DETERMINAN INFLASI (PENDEKATAN KLASIK)

Ikasari, Hertiana (2005) DETERMINAN INFLASI (PENDEKATAN KLASIK). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
458Kb

Abstract

The understanding about monetary transmission mechanism is very important to improve monetary policy effectiveness to achieve and maintain price stabilization and exchange rate to support economic recovery. This study intended to examine the effects of primary money and Real Gross Domestic Product on inflation rate in Indonesia in 1998.1-2003.4. Data used in this study is secondary ones collected from Bank Indonesia (BI) and Statistical Center Bureau (BPS). The model is analyzed with Error Correction Model The ECM results shows that in short term, reserve money (LM0) not significantly affect inflation rate, but Real Gross Domestic Product (LGDPR) significantly affect inflation rate. Reserve money in prior quarter significantly affects inflation rate and Real Gross Domestic Product (LGDPR) in prior quarter not significantly affect inflation rate. In long term, reserve money (LM0) not significantly affect inflation rate, but Real Gross Domestic (LGDPR) significantly affect inflation rate. Pemahaman mengenai mekanisme transmisi moneter sangat penting untuk meningkatkan efektivitas kebijakan moneter dalam mencapai dan menjaga kestabilan harga dan nilai tukar rupiah yang diperlukan guna mendukung proses pemulihan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh uang primer dan Produk Domestik Bruto Riil terhadap laju inflasi di Indonesia pada tahun 1998.1-2003.4. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Model dianalisis dengan menggunakan Error Correction Model (ECM). Hasil penelitian dengan menggunakan analisis ECM menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, variabel uang primer (LM0) tidak berpengaruh signifikan terhadap laju inflasi, sebaliknya variabel Produk Domestik Bruto Riil (LGDPR) berpengaruh signifikan terhadap laju inflasi. Variabel uang primer pada kuartal sebelumnya berpengaruh signifikan terhadap laju inflasi, sementara variabel Produk Domestik Bruto Riil pada kuartal sebelumnya tidak berpengaruh signifikan terhadap inflasi. Dalam jangka panjang variabel uang primer (LM0) tidak berpengaruh signifikan terhadap laju inflasi, sebaliknya variabel Produk Domestik Bruto Riil (LGDPR) berpengaruh signifikan terhadap laju inflasi.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Economics and Development Studies
ID Code:15625
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:05 Jul 2010 14:12
Last Modified:05 Jul 2010 14:12

Repository Staff Only: item control page