TINJAUAN YURIDIS JUAL BELI HAK ATAS TANAH KEKAYAAN YAYASAN DI KANTOR PERTANAHAN KOTA SEMARANG BERKAITAN DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2001 JUNTO UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2004

YUNIAR,, LAILI (2007) TINJAUAN YURIDIS JUAL BELI HAK ATAS TANAH KEKAYAAN YAYASAN DI KANTOR PERTANAHAN KOTA SEMARANG BERKAITAN DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2001 JUNTO UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2004. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
298Kb

Abstract

Switchover of institution properties, in this case sales properties of institution in a few case in Land Office of Semarang conducted by Functionary of Act of land Maker (PPAT) without fulfilling one of the four component as Regional Handbill Chief of Body Land of National Province Central Java Number 600/2485/33/2006 date September 29th 2006 as for Guide of Applying Some Provisions in Land Regulation as regulation of execution Law Number sections 16 Year 2001 Law Number junto 28 Year 2004 arranging about switchover of institution properties; so that registration in Land Office of Semarang of resistance that is have six-month more than do not be processed by Land Office of Semarang. This Matter can be seen at Sales Land Right Properties of Institution Education and Publisher of Indonesian Student, Sales Land right properties of Krisna Institution, Sales Land Right of PT. Tanahmas Panggung - Institution of Galilea Semarang. Target of this research is to know and analyse execution of switchover of land right (land right sales) properties of institution in Land Office of Semarang and know effort Land Office of Semarang in face of switchover of land right (land right sales) properties of institution which disagree with Law Number 16 Year 2001 Law Number junto 28 Year 2004 and regulation of its execution. Approach method which is used in this research is empirical yuridis. Specification of research have the character of analytical descriptive. Population is entire object to check. Data which is utilized in this research is data of secondary data and primary data. Pursuant to result of research there is rules which is uncommitted it is true by PPAT in land right sales properties of institution; that is : in Sales Land Right Properties of Institution Education and Publisher of Student Indonesia there no equipment of data expressing that buyer is not institution organ and there no equipment of data expressing target conducting of sale of properties of institution; in Sales Land right properties of Krisna Institution there no equipment of data expressing target conducting of sale of properties of institution, in Sales Land Right of PT. Tanahmas Panggung - Institution of Galilea Semarang institution to conduct deed of sales law not yet obtained legal body status as according to new Law Institution. Conclusion of this research is execution of switchover (sales) land right properties of institution in Land Office of Semarang in a few case conducted by PPAT without pursuant to which is arranged in Law Number sections 16 Year 2001 Law Number junto 28 Year 2004 arranging about switchover of properties of institution. Effort Office Land of Town of Semarang face this matter is with socialization to all Functionary of Maker of Act of land about Regional Handbill Chief of Body Land of National Province Central Java Number 600/2485/33/2006 tangal September 29th 2006 and suggest to all Functionary of Maker of Act of land which processing registration of its rights to fulfill conditions. Peralihan kekayaan yayasan, dalam hal ini jual beli kekayaan yayasan dalam beberapa kasus di Kantor Pertanahan Kota Semarang dilakukan oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dengan tidak memenuhi salah satu dari empat komponen sebagaimana Surat Edaran Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Propinsi Jawa Tengah Nomor 600/2485/33/2006 tangal 29 September 2006 perihal Petunjuk Penerapan Beberapa Ketentuan dalam Peraturan Pertanahan sebagai peraturan pelaksanaan dari pasal-pasal Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 junto Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004 yang mengatur tentang peralihan kekayaan yayasan. Sehingga pendaftaran di Kantor Pertanahan Kota mengalami hambatan yaitu sudah lebih dari enam bulan tidak diproses oleh Kantor Pertanahan Kota Semarang. Hal ini bisa dilihat pada Jual Beli Hak atas Tanah Kekayaan Yayasan Pendidikan dan Penerbit Mahasiswa Indonesia, Jual Beli Hak atas Tanah kekayaan Yayasan Krisna, Jual Beli Hak atas Tanah PT. Tanahmas Panggung – Yayasan Galilea Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa pelaksanaan peralihan hak atas tanah (jual beli hak atas tanah) kekayaan yayasan di Kantor Pertanahan Kota Semarang dan mengetahui upaya Kantor Pertanahan Kota Semarang dalam menghadapi peralihan hak atas tanah (jual beli hak atas tanah) kekayaan yayasan yang tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 junto Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004 dan peraturan pelaksanaannya. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris. Spesifikasi penelitian bersifat deskriptif analitis. Populasi adalah seluruh obyek yang akan diteliti . Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan data primer. Berdasarkan hasil penelitian ada ketentuan-ketentuan yang memang belum dilaksanakan oleh PPAT dalam jual beli hak atas tanah kekayaan yayasan. Dalam Jual Beli Hak atas Tanah Kekayaan Yayasan Pendidikan dan Penerbit Mahasiswa Indonesia tidak ada kelengkapan data yang menyatakan bahwa pembeli adalah bukan organ yayasan dan tidak ada kelengkapan data yang menyatakan tujuan dilakukannya penjualan kekayaan yayasan. Dalam Jual Beli Hak atas Tanah kekayaan Yayasan Krisna tidak ada kelengkapan data yang menyatakan tujuan dilakukannya penjualan kekayaan yayasan. Dalam Jual Beli Hak atas Tanah PT. Tanahmas Panggung – Yayasan Galilea Semarang yayasan yang akan melakukan perbuatan hukum jual beli belum memperoleh status badan hukum sesuai dengan Undang-Undang Yayasan yang baru. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan peralihan (jual beli) hak atas tanah kekayaan yayasan di Kantor Pertanahan Kota Semarang dalam beberapa kasus dilakukan oleh PPAT dengan tidak memenuhi ketentuan yang diatur dalam pasal-pasal Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 junto Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004 yang mengatur tentang peralihan kekayaan yayasan. Upaya Kantor Pertanahan Kota Semarang menghadapi hal ini adalah dengan sosialisasi kepada para Pejabat Pembuat Akta Tanah tentang Surat Edaran Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Propinsi Jawa Tengah Nomor 600/2485/33/2006 tangal 29 September 2006 dan menyarankan kepada para Pejabat Pembuat Akta Tanah yang memproses pendaftaran haknya untuk memenuhi syarat-syarat tersebut.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Notary
ID Code:15695
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:06 Jul 2010 07:35
Last Modified:06 Jul 2010 07:35

Repository Staff Only: item control page