ANALISIS PENURUNAN KINERJA JALAN KOLEKTOR PRIMER JENDERAL SUDIRMAN KOTA SALATIGA

Kristiantoro, Yanri Taat (2005) ANALISIS PENURUNAN KINERJA JALAN KOLEKTOR PRIMER JENDERAL SUDIRMAN KOTA SALATIGA. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3955Kb

Abstract

Growth of activity, especially service and commerce tend to to grow alongside bands density of high traffic. This matter result attraction movement of visitor and can result traffic conflict, like jam, park shoulder walke etcetera, and its bearing with this study, the phenomenon happened alongside corridor road collector primary Jenderal Sudirman of Salatiga Observe the condition of above, hence making the importance of studied as a mean to know factor cause of degradation performance road collector primary Jenderal Sudirman Road of Salatiga City. Becoming sampel in this study is all merchant of cloister which is have activity to alongside Collector Primary Jenderal Sudirman Road of Salatiga City and consumer society. Technique Sampling which is used in this research is "sampling random", while analysis technique and method the used is descriptive qualitative and is quantitative Study identify and analysis which is formulated in this study is identifring storey and function service of road to know storey degradation road performance, identibr informal sector karekateristik of service and commerce, ident& policy of Government Road to problems of informal sector and also determine factor cause of degradation performance Collector Primary Jenderal Sudirman Road of Salatiga City. Technically, existence informal sector of service and commerce alongside Jenderal Sudirman road have an effect on to wide degradation of road and induce also to degradation of storey speed vehicle which pass by quickly. Pursuant to analysis mount service of road, known that at solid clocks and moment start to have informal sector him activity of service and commerce, known that storey service of road affect by existence of traffic resistance, good that having the character of have more bothering and also have very bothering with many resistance. Pursuant to planology aspect, existence of allotment of farm at area through the road Jenderal Sudirman as exploiting and usage of commerce farm and service push the increasing informal sector activity of service and commerce. Evaluated from the aspect of look into legislation implementation about merchant of cloister by Government of Salatiga City, in this time the solving of the problem informal sector of new service and commerce at phase approach just social, in meaning applying of policy only limited to giving congenialitys to perpetrator of informal sector activity relate to affect generated by existence of informal sector activityitself service and commerce. Sanctions form which in the form of uncommitted doing an injustice fully in field Perkembangan kegiatan, terutama perdagangan dan jasa cenderung tumbuh di sepanjang jalur-jalur kepadatan lalu lintas tinggi. Hal ini mengakibatkan tarikan pergerakan pengunjung dan dapat mengakibatkan konflik lalu lintas, seperti kemacetan, parkir bahu jalan dan sebagainya, dan kaitannya dengan studi ini, fenomena tersebut terjadi di sepanjang koridor jalan kolektor primer Jenderal Sudirman Kota Salatiga. Menilik kondisi di atas, maka menjadikan perlunya dilakukan studi dengan tujuan untuk mengetahui faktor penyebab penurunan kinerja jalan kolektor primer Jenderal Sudirman Kota Salatiga. Yang menjadi sampel dalam studi ini adalah para pedagang kaki lima yang beraktivitas di sepanjang Jalan Kolektor Primer Jenderal Sudirman Kota Salatiga dan masyarakat konsumen. Teknik Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah "random sampling", sedangkan metode dan teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif latalitatif dan kuantitatif. Kajian identifikasi dan analisis yang dijabarkan dalam studi ini adalah identifikasi fungsi dan tingkat pelayanan jalan untuk mengetahui tingkat penurunan kinerja jalan, identifikasi karekateristik sektor informal perdagangan dan jasa, identifikasi kebijakan Pemerintah Kota terhadap permasalahan sektor informal serta menentukan faktor penyebab penurunan kinerja Jalan Kolektor Primer Jenderal Sudirman Kota Salatiga. Secara teknis, keberadaan sektor informal perdagangan dan jasa di sepanjang JI. Jenderal Sudirman berpengaruh terhadap penurunan lebar jalan dan berimbas pula terhadap penurunan tingkat kecepatan kendaraan yang melintas. Berdasarkan analisis tingkat pelayanan jalan, diketahui bahwa pada jam-jam padat dan di saat mulai beraktivitasnya sektor informal perdagangan dan jasa, diketahui bahwa tingkat pelayanan jalan terpengaruh oleh adanya hambatan lalu lintas, baik itu yang bersifat sudah lebih mengganggu maupun sudah sangat mengganggu dengan banyak hambatan. Berdasarkan aspek tata ruang, adanya peruntukan lahan pada kawasan sepanjang Jalan Jenderal Sudirman sebagai pemanfaatan dan penggunaan lahan perdagangan dan jasa mendorong meningkatnya aktivitas sektor informal perdagangan dan jasa. Ditinjau dari sudut pandang implementasi perundang-undangan tentang pedagang kaki lima oleh Pemerintah Kota Salatiga, saat ini penyelesaian masalah sektor informal perdagangan dan jasa baru pada tahap pendekatan sosial saja, dalam arti penerapan kebijakan hanya sebatas memberikan pengertian-pengertian terhadap pelaku aktivitas sektor informal berkaitan dengan berdampak yang ditimbulkan oleh keberadaan aktivitas sektor informal perdagangan dan jasa itu sendiri. Bentuk sanksi-sanksi yang berupa tindak pidana belum dilaksanakan sepenuhnya di lapangan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:15101
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:22 Jun 2010 16:13
Last Modified:22 Jun 2010 16:13

Repository Staff Only: item control page