KAJIAN EKSPERIMENTAL PENGARUH SENGKANG TERHADAP LEKATAN ANTARA BETON DAN TULANGAN ULIR

A r w a n t o, R. (2006) KAJIAN EKSPERIMENTAL PENGARUH SENGKANG TERHADAP LEKATAN ANTARA BETON DAN TULANGAN ULIR. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1164Kb

Abstract

Research work accommodating the behavior of reinforcing steel – concrete bonding has been conducted extensively. However, data’s on the effect of concrete restrain originated from stirrups are scarcely found. This research work is hoped to fill in the data blanks concerning tensile reinforcement bond behavior as a function of concrete restrain originating from stirrups. Information that was hoped to be obtained are: (1) Comparisons of the reinforcing steel – concrete bonding mechanism with and without stirrups, (2) Evaluation of the embedded reinforcing steel tension distribution pattern, (3) Evaluation of the reinforcing steel to concrete bonding tension distribution pattern along the embedded steel bars. Tests set up for this experimental research work are distinguished in four models, each and every model consisting of three specimens. The independent variable is set to be the stirrup diameter, while the dependent variable is the stirrup ring diameter. These are set to be; infinite (no-stirrups) and respectively 4, 8 and 12 cm. Reinforcement and stirrup diameter, longitudinal stirrup distance and the concrete and steel strength, is constant. Environmental and secondary influences are disregarded. From the test results it can be concluded; 1. Restrain originating from stirrups can effects the steel-concrete adhesion negatively 2. Preliminary slip is a function of stirrup diameter. The smaller the diameter of stirrups, the more early slip occurs 3. Bonding is influenced positively by the stirrup diameter. The closer the distance of stirrups to the reinforcement, the higher the bonding values observed. Penelitian tentang lekatan yang ada banyak mengkaji tentang kuat lekatan dan panjang penyaluran untuk beton konvensional, maupun beton mutu tinggi, belum memperhitungkan pengaruh adanya sengkang di sekitar tulangan tarik. Yang menjadi alasan utama dari penelitian ini adalah kurangnya data tentang perilaku lekatan pada tulangan yang tertanam dalam beton yang disekitar tulangan ada sengkangnya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang bertujuan untuk (1) mengetahui mekanisme lekatan antara beton tanpa sengkang dengan beton bersengkang, (2) mengetahui distribusi tegangan baja yang terjadi pada tulangan sepanjang penanaman (3) mengetahui distribusi tegangan lekat antara beton dan tulangan sepanjang penanaman. Dalam studi eksperimental ini dibuat benda uji sebanyak 4 ( empat ) model dengan masing-masing model 3 ( tiga ) buah. Variabel diameter ring sengkang sebagai variabel tidak tetap, yaitu (1) tanpa ring / sengkang, (2) dengan sengkang diameter ring 12 cm, (3) dengan sengkang diameter ring 8 cm, dan (4) dengan sengkang diameter ring 4 cm. Diameter tulangan tarik, diameter tulangan sengkang, jarak antar sengkang, mutu beton dan mutu baja sebagai variabel tetap. Pengaruh lingkungan dan seting pengujian diabaikan. Benda uji di test dengan menggunakan alat bantu loading frame kapasitas 50 ton, pembacaan regangan dari strain guage, slip dari LVDT dan beban dari load cell dengan bantuan data logger. Selain itu mekanisme keruntuhan juga diamatai. Berikut kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini : 1. Akibat pemasangan sengkang terjadi penurunan fungsi adhesi. 2. Slip awal cepat terjadi pada benda uji dengan ring sengkang yang sekin dekat dengan tulangan. 3. Ring sengkang yang semakin kecil memberikan perilaku lekatan yang semakin baik.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Chemical Engineering
ID Code:15289
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:28 Jun 2010 12:50
Last Modified:28 Jun 2010 12:50

Repository Staff Only: item control page