG DIY UNGARAN. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
1256Kb

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi, arus informasi yang cepat, dan persaingan bebas yang terjadi, tentu saja menimbulkan dampak yang sangat besar dalam berbagai segi kehidupan, tidak terkecuali pada suatu perusahaan. Perusahaan mau tidak mau juga harus melakukan suatu perubahan, yang tentunya tidak terlepas dari peran serta sumber daya manusia yang berkualitas, yaitu karyawannya. Karyawan menjadi salah satu aset utama bagi suatu perusahaan dalam usahanya mencapai suatu tujuan. Setiap karyawan dalam menanggapi suatu perubahan berbeda-beda, ada yang positif dan ada juga yang negatif. Karyawan yang memberikan tanggapan negatif salah satunya adalah dengan melakukan perilaku penundaan atau biasa disebut prokrastinasi. Ada beberapa faktor yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi prokrastinasi, diantaranya adalah self monitoring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self monitoring dengan prokrastinasi pada karyawan di PT PLN (persero) Region Jateng DIY Ungaran. Karakteristik populasi penelitian ini adalah karyawan tetap dan berpendidikan minimal SLTA/sederajatnya, berjumlah 89 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik proportional random sampling, melibatkan 89 orang karyawan dari berbagai bidang yang ada. Ada dua skala yang digunakan, yaitu Skala Prokrastinasi berjumlah 25 aitem dengan koefisien reliabilitas (a ) 0,8993 dan Skala Self Monitoring berjumlah 30 aitem dengan koefisien reliabilitas (a ) 0,9231. Hasil pengujian hipotesis dengan teknik Analisis Regresi menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara self monitoring dengan prokrastinasi, semakin tinggi self monitoring maka semakin rendah prokrastinasi pada karyawan. Sebaliknya semakin rendah self monitoring maka semakin tinggi prokrastinasi pada karyawan. Tingkat signifikansi korelasi adalah p=0,000 (p<0,05), menunjukkan bahwa hubungan antara self monitoring dengan prokrastinasi pada karyawan adalah signifikan. Sumbangan efektif self monitoring terhadap prokrastinasi pada karyawan adalah sebesar 54,1 % dan sisanya sebesar 45,9% ditentukan oleh faktor-faktor lain. Kata kunci : Self Monitoring, prokrastinasi, karyawan.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions:Faculty of Psychology > Department of Psychology
ID Code:15902
Deposited By:Soetarto
Deposited On:06 Jul 2010 17:09
Last Modified:06 Jul 2010 17:09

Repository Staff Only: item control page