PENGARUH SOSIAL EKONOML MOTIVASI DAN SIKAP TERHADAP PARTISIPASI PELAKSANAAN WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR DI KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN BREBES

SOEDIANTO, M. (2003) PENGARUH SOSIAL EKONOML MOTIVASI DAN SIKAP TERHADAP PARTISIPASI PELAKSANAAN WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR DI KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN BREBES. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
4Mb

Abstract

This research uses the type of explanatory research by taxing the population the parents who had the sons of education ages in Tanjung District, Brebes Regency, this samples are done by using the Two Stages Random Sampling technique with 80 respondent. Collecting data is done by interviewing, observation, giving questionaire and taking secondary data to answer the problems. Data analysis is done quantitative and supplement with qualitative, and using by Rank Kendall Correlation Statistic Test, to known how big is the influence of social ecinomic, motivation and attitude toward compulsory education activity in Tanjung District, Brebes Regency. The relation between social economic variable and participation showed that coefficient correlation of 0,024 by significancy Approx of counted value about 0,830. It means that there is any positive correlation and significant, but weak, which means that the higher social economic condition is not guaranted that the society will be participate. The relation between motivation ang paticipation showed that corelation coeficien of 0,462 with significant Approx of 0.00, can be said that motivation has positive influence and significant with participation and its mean higher motivation, can be higher participate too . Mean while, the relation between attitude variable and participation showed that coeficien of 0,283 by significancy Approx of 0,005, can be said that attitude has positive influence and significancy with paticipation, and its mean higher that attitude higher participate.. The ajusted of three variable mean while significant correlation (coefficient correlation : 0,793) and ajusted influence of 13 % (Determination Correlation 0,130). That is way thre was many (87%) factors in the other variabl.e other while three variable in research. This variable maybe the utility of the programs not available, or fixed not the program also the performance of birocracy. From those three variable the most important thing that must be increased is creating the motivation so as to make positive attitude to participate in carryng out the compulsory education, be side increasing social welfare through some programs. Penelitian ini menggunakam tipe penelitian eskplanatory, dengan mengambil populasi orang tua yang mempunyai anak usia sekolah di Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes, sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Two Stages Random Sampling, dengan 80 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, daftar pertanyaan dan data sekunder untuk menjawab permasalahan. Analisa data dilakukan secara kuantitatif dilengkapi dengan kualitatif, dengan menggunakan uji statistik Korelasi Rank Kendall, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh sosial ekonomi, motivasi dan sikap terhadap pelaksanaan Wajib Belajar di Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes. Hubungan variabel sosial ekonomi dengan partisipasi ditunjukkan dengan koefisien korelasi sebesar 0,024 dengan dengan nilai hitung Approx Signifikansi sebesar 0,830, yang berarti ada hubungan positif, dan signifikan, tetapi lemah, dalam arti semakin tinggi sosial ekonomi belum tentu inereka berpatisipasi. Hubungan antara motivasi dengan partisipasi, menunjukkan adanya koefisien korelasi sebesar 0,462 dengan Approx. Signifikansi sebesar 0,00 dapat dikatakan bahwa motivasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan dengan partisipasi, yang berarti semakin tinggi motivasi akan semakin tinggi pula tingkat partisipasi Sedangkan hubungan variabel sikap dengan partisipasi menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,283 dengan Approx. Signifikansi sebesar 0,005, membuktikan ada hubungan yang positif dan signifikan antara sikap dengan partisipasi., yang berarti semakin tinggi sikapnya akan semakin tinggi partisipasi Secara bersama-sama, ketiga variabel tersebut menunjukkan hubungan yang signifikan (Koefisien Korelasi :0,793) dengan pengaruh bersama-sama sebesar 13 % (Koefisien determinasi 0,130). Hal ini berarti masih banyak ( 87%) pengaruh variabel lain selain ketiga variabel yang diteliti. Variabel tersebut kemungkinan adalah manfaat program kurang berarti, ataupun kurang jelasnya program maupun faktor kinerja pemerintah. . Dad ketiga variabel bebas tersebut, yang diutamakan untuk digarap adalah peningkatan motivasi agar dapat membentuk sikap positif untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan Wajib Belajar, disamping meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui berbagai program.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:J Political Science > JA Political science (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Administration
ID Code:14835
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:18 Jun 2010 09:23
Last Modified:18 Jun 2010 09:23

Repository Staff Only: item control page