IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG LINGKUNGAN HIDUP BAGI KEHIDUPAN MASYARAKAT DI PUSAT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI (PLTP) SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF (STUDI KASUS DI PLTP DIENG WONOSOBO)

Rahardi, Agus Wahyu (2006) IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG LINGKUNGAN HIDUP BAGI KEHIDUPAN MASYARAKAT DI PUSAT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI (PLTP) SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF (STUDI KASUS DI PLTP DIENG WONOSOBO). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
4Mb

Abstract

Kasus mengenai lingkungan hidup dan berbagai persoalan dihadapi oleh masyarakat Indonesia seperti pengurasan sumber daya alam, perusakan lingkungan, maupun pencemaran, serta terabaikannya kepentingan masyarakat adat dan masyarakat setempat. Kerusakan lingkungan di Indonesia semakin parah dengan semakin tumbuhnya industri. Pada awal dekade Tahun 1980, masyarakat Indonesia terutama bagi pengusaha yang mengelola bidang industri membutuhkan pasokan energi khususnya listrik yang sangat besar. Tersedianya sarana dan prasarana energi listrik adalah merupakan sebagian persyaratan bagi para investor untuk datang menanamkan modalnya. Kebutuhan energi listrik yang semakin meningkat tersebut kemudian menyebabkan timbulnya usaha untuk mencari alternatif lain. Pengembangan sumber daya panas bumi di dataran tinggi Dieng Jawa Tengah adalah salah satu upaya untuk memanfaatkan sumber daya energi yang berwawasan lingkungan. Kebutuhan akan energi listrik adalah kebutuhan yang penting dan mendesak, walaupun begitu kelestarian dan penjagaan akan lingkungan merupakan hal yang penting pula. Lingkungan merupakan tempat di mana makhluk hidup berada dan saling bergantung, dengan rusaknya lingkungan hidup akan membawa dampak kepada perikehidupan manusia di dalamnya. Proyek pengembangan panas bumi Dieng dalam upaya untuk melaksanakan pembangunan berwawasan lingkungan telah dilengkapi oleh studi AMDAL dari berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan proyek ANDAL dan RKL/RPL lapangan panas bumi Dieng dengan kapasitas 55 MW telah dibuat oleh PERTAMINA dan telah mendapat persetujuan dari Departemen Pertambangan dan Energi. Kegiatan proyek ini terletak di dalam kawasan budidaya pertanian dataran tinggi Dieng dan kawasan cagar budaya dengan berbagai situs kuno. Pengembangan lapangan panas bumi diperkirakan menimbulkan dampak penting terhadap lingkungan hidup yaitu dampak positif dan negatif terhadap baik komponen geofisik-kimia, biologi, maupun sosial ekonomi dan sosial budaya maka perlu dilengkapi dengan studi AMDAL (sesuai Kep. Men. LH. No. Kep. 39/MEN L.H./8/1996). Oleh karena itu, Studi Aplikasi U.U. Lingkungan Hidup atau Analisis Mengenai Dampak Lingkungan di PLTP Dieng ini bertujuan untuk mengetahui dampak lingkungan yang dapat terjadi, mempersiapkan langkahlangkah pengamanan, memperkecil dampak negatif yang dapat timbul serta memperluas dampak positif sebagai akibat adanya proyek. Pengembangan PLTP Dieng haruslah mengacu kepada peraturan perundangundangan yang berlaku, khususnya tentang lingkungan hidup. Setiap langkah kegiatan, tahap, dan jenisnya diperkirakan berpotensi menimbulkan dampak penting terhadap lingkungan. Dengan cara mengidentifikasi masalah, dampak penting terhadap kegiatan proyek ini dapat diperkirakan, terutama pada komponen fisika – kimia, sosial, ekonomi, budaya, dan kesehatan masyarakat

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Law
ID Code:15128
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:23 Jun 2010 08:20
Last Modified:23 Jun 2010 08:20

Repository Staff Only: item control page