ANALISIS PENGARUH INTEGRASI LINTAS FUNGSI TERHADAP KECAKAPAN PEMASARAN DAN TEKNIKAL YANG BERDAMPAK PADA KEUNGGULAN KOMPETITIF PRODUK BARU (Studi Empiris Pada Industri Perumahan di Jateng dan DIY)

Kusmantoro, M. Kamal (2006) ANALISIS PENGARUH INTEGRASI LINTAS FUNGSI TERHADAP KECAKAPAN PEMASARAN DAN TEKNIKAL YANG BERDAMPAK PADA KEUNGGULAN KOMPETITIF PRODUK BARU (Studi Empiris Pada Industri Perumahan di Jateng dan DIY). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
348Kb

Abstract

On the housing product, everytime a region developed to become housing area, there always introduced house building as a new product with new design which designed based on field observation to know market want and market need. This developing new product must have competitive advantage gain success in the market. This study focus on the impact of marketing proficiency, technical proficiency and cross functional integration toward new product’s competitive advantage on the housing industry in Central Java and Yogyakarta Region. Primary data obtained directly from managers from 128 developer companies member of DPD REI (Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia) and Perumnas in Central Java and Yogyakarta Region. Secondary data obtained from DPP REI (Dewan Pimpinan Pusat Real Estate Indonesia) and Perumnas, also supporting data from Statistics Central Bureau. Accidental sampling used as sampling method. 100 companies took as sample in this study. Data analysed by using Structural Equation Modelling. This study find an empirical evidence that cross functional integration have a positive and significant impact toward both marketing proficiency and technical proficiency. Moreover marketing proficiency and technical proficiency have a spotive significant impact toward new product’s competitive advantage. It mean that higher cross functional integration tend to make marketing proficiency and technical proficiency better, in the end make new product’s competitive advantage higher. Based on data analysis, so conluded that model in this study can fulfill the goodness of fit criterions. The managerial implications are : companies must emphasize on market research, give more attention on quality control, enhance cross function integration between divisions in company and emphasize on product technical performance in order to make sure that product can be well functioning as expected by consumers and market. Penelitian ini akan memfokuskan kajian pada pengaruh dari kecakapan dalam pemasaran (marketing proficiency), kecakapan teknis (technical proficiency) dan integrasi lintas fungsi (cross functional integration) terhadap keunggulan kompetitif produk baru pada industri perumahan di Jawa Tengah dan DIY. Sumber data primer pada penelitian ini diperoleh langsung dari para manajer dari 128 perusahaan pengembang anggota DPD REI (Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia) dan Perumnas di Jawa Tengah dan DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta). Data sekunder pada penelitian ini berupa jumlah perusahaan pengembang yang ada di Jawa Tengah dan DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) diperoleh dari DPD REI (Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia), DPP REI (Dewan Pimpinan Pusat Real Estate Indonesia) dan Perumnas maupun data-data pendukung dari Biro Pusat Statistik. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode accidental sampling. 100 perusahaan diambil sebagai sampel dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modelling. Penelitian ini berhasil memperoleh bukti empiris bahwa integrasi lintas fungsi secara positif mempengaruhi kecakapan pemasaran dan kecakapan teknikal dengan signifikan. Lebih lanjut kecakapan pemasaran dan kecakapan teknikal secara positif juga mempengaruhi keunggulan kompetitif produk baru dengan signifikan. Hal ini memiliki arti bahwa makin tinggi integrasi lintas fungsi maka makin tinggi pula kecakapan pemasaran dan kecakapan teknikal, yang pada akhirnya juga meningkatkan keunggulan kompetitif produk baru. Berdasarkan hasil analisis data maka disimpulkan bahwa model dalam penelitian ini dapat diterima. Implikasi kebijakan dalam penelitian ini adalah bahwa perusahaan harus menitikberatkan pada riset pasar, memperhatikan pengendalian kualitas produknya secara seksama, meningkatkan integrasi lintas fungsi dari masing-masing divisi yang ada dalam perusahaan dan menitik beratkan kinerja teknis produk agar produk dapat berfungsi sebagaimana yang diharapkan oleh konsumen maupun target pasar.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:15702
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:06 Jul 2010 07:51
Last Modified:06 Jul 2010 07:51

Repository Staff Only: item control page