HUBUNGAN ANTARA ARUS PUNCAK EKSPIRASI PENDERITA RINOSINUSITIS DENGAN FAKTOR RINITIS ALERGI DAN TANPA FAKTOR RINITIS ALERGI THE CORRELATION OF PEAK EXPIRATORY FLOW IN RHINOSINUSITIS PATIENS WITH ALLERGIC RHINITIS FACTOR AND THOSE WITHOUT ALERGIC RHINITIS FACTOR

Baniarnahor, Pub Raia Soaloon (2004) HUBUNGAN ANTARA ARUS PUNCAK EKSPIRASI PENDERITA RINOSINUSITIS DENGAN FAKTOR RINITIS ALERGI DAN TANPA FAKTOR RINITIS ALERGI THE CORRELATION OF PEAK EXPIRATORY FLOW IN RHINOSINUSITIS PATIENS WITH ALLERGIC RHINITIS FACTOR AND THOSE WITHOUT ALERGIC RHINITIS FACTOR. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1156Kb

Abstract

Background: Allergic rhinitis is a risk factor to rhinosinusitis and bronchial asthma. The impairment of rhinosinusitis patient can affect lower respiratory tract called sinobronchial syndrome that can cause respiratory tract contriction/ bronchial hyperresponsifness (BIER). BHR can evaluated by measure peak expiratory flow rate (PEFR). By knowing PEFR rhinosinusitis patients we can predict the occuracy of bronchial asthma. Objective: To know and compare PEFR in rhinosinusitis patients with allergic rhinitis factor and those without allergic rhinitis factor. Methods: Cross sectional study to rhinosinusitis patients in ENT Clinic Kariadi Hospital Semarang. Subject with inclusion and exclusion criteria performed inhalant allergic test to different between allergic rhinitis group and non allergic rhinitis group. On each subject performed PEF measurement with McKesson technique three times, the highest score taken as a PEF score in rhinosinusitis patients. Results:. There are 28(40%) rhinosinusitis patients with allergic rhinitis factor with PEFR mean 425 liters/minute and 42(60%) rhinosinusitis patients without allergic rhinitis factor with PEFR mean 485 liters/minute. PEFR score decrease significantly in rhinosinusitis patient with allergic rhinitis factor compare to those without allergic rhinitis factor. p = 0,008. Compare to the Indonesian normal PEFR, there is decrease tendency of rhinosinusitis patients PEFR with allergic rhinitis factor. p = 0.06 Conclusion: Allergic rhinitis in rhinosinusitis patients has an affect in lowering PEFR compare to those without allergic rhinitis. Latar belakang: rinitis alergi merupakan faktor resiko untuk terjadinya rinosinusitis dan asma bronkial. Gangguan yang dialami penderita rinosinusitis dapat mempenganthi saluran napas bawah disebut sindroma sinobronkial yang berakibat penyepitan saluran napas/ bronkial hiper respon(BHR). BHR dapat diketahui dengan mengukur nilai arus puncak ekspirasi (PEF). Dengan mengetahui nilai PEF pada penderita rinosinusitis kita dapat memperkirakan kejadian asma bronkial. Tujuan: untuk mengetahui serta membandingkan nilai PEF penderita rinosinusitis yang punya faktor rinitis alergi(RA) dan nilai PEF penderita rinosinusitis tanpa faktor RA. Cara: penelitian analisis belah lintang terhadap penderita rinosinusitis di Klinik Kesehatan THT-KL RS Dr Kariadi Semarang. Subyek yang memenuhi kriteria penelitian dilakukan tes alergi hirupan untuk membedakan antara kelompok rinitis alergi dan non rinitis alergi. Pada masing-masing subyek dilakukan pengukuran PEF dengan cara McKesson sebanyak tiga kali, nilai yang paling tinggi diambil sebagai nilai PEF penderita rinosinusitis. Hasil: didapatkan 28(40%) penderita Rinosinusitis faktor RA dengan rerata nilai PEF 425 liter/menit dan 42(60%) penderita rinosinusitis tanpa faktor RA dengan rerata nilai PEF 485 liter/menit Nilai PEF penderita rinosinusitis dengan faktor RA lebih rendah secara bermakna dibanding nilai PEF penderita rinosinusitis tanpa RA. p=0,008. Dibandingkan dengan nilai PEF normal orang Indonesia dijumpai kecenderungan penurunan nilai PEF penderita rinosinusitis dengan faktor RA. p=0,060 Kesimpulan: terdapatnya rinitis alergi pada penderita rinosinusitis berpengaruh dalam penurunan nilai PEF yang bermakna dibandingkan nilai PEF penderita rinosinutis tanpa rinitis alergi

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Biomedical Science
ID Code:14883
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:18 Jun 2010 13:45
Last Modified:18 Jun 2010 13:45

Repository Staff Only: item control page