KONTRIBUSI DAN POTENSI PAJAK KENDARAN BERMOTOR TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI PROPINSI JAWA TENGAH TAHUN ANGGARAN 2005 – 2008

Ersady, Novita (2010) KONTRIBUSI DAN POTENSI PAJAK KENDARAN BERMOTOR TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI PROPINSI JAWA TENGAH TAHUN ANGGARAN 2005 – 2008. Undergraduate thesis, Fisip Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
22Kb

Abstract

Dengan adanya Otonomi Daerah yang diberlakukan pemerintah pada masa sekarang ini lebih terfokus pada peningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang di anggap sangat penting. Adapun sumber pendapatan asli daerah terdiri dari hasil pajak daerah, retribusi daerah, laba BUMD, dan pendapatan lain-lain yang sah. Pelaksanaan otonomi daerah secara langsung akan berpengaruh terhadap sistem pembiayaan, pengelolaan dan pengawasan keuangan daerah. Sistem pembiayaan daerah dalam konteks otonomi daerah merupakan salah satu aspek yang paling penting. Daerah diharapkan dapat meningkatkan kapasitas fiskal (fiscal capacity) agar mampu mencukupi kebutuhan fiskal (fiscal need) sehingga tidak mengalami defisit fiskal (fiscal gap). Salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas daerah tersebut adalah dengan meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah). Topik pendapatan asli daerah pada penelitian ini akan lebih difokuskan pada Kontribusi dan Potensi Pajak Kendaraan Bermotor terehadap Pendapatan Asli Daerah di Propinsi Jawa Tengah sebagai salah satu lokasi yang memberikan kontribusi dan potensi kepada pendapatan asli daerah Propinsi Jawa Tengah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Berapa kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) terhadap kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai sumber anggaran potensial untuk APBD Propinsi Jawa tengah tahun 2005-2008, Bagaimana upaya untuk mengetahui potensi Pajak Kendaraan Bermotor di Propinsi Jawa Tengah, Apa sajakah hambatan dan kesulitan di lapangan dalam proses penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di Propinsi Jawa Tengah. Dalam penelitian ini, tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian yang bersifat deskriptif-analisis, yaitu model penelitian yang bertujuan memaparkan dan menggambarkan suatu masalah yang diteliti dalam bentuk uraian naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi pajak kendaraan bermotor yang paling besar ada pada tahun 2008 sebesar Rp.1.173.004.993.946 yang menunjukan jumlah terbesar adalah golongan E dengan prosentase terbesarnya pada tahun 2008 yaitu sebesar 50,56%, potensi yang di lihat dari tarif minimum yang paling besar ada pada tahun 2008 dengan prosentase sebesar 144,37% ini di karenakan tarif pajak setiap 2tahun sekali terjadi kenaikan sebesar 1% sedangkan untuk potensi minimal yang terendah ada pada tahun 2005 dengan prosentase sebesar 113,39 %. Jika di lihat dari golongannya objek pajak yang mangkir di dapat pada kendaraan bermotor jenis golongan A2, B2 dan C2 ini menimbulkan defisit bagi daerah karena potensinya kurang tergali. Sedangkan untuk proses pemungutan Pajak kendaraan bermotor walaupun sudah diberlakukan “jemput bola” dengan adanya bus Samsat keliling akan tetapi kendala yang ada masih belum bisa terselasaikan dengan sempurna, kendala yang sering di alami adalah kendala secara administrasi dimana hal ini sangat berpengaruh dalam proses pemungutan pajak kendaraan bermotor terhadap Pendapatan Asli Daerah Propinsi Jawa Tengah.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:J Political Science > JA Political science (General)
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science
ID Code:15410
Deposited By:Pemerintahan Admin
Deposited On:30 Jun 2010 11:20
Last Modified:30 Jun 2010 13:40

Repository Staff Only: item control page