KEEFEKTIFAN Bacillus cereus (Frankland and Frankland) ATCC 11778 (BAKTERI GRAM POSITIF) DAN Pseudomonas aeruginosa( Schroeter) ATCC 27853 (BAKTERI GRAM NEGATIF) SEBAGAI BIOAKUMULATOR KADMIUM

NARYANINGSIH, AGUSTIEN (2005) KEEFEKTIFAN Bacillus cereus (Frankland and Frankland) ATCC 11778 (BAKTERI GRAM POSITIF) DAN Pseudomonas aeruginosa( Schroeter) ATCC 27853 (BAKTERI GRAM NEGATIF) SEBAGAI BIOAKUMULATOR KADMIUM. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1365Kb

Abstract

Heavy metal in the industrial waste can influence the quality of water environment. The problem related is accumulation of heavy metals in food chain and prolong existence in environment. Some physical and chemical techniques have been conducted by many authors to decrease concentration of heavy metals in waters,. however the results are still higher than that suggested by government. Therefore a method called bioremidiation may become an alternative in decreasing concentration of heavy metals in waters. This study was aimed to analyze ability of bacterias Bacillus cereus and Pseudomonas aeruginosa to accumulate cadmium in the waters. Both of the bacteria were growth on Zobell medium that contain 0.3 ppm of cadmium. The incubation was done on room temperature, for 24 hours at pH 7. Dry weight and cadmium content (estimated by the AAS) were used to determine the bacteria growth. The result showed that accelerations of the accumulation cadmium was 76.34 %/24 hour (P. aeruginosa) and 55.88 %/24 hour (B. cereus) or the accelerations of the accumulation cadmium by P. aeruginosa 1.4 greater than B. cereus. Its concluded that P. aeruginosa was more effectively to accumulate the cadmium of the medium. Limbah yang mengandung logam berat dari proses industri yang tidak diolah akan berakibat buruk terhadap lingkungan. Problem khusus yang berhubungan dengan logam berat dalam lingkungan adalah akumulasi dalam rantai makanan dan keberadaan yang terus menerus di lingkungan. Upaya penazaganan pencemaran logam berat baik secara fisik maupun kimia telah banyak dilakukan, namun temyata hasil pengolahan tersebut masih di atas ambang baku mum yang ditetapkan oleh pemerintah. Salah satu metode alternatif yang dikembanglcan untuk mengatasi pencemaran logam berat adalah cara biologi dengan menggunakan bakteri yang dikenal sebagai bioremidiasi. Bakteri yang digunakan dalam penelitian ini adalah cereus (bakteri Gram positif) dan Pseudomonas aeruginosa (balcteri Gram negatif). Kedua balcteri ditumbuhlcan pada medium Zobell yang mengandung Cd dengan konsentrasi 0.3 ppm pada pH 7 dan diinlcubasi pada suhu kamar selama 24 jam. Pertumbuhan dan akumulasi Cd oleh bakteri diamati setiap 3 jam sekali. Pertumbuhan bakteri diamati dengan mengukur berat kering dan akumulasi Cd ditentukan dengan AAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju akumulasi Cd oleh aeruginosa sebesar 76.34 % per 24 jam dan B. cereus sebesar 55.88 % per 24 jam atau dapat dikatakan laju akutnulasi Cd oleh P.aeruginosa 1,4 kali lebih besar dibanding B. cereus. Kesimpulannya adalah P. aeruginosa lebih efektif dalam mengakumulasi Cd dibanding B. cereus.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Environmental Science
ID Code:15008
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:22 Jun 2010 08:48
Last Modified:22 Jun 2010 08:48

Repository Staff Only: item control page