ANALISIS TAMPILAN BIOLOGIS IKAN LAYANG (Decapterus spp) HASIL TANGKAPAN PURSE SEINE YANG DIDARATKAN DI PPN PEKALONGAN

PRIHARTINI, AMBAR (2006) ANALISIS TAMPILAN BIOLOGIS IKAN LAYANG (Decapterus spp) HASIL TANGKAPAN PURSE SEINE YANG DIDARATKAN DI PPN PEKALONGAN. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1102Kb

Abstract

The pelagic fishery in the Java Sea exploits a community of small coastal pelagic species dominated by ikan layang or scad mackerel (Decapterus spp). Scad mackerel (Decapterus spp) which consists of two species,are D russelli and D macrosoma plays a significant role and are both in terms of yield and economic values in the pelagic purse seine fishery in the Java Sea . The objectives of this research are to get Biological Performance information of Scad mackerel (Decapterus spp) from landing place of purse seine in the PPN Pekalongan about the morphometrics data , reproductive stage , size at length of first maturity , length –weight relationships , the growth parameters estimation and analyzed relationship between CPUE and fishing ground . Samples from the major fishing ground in the eastern and the west part of the Java Sea were collected in September until December 2004 . This research had been done by survaied with an observation. The result showed that sex ratio Decapterus spp (1894 fishes) female and male was 54,09 % : 45,91 % The reproduction aspect analyzed showed that fishes in ripe stage could be seen from October – December 2004. Maturity of shortfin scad (Decapterus macrosoma) and Indian Scad (Decapterus russelli) in the Java Sea were investigated using macroscopic of the gonad for determining the stages of maturity .The result showed that the highest percentage of ripening (fish of stage III) of Decapterus spp 45,83 % (868 fishes) , was found in bulan October the fish reached maturity at mid Forklength around 14,5 – 15, 5 cm for D macrosoma and D russelli .Calculated length a for the first maturity (lm) were 15,4 cm for D russelli -and, 14,3 – 14,9. Cm for D macrosoma. Generally , the length – weight relationships of layang (Decapterus spp) in the Java Sea were b =3 was isometric . Relative Factor condition (Kn) were from September to December 2004 were 1,343 – 2,948 . The growth parameters of layang have been estimated using the GVBF and ELEFAN I .The estimated values of L∞ and K when using Von Bertalannfy model L∞ = 24,73 ; K = 0,82 for D russeli L∞ =23,63 ; K = 1,70 for D macrosoma (Western part) and L∞ = 25,73;K= 0,63 ntuk D russelli L∞ = 24,68 ; K=0,53 untuk D macrosoma. (Eastern part) per year respectively. Since 1997 – 2004 the catch , the effort and CPUE of ikan layang (Decapterus spp) at PPN Pekalongan tend was decresased The MSY estimated by previous stock assessment using surplus production method from Schaefer’s model.This model assumes a linier relationship between the catch per unit effort (CPUE) and yield .The maximum sustainable yield (MSY) of the Decapterus spp resources in the Eastern part of Java Sea is 26.500 ton/year with effort (-) 2483 trip /year and 10.850 ton/year in the Western part of Java Sea with effort (-) 480 trip/year. Sumberdaya perikanan pelagis kecil di Laut Jawa didominasi oleh ikan layang (Decapterus spp) yang terdiri dari 2 (dua) jenis, yakni Decapterus russelli (Rupell, 1928) dan Decapterus macrosoma (Bleeker, 1851) dan mempunyai peranan penting dan mempunyai nilai ekonomis didalam perikanan purse seine sehingga banyak dicari dan ditangkap oleh armada purse seine sebagai target utama hasil tangkapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang tampilan biologis ikan layang (Decapterus spp) meliputi data morfometri , potensi reproduksi (Tingkat Kematangan Gonad) , hubungan panjang berat ikan layang dan menganalisis sifat pertumbuhan serta mengkaji trend hasil tangkapan ikan layang per upaya (CPUE) dengan alat tangkap purse seine di PPN Pekalongan berdasarkan daerah penangkapan. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan September – Desember 2004. Penelitian dilakukan melalui survai dengan mempergunakan metode observasi. Hasil penelitian didapat kan Nisbah kelamin Decapterus spp (1894 ekor) betina : jantan = 54,0 % : 46,0 %. Tingkat Kematangan Gonad Decapterus spp diperoleh TKG I – IV, jumlah terbesar (868 ekor) 45,83 % pada TKG III ditemukan pada panjang tengah rata-rata 14,5 - 15,5 cm dengan Lm (D macrosoma) 14,3 – 14,9 cm dan Lm (D russelli 14,9 – 15,7 cm Berdasar hasil analisis Regresi hubungan Panjang – Berat Decapterus spp diperoleh nilai eksponen b =3 maka sifat Pertumbuhan ikan layang adalah Isometrik. Nilai Faktor Kondisi relatif (Kn) mulai dari September – Desember 2004 sekitar 1,34 – 2,95. Estimasi nilai parameter pertumbuhan berdasarkan panjang cagak rata-rata yang diaplikasikan dengan Model Von Bertanlanffy dan metode ELEFAN I untuk D russeli L∞ = 24,73 ; K = 0,82 dan L∞ =23,63 ; K = 1,70 untuk D macrosoma (Perairan Barat ) dan L∞ = 25,73;K= 0,63 untuk D russelli L∞ = 24,68 K=0,53 untuk D macrosoma. (Perairan Timur L.Jawa) . Perkembangan CPUE perairan Barat dan Timur Laut Jawa selama tahun 1997 – 2004 cenderung mengalami penurunan yakni di perairan Barat dari 33,55 ton/trip pada tahun 1997 menjadi 27, 62 ton/trip tahun 2004 sedang Perairan Timur L Jawa yakni dari 16,27 ton/trip pada tahun 1997 menjadi 10,76 ton/trip tahun 2004. Tingkat pengusahaan ikan Layang di Laut Jawa sudah mengalami overfishing. Berdasarkan daerah penangkapan , estimasi penghitungan MSY sumberdaya Decapterus spp dengan metode Surplus Produksi model Schaeffer diperoleh dari Perairan Barat Laut Jawa 10.860 ton/tahun dengan tingkat upaya – 480 trip/tahun sedang Perairan Timur 26.500 ton/tahun dengan tingkat upaya – 2.483 trip/tahun .

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Coastal Resource Management
ID Code:15351
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:29 Jun 2010 20:41
Last Modified:29 Jun 2010 20:41

Repository Staff Only: item control page