KONTAMINASI BAKTERI DI BILIK MATA DEPAN PADA OPERASI KATARAK DISERTAI PEMASANGAN LENSA TANAM DI RSUP DOKTER KARIADI SEMARANG

Prasetya, Harka (2003) KONTAMINASI BAKTERI DI BILIK MATA DEPAN PADA OPERASI KATARAK DISERTAI PEMASANGAN LENSA TANAM DI RSUP DOKTER KARIADI SEMARANG. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1829Kb

Abstract

LATAR BELAKANG : Endoftalmitis post operasi katarak berkisar antara 0.07 % sampai 0.12 %, tetapi karena operasi katarak banyak dikerjakan, maka kemtmgkinan mendapatkan kasus endoftalmitis post operasi katarak menjadi besar. Mikroorganisme penyebab endoftalmitis dapat mencapai Bilik Mata Depan ( BMD ) selama operasi katarak, baik secara langsung mauptm tidak langsung melalui lensa tanam ( TOL ), cairan irigasi, instrumen yang terkontaminasi, dan bahan viscoelastis. TUJUAN : Untuk mengetalmi angka kontaminasi bakteri pada BMD dan faktor¬faktor yang mempengaruhi terhadap terjadinya kontaminasi tersebut PASIEN DAN METODA : Suatu penelitian Cro.s:s sectional pada 45 penderita katarak senilis yang menjalani Ekstraksi Katarak Ekstra Kapsuler ( EKEK ) incisi standart disertai pemasangan IOL,, secara amseculi»e non random sampling. Aspirasi cairan BMD dilakukan sebelum kapsulotomi anterior dan segera setelah pemasangan jahitan terakhir. Dilalaikan pemeriksaan mikrobiologi menggunakan media penyubur dan agar darah pada cairan BMD, material viscoelastis dan miostat. BASIL : Kultur cairan BMD positif pada delapan ( 17.8 %) sampel. Empat (50 ) dari delapan kultur positif adalah Staphylococcus epidennidis, diikuti oleh Enterobacter tiga ( 37.5 % ), dan Staphylococcus aureus satu.( 12.5 % ). Kontaminasi bakteri di BMD secara statistik bertnakna disebabkan material viscoelastis yang terkontaminasi ( p = 0.000 ), dan tidak tergantung pada lama operasi dan lebar incisi. Bakteri kontaminan masih sensitif dengan Chloramphenicol dan Gentamycin, sedangkan dengan Ampicillin dan Tetrasiklin sudah resisten. Tidak redadi kasus endoftalmitis akut post operasi pada penelitian ini. KES1MPULAN : Terjadi kontaminasi bakteri di BMD pada operasi katarak disertai pemasangan IOL sebesar 17.8 %, dan Staphylococcus epidermidis merupakan bakteri kontaminan paling sering dijurnpai. Faktor risiko yang bennakna adalah pemakaian material viscoelastis yang ke empat atau dalam satu vial. Penggunaan Chloramphenicol dan. Gentamycin masib baik dipetgunalcan untuk profilaksis terhadap infeksi.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Biomedical Science
ID Code:14777
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:17 Jun 2010 09:26
Last Modified:17 Jun 2010 09:26

Repository Staff Only: item control page