KAJIAN POLA RUANG PKL DAN KARAKTERISTIK AKTIFITASNYA DI KAWASAN PANBIL KOTA BATAI

Dwiyanti, Yanivirzal (2005) KAJIAN POLA RUANG PKL DAN KARAKTERISTIK AKTIFITASNYA DI KAWASAN PANBIL KOTA BATAI. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3466Kb

Abstract

The attraction of Batam city as a city that have ability to growth fast with many kind of industrial activities that attract workers from outside of Batam island. The arrival of the outside worker is overload in formal sector and make them turn to the informal sector that called hawkers with it location around Muka Kuning industrial area and Batam City Panbil. The problems appear when no more rooms for hawkth-s activities, so they used the public places that disturb street activities. The existence of hawkers can help the economic growth of the city but because of the unrestrained growth that cause vile neighborhood and depraved the city's structure and it necessary to identified to hawkers characteristics and the location of hawkers activities in Panbil. Brelated to that metters, thus this reason purposes to examine the space pattern of hawkers business activyty place at Panbil area based on its characteristic. Based on the purpose above, this reseacrh uses cross tabulation analysis which is conducted on a spreaded questionare results and sampling method so that obtained 22 respondents that considered to representative. Based on the analysis to the responden shows that the socio-economical characteristic of hawkers which is from outside Batam with its senior high school and has been worked as hawkers to long, where based on its activity characteristic, the consumer or service user is industrial worker woth its permanent service characteristic. While its space pattern spreeds out to pedestrian space and the road adge as the most desirabel space. The most phisical structur use is a chart, however with is merchanct stuff not food. Stuff As it arrangement, hawkers states that the most desirabel spce is in the entrance gate. Recommendatin that is supposed to this reaserch is that the existence of hawkers better to be accomodated in approciate layout plan, kind of insentif policys attracting hawkers management and hawkers, also to make a bridge that it can accommodate hawkers. Daya tarik Kota Batam sebagai kota yang memiliki kemampuan aktual untuk berkembang dengan cepat melalui tumbuhnya berbagai kegiatan industri menarik pencari kerja yang berasal dari luar Pulau Batam. Kedatangan pencari kerja tersebut akhirnya tidak dapat lagi ditampung pada sektor formal sehingga berpindah ke sektor informal yaitu PKL dengan penempatan lokasinya berada disekitar kawasan Indukri Muka Kuning dan Panbil Kota Batam. Permasalahan kemudian timbul ketika tiada ruang yang disediakan untuk PKL beraktivitas, sehingga mereka cenderung menempati ruang publik yang mengganggu aktivitas orang dan kendaraan. Keberadaan PKL tersebut sebenarnya berpotensi dalam membentuk perekonomian kota namun dengan perkembangannya yang tidak terkendali, • menyebabkan terjadinya lingkungan yang kumuh dan merusak wajah kota, sehingga diperlukan identifikasi pola ruang PKL berdasarkan karakteristik aktivitasnya. Berkaitan dengan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola ruang tempat aktivitas usaha PKL di Kawasan Panbil berdasarkan karakteristiknya. Berdasrkan tujuan tersebut maka penelitian ini menggunakan analisis tabulasi silang yang dilakukan terhadap hasil penyebaran kuesioner dengan menggunakan metode sampling sehingga diperoleh 22 responden yang dianggap dapat mewakili. Berdasarkan analisis yang dilakukan terhadap responden didapatkan bahwa karakteristik sosial ekonomi PKL berasal dari luar Batam dengan tingkat pendidikan SMA dan telah lama bekerja sebagai PKL, sedangkan beradasarlcan karakteristik aktivitasnya, konsumen pengguna jasa adalah pekerja industri dengan sifat pelayanan menetap. Sedangkan pola ruangnya menyebar dengan ruang trotoar dan bahu jalan sebagai ruang yang paling diminati. Pengggunaan sarana fisik terbanyak adalah gerobak dengan barang dagangan bukan makanan Untuk pengaturannya, PKL menyatakan bahwa lokasi yang paling mereka inginkan berada di pintu masuk. Rekomendasi yang diusulkan dari penelitian ini adalah bahwa keberadaan PKL sebaiknya diakomodasikan dalam rencana tata ruang yang tepat, yaitu dapat berupa kebijakan-kebijakan yang memberilcan insentif sehingga akan menarik pengelola dan PKL dapat juga dengan membuatkan jembatan penyeberangan yang dapat dimasukkan unsur PKL.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:15088
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:22 Jun 2010 14:24
Last Modified:22 Jun 2010 14:24

Repository Staff Only: item control page