HAK MEWARIS JANDA DALAM SISTEM PARENTAL (Suatu Tinjauan Komparasi Dalam Perkembangan Yurisprudensi)

Khrisnayanti , Ambar (2006) HAK MEWARIS JANDA DALAM SISTEM PARENTAL (Suatu Tinjauan Komparasi Dalam Perkembangan Yurisprudensi). Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
621Kb

Abstract

Beneficiary Rights of Widows in the Parental System (A Comparison Study in the Jurisprudence Development), Ambar Khrisnayanti S.H., 174 pages, Thesis, Semarang, Notary Magistrate Program, A Study on Custom Beneficiary Law, Post Graduate Program Diponegoro University. Republic of Indonesia consists of thousands of islands, various regions, tribes, and customs. Basically and generally, locality pluralism is grouped by our scientists into three kin systems namely Patriarchal, Matriarchal and Parental. Based title on the research, the writing shows one of kin systems, Parental, especially in the matter of beneficiary rights of the widows by drawing distinguishing lines between periods of before and after the independence day of Republic of Indonesia. It is tended to make easier the development analysis in the jurisprudence. Periods of before and after the independence day are drawn as distinguishing lines by a consideration that war period is a period when a revolution happens in a foreign govern ment. When the independence has been achieved, the government then changes into a totally different situation. There is a transformation from foreign governing pattern into national governing pattern, a transformation from old pattern into new pattern. Tradition strengthens the strong one and weakens the weak one transformed into life togetherness in equality between man and woman, a condition leading to parental society life. Aims of this research are to comprehend the development of the beneficiary rights of the widows in the parental system and to observe similarities and differences from the beneficiary rights of the widows in the parental system (a comparison study in the jurisprudence development), with the research management is as : 1. approaching method is normative analytical on law comparison, 2. research specification is descriptive analysis, 3. research materials uses secondary law materials, 4. data collecting method is documentary study, 5. data analysis method is juridical analysis from systematical framework of the data collection, through comparative discussion. The observation on the development of beneficiary rights of the widows in the kin system is conducted based on the development of fraud resolution by means of verdict in the court jurisprudence, mainly it is of the Prime Court. If observed in the existing jurisprudence, there are different opinion and facts regarded on the position of the widows in the beneficiary. Jurisprudences of before the Independence of Republic of Indonesia tended to state that widows are not the beneficiaries from their late husbands, while jurisprudences of after the independence day tend to argue that widows are the beneficiaries of their husbands. Hak Mewaris Janda Dalam Sistem Parental (Suatu Tinjauan Komparasi Dalam Perkembangan Yurisprudensi), Ambar Khrisnayanti S.H., 174 halaman, Tesis, Semarang, Program Magister Kenotariatan, Kajian tentang Hukum Waris Adat, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro. Negara Kesatuan Republik Indonesia terdiri atas ribuan pulau, ragam daerah, aneka suku dan adat serta budaya bangsa. Pluralisme kedaerahan secara garis besar dan secara umum dikelompokkan kalangan ilmuwan kita kedalam tiga sistem kekerabatan yaitu Patrilineal, Matrilineal dan Parental. Sesuai dengan judul penelitian, penulisan mengungkap tentang salah satu sistem kekerabatan yaitu Parental, khususnya dalam hal hak mewaris janda dengan penarikan garis pembeda pada periode sebelum dan periode sesudah kemerdekaan Republik Indonesia, untuk memudahkan analisa perkembangan didalam yurisprudensi. Periode sebelum kemerdekaan dan sesudah kemerdekaan ditarik sebagai garis pembeda dengan pertimbangan bahwa masa perang adalah masa terjadinya suatu revolusi (Suatu perubahan besar dan mendalam) dalam suatu pemerintahan asing. Ketika kemudian merdeka, pemerintahanpun berganti dalam suatu suasana yang sungguh berbeda. Terjadi perubahan dari pola pemerintahan asing ke pola pemerintahan nasional. Pergantian pola lama ke arah pola baru. Tradisi menguatkan yang kuat dan melemahkan yang lemah berubah menjadi kebersamaan hidup dalam persamaan derajat antara pria dan wanita, kondisi yang mengarah pada kehidupan masyarakat parental. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami perkembangan hak mewaris janda pada sistem parental serta untuk mengetahui persamaan dan perbedaan dari perkembangan hak mewaris janda pada sistem parental (suatu tinjauan komparasi dalam perkembangan yurisprudensi) dengan susunan penelitian : 1. metode pendekatan normatif analitis perbandingan hukum, 2. spesifikasi penelitian deskriptif analitis, 3. bahan penelitian menggunakan bahan hukum sekunder, 4. metode pengumpulan data dengan studi dokumen, 5. metode analisa data analisis yuridis dari kerangka sistematis pengumpulan data, melalui pembahasan komparatif. Pengamatan perkembangan hak mewaris janda dalam sistem kekerabatan dilakukan berdasar perkembangan perubahan penyelesaian perselisihan melalui putusan dalam yurisprudensi pengadilan, terutama yurisprudensi Mahkamah Agung. Jika dilihat dalam yurisprudensi-yurisprudensi yang sudah ada, nampak adanya perbedaan pendapat dan kenyataan mengenai kedudukan janda dalam pewarisan. Yurisprudensi sebelum kemerdekaan Republik Indonesia lebih banyak berpendapat bahwa janda adalah bukan ahli waris dari almarhum suaminya, sedangkan yurisprudensi setelah kemerdekaan cenderung berpendapat bahwa janda adalah ahli waris dari suami.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Notary
ID Code:15314
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:29 Jun 2010 10:43
Last Modified:29 Jun 2010 10:43

Repository Staff Only: item control page