Kontribusi Komunikasi dalam Proses Negosiasi Konflik Antar Tetangga di Wilayah Perkampungan Miskin

Diskarisma, Vina (2010) Kontribusi Komunikasi dalam Proses Negosiasi Konflik Antar Tetangga di Wilayah Perkampungan Miskin. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF
13Kb

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kasus konflik antar tetangga, khususnya di wilayah perkampungan miskin. Pada dasarnya, kehidupan individu yang secara fisik bertetangga cenderung rawan konflik, karena setiap individu harus dapat menerima dan memahami apa yang menjadi kepentingan serta harapan individu lain. Fenomena konflik antar tetangga di wilayah perkampungan miskin menarik untuk diteliti mengingat bahwa penduduk yang bertempat tinggal di wilayah tersebut memiliki kesempatan komunikasi yang relatif lebih banyak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami pengalaman individu terkait dengan pengelolaan konflik antar tetangga. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah Game Theory dari John von Neumann dan Oskar Morgenstern (dalam Littlejohn, 1996: 273-275), Principled Negotiation dari Fisher dan rekan-rekan (dalam Tubbs, 2005: 224-225), Win-Win Negotiation Strategies (dalam Beebe et al, 2005: 239), serta tipe konflik dalam hubungan antar pribadi dari Gerald Miller dan Mark Steinberg (dalam Beebe et al, 2005: 223-227). Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Fenomenologi termasuk dalam tradisi kualitatif yang berasal dari aliran interpretif. Subjek dalam penelitian ini adalah individu dengan usia minimal 15 tahun, baik laki-laki maupun perempuan, yang bertempat tinggal di Dukuh Deliksari RT 03-04/ RW VI, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, dan memiliki pengalaman konflik dengan tetangga. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data metode fenomenologi dari Von Eckartsberg dengan menentukan tema pokok, yaitu 1) situasi interaksi antar tetangga yang terjalin dalam kehidupan sehari-hari, 2) persepsi individu mengenai sumber konflik antar tetangga, serta 3) pengalaman mengelola konflik dan situasi pasca konflik. Berdasarkan hasil penelitian, faktor-faktor yang melatarbelakangi munculnya konflik antar tetangga di wilayah perkampungan miskin adalah berkaitan dengan masalah gosip, hutang piutang, dan cinta segitiga. Ketiga faktor pemicu konflik tersebut dialami secara berbeda-beda oleh setiap informan. Keseluruhan jenis konflik yang meliputi pseudoconflict, simple conflict, dan ego conflict dapat menjadi penghambat komunikasi antar tetangga di wilayah perkampungan miskin. Hal itu dikarenakan salah satu pihak yang terlibat konflik menutup ‘keran’ komunikasinya dalam kurun waktu tertentu. Interaksi positif yang awalnya tercipta menjadi terhambat oleh adanya konflik. Hubungan antar tetangga menjadi renggang dan kurang harmonis. Komunikasi dalam proses pengelolaan konflik antar tetangga di wilayah perkampungan miskin terlihat belum memberikan kontribusi yang signifikan, karena komunikasi dilakukan hanya sampai pada tataran pengungkapan harapan atau kebutuhan, dan untuk mengklarifikasi masalah yang ada, tidak sampai pada penuntasan masalah. Cara yang ditempuh para informan untuk menyelesaikan konflik adalah dengan jalan negosiasi secara tatap muka melalui komunikasi dua arah antara pihak-pihak yang berkonflik. Namun kenyataannya tidak semua informan mendapat umpan balik (feed back) yang sempurna dari lawan komunikasinya, sehingga proses negosiasi tidak berjalan dengan tuntas. Hal tersebut menyebabkan hubungan pasca penyelesaian konflik menjadi renggang. Berbeda halnya dengan informan yang mendapat umpan balik yang positif dari lawan komunikasinya dan melakukan negosiasi secara tuntas. Hubungan antara pihak yang terlibat konflik dapat kembali membaik begitu konflik selesai. Setiap informan yang memiliki pengalaman konflik dengan tetangga merasakan dampak positif dari kemunculan konflik, diantaranya lebih mampu menilai orang lain, kesabaran meningkat, dan dapat berpikir bahwa menyelesaikan konflik dengan komunikasi itu lebih baik daripada adu fisik.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication
ID Code:15587
Deposited By:Jurusan Ilmu Komunikasi Fisip Undip
Deposited On:05 Jul 2010 09:32
Last Modified:05 Jul 2010 09:32

Repository Staff Only: item control page