ANALISIS FAKTOR FAKTOR KOMPETENSI INTERPERSONAL PERAWAT YANG MEMPREDIKSI TERJADINYA KELUHAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN PERAWAT BAGIAN RAWAT INAP RUMAR SAKIT TELOGOREJO SEMARANG The Analysis of Nurse's Interpersonal Competence Factors Which are Predict a Patient Complaint That Occurs Toward Nursing Care of Inpatient Departement of Telogorejo Hospital, Semarang

Boediman, Agus Harjono (2005) ANALISIS FAKTOR FAKTOR KOMPETENSI INTERPERSONAL PERAWAT YANG MEMPREDIKSI TERJADINYA KELUHAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN PERAWAT BAGIAN RAWAT INAP RUMAR SAKIT TELOGOREJO SEMARANG The Analysis of Nurse's Interpersonal Competence Factors Which are Predict a Patient Complaint That Occurs Toward Nursing Care of Inpatient Departement of Telogorejo Hospital, Semarang. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3599Kb

Abstract

Interpersonal competence is an interpersonal communication capability has owned by nurse of inpatient department of Telogorejo Hospital — Semarang ti give a patient care, it consists of : friendliness, respecffully, attention, patience and perceptive. The aim of this research is to find out the influence of nurse's interpersonal competence toward a patient complaint about nursing care of inpatient department of Telogorejo Hospital — Semarang. The observational research use research method and cross sectional approach. The research intstrument uses questionnaires for 45 patients of inpatient department of Telogorejo Hospital — Semarang. The primary or secondary data is tricked and analysed as quantitative with univariat, bivariat and multivariate method. Bivariat analysis uses chi square test and multivariate analysis uses double linier regression test "logistic binary" with enter method. The significance is fixed by value about p < 0,05. The yield of this research point out that related factors with a patient complaint toward nursing care of inpatient department of Telogorejo Hospital — Semarang are friendliness (p-value : 0,002), respecffully (p-value : 0,014), attention (p-value : 0,041), patience (p-value : 0,001) and perceptive (p-value : 0,038). Unpatience nurse is predicted by 105,942 times scale that influence a patient complaint if compared with a patient nurse. Unattention nurse is predicted by 41,749 times scale that influence a patient complaint if compared with an attention nurse. Unperceptive nurse is predicted by 31,705 times scale that influence a patient complaint if compared with perceptive nurse. Unfriendly nurse is predicted by 30,299 times scale that influence a patient complaint if compared with friendly nurse. Unrespecffully nurse is predicted by 19,621 times scale that influence a patient complaint if compared with respecffully nurse. It's important to have a training which is could increase nurse's interpersonal competence, form a quality of culture / organizational culture, completing standard operating procedure (SOP) of nursing care by put a statement about nurse's inferparsonQJ rompotence, prorbirP n pnHfy tint enuld support increasing of interpersonal competence, also monitoring and evaluation. Kompetensi interpersonal adalah kemampuan dalam melakukan komunikasi interpersonal yang hams dimiliki oleh perawat bagian rawat map RS Telogorejo Semarang dalam memberikan pelayanan perawatan kepada pasien, terdiri dari keramahan, kesopanan, perhatian, kesabaran dan ketanggapan perawat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompetensi interpersonal perawat terhadap keluhan pasien tentang pelayanan perawat bagian rawat map RS Telogorejo Semarang. Jenis penelitian observasional dengan metode survei dan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pada 45 orang pasien bagian rawat Map RS Telogorejo Semarang. Data primer maupun sekunder diolah dan dianalisa secara kuantitatif dengan metode univariat, bivariat dan multivariat. Analisis bivariat menggunakan uji chi square dan analisis multivariat menggunakan uji regresi linier berganda logistik binary dengan metode enter. Signifikansi ditentukan dengan nilai p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan faktor — faktor yang berhubungan dengan keluhan pasien terhadap pelayanan perawat bagian rawat map RS Telogorejo Semarang adalah keramahan perawat (p-value : 0,002), kesopanan perawat (p¬value : 0,014), perhatian perawat (p-value : 0,041), kesabaran perawat (p-value : 0,001) dan ketanggapan perawat (P-value : 0,038). Perawat yang tidak sabar diprediksi 105,942 kali besaran untuk terjadinya keluhan pasien dibandingkan perawat yang sabar. Perawat yang tidak perhatian diprediksi 41,749 kali besaran terjadinya keluhan pasien dibandingkan perawat yang perhatian. Perawat yang tidak tanggap diprediksi 31,705 kali besaran terjadinya keluhan pasien dibandingkan perawat yang tanggap. Perawat yang tidak ramah diprediksi 30,299 kali besaran terjadinya keluhan pasien dibandingkan perawat yang ramah. Perawat yang kurang sopan diprediksi 19,261 kali besaran terjadinya keluhan pasien dibandingkan perawat yang sopan. Perlu adanya pelatihan yang dapat meningkatkan kompetensi interpersonal perawat, membentuk budaya mutu / budaya organisasi, penyempumaan Standard Operating Procedure (SOP) pelayanan perawatan dengan memasukkan pernyataan tentang kompetensi interpesonal perawat, menerbitkan kebijakan yang mendukung peningkatan kompetensi interpersonal serta monitoring dan evaluasi.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Health
ID Code:14988
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:21 Jun 2010 15:49
Last Modified:28 Dec 2010 13:27

Repository Staff Only: item control page