ANALISIS KEUNTUNGAN USAHATANI TEMBAKAU RAKYAT DAN EFISIENSI EKONOMI RELATIF MENURUT SKALA LUAS LAHAN GARAPAN (Studi Kasus di Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal)

Larsito, Sigit (2005) ANALISIS KEUNTUNGAN USAHATANI TEMBAKAU RAKYAT DAN EFISIENSI EKONOMI RELATIF MENURUT SKALA LUAS LAHAN GARAPAN (Studi Kasus di Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
563Kb

Abstract

Kendal regency is the second centre of the traditional tobacco producer in Central Java and it’s been developing since the ancient time. Being the traditional plant, tobacco will dominate the farming productions when the dry season comes. Nevertheless, while the tobacco land was greatly extending, the productivity tended to decrease from 1999 to 2004. In the other side, the tobacco price is unpredictable while the price materials product factors always grow up. The aim of this research is to know the influence of the variable input toward profit level, production scale condition and the comparison of the relative economy efficiency level based on the land width scale in Gemuh district of Kendal regency. The data used in this research is the primarily getting from direct interviews. The research was done from March to June 2005. The analysis model used is the Cobb- Douglas profit function with the short term analysis based on the Zellner’s SUR simultaneous prediction method. The result shows that the traditional tobacco business in the studied regency hasn’t given the maximum profit for the producer. If partially analyzed, the use of each variable inputs of labour, seed and pesticide is not as optimal as the 10 % mistake degrees ( α = 0.10 ) although the fertilizer variable remain optimal. The variable inputs of labour wage, fertilizer and the fixed input of the land width have the real influence to the profit gain while the variable inputs of seed, pesticide and the fixed input of the tool have the unreal . Return to scale of the traditional tobacco agribusiness in the research area is increasing returns to scale. Therefore the efford of the increasing profit is by increasing the production technique, using the variabel inputs optimally and increasing business management improvement From the analysis of relative economic efficiency, apparentry there it is proved that there is the difference between the small and big farmers. The small who cultivates the land of ≤ 0.5 ha is more efficient than that with > 0.5 ha. From the estimation of the input demand function and the output supplied function it is known that the input demand of the labour and pesticide is inelastic to the profit, while the demand of seed and fertilizer is elastic to the profit. And the tobacco product supplied is elastic to the profit change. Kabupaten Kendal merupakan daerah sentra kedua penghasil tembakau rakyat di Jawa Tengah, dan sudah berkembang sejak nenek moyang. Sebagai tanaman tradisional dapat dipastikan ketika musim kemarau tiba tanaman tembakau mendominasi tanaman pertanian lainnya. Dilihat dari tahun 1999-2004 produktivitas cenderung menurun sedang pengembangan areal tembakau rakyat menglami peningkatan yang besar. Disisi lain kondisi harga tembakau tidak menentu sedangkan harga-harga sarana produksi selalu naik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh input variabel terhadap tingkat keuntungan, kondisi skala usaha dan perbandingan tingkat efisiensi ekonomi relatif berdasarkan skala luas lahan garapan di Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal. Adapun data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dengan wawancara langsung. Penelitrian dilakukan pada bulan Maret – Juni 2005. Model analisis yang digunakan adalah fungsi keuntungan Cobb-Douglas dengan analisis jangka pendek berdasarkan metode pendugaan simultan Zellner ́s SUR . Hasil penelitian menunujukan bahwa usahatani tembakau rakyat didaerah penelitian belum memberikan tingkat keuntungan maksimum pada produsen. Apabila dianalisis secara parsial ternyata penggunaan masing-masing input variabel tenaga kerja ,bibit dan pestisida belum belum optimal pada derajat kesalahan 10% (α = 0,10) sedangkan variabel pupuk telah optimal. Input variabel upah tenagakerja, pupuk dan input tetap luas lahan mempunyai pengaruh nyata terhadap tingkat keuntungan , sedangkan input variabel bibit, pestisida dan input tetap peralatan mempunyai pengaruh tidak nyata terhadap tingkat keuntungan. Skala usaha pada usahatani tembakau rakyat didaerah penelitian secara ratarata berada pada keadaan increasing returns to scale. Oleh karena itu peningkatan keuntungan dilakukan dengan peningkatan secara optimal alokasi penggunaan inputinput variabel maupun peningkatan managemen usaha. Dari hasil analisis efisiensi ekonomi relatif ternyata terdapat perbedaan antara petani kecil dan petani besar. Petani kecil yang mengelola lahan ≤ 0,5 ha lebih efisien dibanding dengan petani besar yang mengelola > 0,5 ha . Dari hasil pendugaan fungsi permintaan input dan fungsi penawaran output diketahui bahwa permintaan input tenagakerja dan pestisida elastis terhadap keuntungan sedangkan permintaan bibit dan pupuk inelastis terhadap keuntungan. Sedangkan penawaran produk tembakau inelastic terhadap perubahan keuntungan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Economics and Development Studies
ID Code:15819
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:06 Jul 2010 13:40
Last Modified:06 Jul 2010 13:40

Repository Staff Only: item control page