FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTUMBUHAN TINGGI BADAN ANAK SEKOLAH DI KABUPATEN GUNUNG KIDUL

SATMAKA, PRIYANTA MADYA (1998) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERTUMBUHAN TINGGI BADAN ANAK SEKOLAH DI KABUPATEN GUNUNG KIDUL. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
14Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pertumbuhan tinggi badan anak sekolah yang berhubungan dengan selang waktu 3 tahun (1994 – 1997) dan juga mengetahui faktor-faktor yang behugungan dengan pertumbuhan tinggi badan sehingga terjadi perbedaan pencapaian tinggi badan masing-masing wilayah. Penelitian ini merupakan analisis data sekunder dari berbagai macam sumber data yang ada di Instansi Pemerintah di Kabupaten Gunung kidul. Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi dari 13 Kecamatan yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Sedangkan unit analisnya adalah Kecamatan. Variabel-variabel yang dipilih untuk mengetahui hubungannya dengan pertumbuhan tinggi badan anak sekoalh terdiri dari 6 kelompok variabel. Pertama variabel konsumsi gizi yang terdiri dari tingkat konsumsi energi, dan protein serta skor pola pangan harapan. Kedua variabel ketersediaan pangan meliputi produktivitas padi,singkong, jagung dan kacang-kacangan. Ketiga variabel kejadian infeksi penyakit meliputi, % kasus diare dan jumlah penderita Tuberculosis. Keempat, variabel keadaan sanitasi lingkungan meliputi, % kepemilikan jamban keluarga, % jangkauan air bersih dan % kepemilika rumah sehat. Kelima, variabel sosial ekonomi meliputi, tingkat kepadatan penduduk, besr keluarga, % keluarga prasehatera dan % keluarga yang membayar pelayanan KB. Keenam, variabel keadaan pendidikan meliputi: % penduduk 7-15 tahun yang sekolahdan jumah sarana pendidikan (SLTP dan SLTA) yang ada. Pengolahan data dilakukan dengan program SPSS sedangkan untuk mengetahui hubungan antar variabel menggunakan uji korelasi product moment. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata TBAS 1994 (dengan rata-rata umur 6 tahun): 111,2 cm dan pada tahun 1997 (rata-rata umur 9 tahun): 126,7 cm. Dengan demikian selama 3 tahun terjadi perumbuhan 15,5 cm atau setiap tahunnya 5,2 cm. Dari hasil uji statistik ternyata variabel-variabel yang dipilih tidak ada yang menunjukkan hubungan dengan pertumbuhan tinggi badan. Beberapa kemungkinan penyebab tidak adanya hubungan antara lain: adanya ketidaksamaan sumber data baik dari segi metode, waktu dan lokasi dalam pengambilan data, variabel yang dipilih belum secara spesifik mencerminkan kondisi yang diharapkan, dan kemungkinan jumlah sampel yang kecil. Kata Kunci: PERTUMBUHAN TINGGI BADAN ANAK SD

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:15269
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:28 Jun 2010 09:52
Last Modified:28 Jun 2010 09:52

Repository Staff Only: item control page