HUBUNGAN KEMAMPUAN, PROSEDUR DAN DISIPLIN PEGAWAI DENGAN KUALITAS PELAYANAN BALAI LABORATORIUM KESEHATAN PROPINSI JAWA TENGAH

SARIYEM, Y.M. (2002) HUBUNGAN KEMAMPUAN, PROSEDUR DAN DISIPLIN PEGAWAI DENGAN KUALITAS PELAYANAN BALAI LABORATORIUM KESEHATAN PROPINSI JAWA TENGAH. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3053Kb

Abstract

Free market of ASEAN area which will be effective in the year 2003 forces all service provider offices, whether private or state-owned, facing tight competition. Public institutions which are enable giving high qualified products and service will loose their market. The Health Laboratory Office of Central Java Province is one among them, so that this research was intended to study this office. The low service quality of this office was presumed influenced by three factors, covering Capability, Procedure and Discipline among government apparatuses working in this office. This research was a quantitative type, and employed Rank Kendall and Kendall's Concordance formulas to test the hypotheses. Result of this research proved that the low service quality of the Health Laboratory Office of Central Java Province was mostly influenced by the service procedure. It was proved to be quite bureaucratic, because aside from service procedure there are also inspection procedure and procedure to take the result of the laboratory test. Besides, this low service quality is also influenced by the lack of professional staffs to operate medical equipments such as multimedia computer, and also because of low discipline among the government apparatuses in this office. Based on this result the researcher submits several recommendations, namely: 1. In terms of service quality: (a) Enhancing cooperation and coordination among related units and sections. (b) There should be working standard for all employees to avoid overlap and to enable smooth evaluation. (c) There should be detailed job description for each employee to clarify authority and working procedures. 2. Capability: various trainings on technical, skill and administrative should be arranged for the employees to enhance their capability and skills. 3. Discipline: (a) Sanction should be given to violators in line with the rules. (b) Appreciation for employees with high achievement (c) The application of "Three-Cultures", covering Order, Clean and Work. (d) Application of discipline with educational approach in line with the existing rules. 4. Working Procedures: (a) The existing procedures should be simplified. (b) Standard Operating Procedure should be well informed to the service users through announcement board or brochures. The result of this research shows that capability, procedure and quality of employees influence service quality by 25%. Therefore other 75% of the service quality at the Health Laboratory Office of Central Java is influenced by other factors outside the three variables in this research. Pasar Bebas Tingkat Mean yang akan efektif pada tahun 2003 , memaksa semua lembaga pelayanan baik sektor swata maupun lembaga Pemerintah dihadapkan pada kompetisi yang ketat. Lembaga publik yang tidak dapat tnenyediakan produk atau jasa yang berkualitas akan terlibas oleh pasar. Balai laboratorium Kesehatan Semarang adalah salah satu diantaranya, sehingga menjadi sasaran penelitian dalam penelitian rendahnya kualitas pelayanan diasnmsikan dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu kemampuan, prosedur dan disiplin pegawai. Tipe penelitian ad lah kuantitatif, sedangkan pengujian menggunakan minus Rank Kendall dan Konkordansi Kendall. Dad hasil penelitian temangkap bahwa rendahnya kualitas pelayanan yang terjadi pada Balai Laboratorium Kesehatan Semarang nampaknya lebih dipengaruhi oleh prosedur pelayanan yang cukup birokratis, karena di samping terdapat prosedur pelayanan juga secara intern terdapat prosedur pemeriksaan dan pengambilan hasil pemeriksaan. Selain itu juga kurang tenaga professional dalam mengoperasionalkan peralatan medis seperti komputer multimedia dan selain itu karena faktor disiplin pegawai. Berdasarkan kesimpulan di atas, disampaikan rekomendasi sekiranya dapat dipergunakan sebagai bahan pengambilan kebijakan berikut ini : Dalam hal kualitas pelayanan t. Meningkatkan kerjasama dan koordinasi dalam pelaksanaan tugas antara unit atau bagian yang terkait. 2. Untuk mempercepat kelancaran tugas perlu dibuatkan standar kerja kepada semua pegawai agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan serta mudah melakukan evaluasi. 3. Perlu dibuatkan uraian tugas masing-masing pegawai yang memperjelas wewenang dan prosedur pelaksanaannya. Dalam hal kemampuan Untuk meningkatkan kemampuan, serta ketrampilan pegawai dapat dilakukan dengan memberikan berbagai macam Diklat yang lebih dititik beratkan pada hal-hal yang bersifat teknis, ketrampilan, dan adminisiratif. Di bidang disiplin 1. Perlu penerapan sanksi terhadap pegawai yang melakukan pelanggaran, sesuai dengan ketentuan yang berlaku seen arif dan bijaksana. 2. Memberikan penghargaan kepada Pegawai yang berprestasi 3. Penerapan Tri Budaya yaitu tertib, bersai dan kerja 4. Penerapan disiplin seen edukatit penuh kesadaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Prosedur kerja 1. Prosedur pelayanan perlu di sederhanakan. 2. Prosedur yang telah ditetapkan sebagai Standar Prosedur perlu disosisalisasikan kepada masyarakat, melalui papan pengumuman atau brosur. Basil penelitian dari ketiga variable berpengaruh pada kualitas pelayanan sebesar 25 % hingga 75 % lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar variabel penelitian yang tidak dikaji dalam penelitian ini.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:J Political Science > JA Political science (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Administration
ID Code:14815
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:17 Jun 2010 15:42
Last Modified:17 Jun 2010 15:42

Repository Staff Only: item control page