ANALISIS KEMAMPUAN MEMBAYAR TARIF ANGKUTAN KOTA (Stud! Kan Penggtma Joss Angkutan Kota pada Empat Kecamatan di Kota Semarang)

RATNA , DIANITA (2005) ANALISIS KEMAMPUAN MEMBAYAR TARIF ANGKUTAN KOTA (Stud! Kan Penggtma Joss Angkutan Kota pada Empat Kecamatan di Kota Semarang). Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2982Kb

Abstract

To determine the fare of city transport, the local Government, as a regulator has to consider two different interests, those are the interest of the operator and the interest of the user. The operator wishes the fare would give high profit, while the user wishes the cheapest fare. The factors affected to the fare rate are vehicle operation cost, and ability to pay of the users. This study focussed as the discussion of the ability to pay of the users. Two approaches ware used to find out the ability to pay of users, those are the ability based on user perception (Willingness To Pay) and ability based on budget allocation for transport (Ability To Pay). The factors used to determine the Ability To Pay and Willingness To Pay are house size, family income, transportation needs, total transportation cost and trip distance. Date was collected by questioner and interviewing the responden at four kecamatan i.e. Gayamsari, South Semarang, East Semarang and Central Semarang. It was found the public transport is dominated by man, of 20 — 50 year old, and elementary education level. Untuk menentukan tarif angkutan kota. Pemerintah Daerah sebauai regulator haws inempertimbang,kan dua kepentingan yang berbeda yaitu kepentingan pengelola (operator) dan pengguna (user). Jika ditinjau dari kepentingan pengelola yang menginginkan tarif yamg dapat memberikan laba yang besar, sedans dari segi pengguna menginginkan tarif yang serendah — rendahnya. Faktor yang mempenuaruhi besarnya tarif adalah biaya operasi kendaraan dan daya beli masyarakat pengguna. Dalam studi ini pembahasan difokuskan pada daya beli masyarakat. Untuk menuetabui daya beli masyarakat tersebut ada dua pendekatan yaitu kemauan berdasarkan persepsi pengguna (Willingness To Pay) dan kemampuan berdasarkan alokasi budget untuk transportasi dari total budget (Abilily To Pcm). Faktor yang, digunakan untuk menentukan .4TP dan 41IP adalah ukuran rumah tangga. penghasilan keluarga. kebutuhan transportasi. total biaya transportasi dan partianu perjalanan. Metode yamg digunakan adalah huervieir dengan kuisioner dengan cara mendatangi rumah penduduk yang termasuk kaum captive di empat kecamatan yang dijadikan daerah survai yaitu Kecamatan Gayamsari. Semarang Selatan. Semarang Timur. dan Semarang Tengah. Dad basil survai didapatkan bahwa pengguna angkutan kota yang lebih dominan adalah yang berjenis kelamin laki-laki. dengan umur 20-50 dm. maksud perjalanan bekeija. dan rata — rata tingkat pendidikan pengguna adalah lulusan SD.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Civil Engineering
ID Code:15095
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:22 Jun 2010 14:55
Last Modified:22 Jun 2010 14:55

Repository Staff Only: item control page