ANALISIS PENGARUH LOCUS OF CONTROL, ROLE AMBIGUITY, DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP PEMBERDAYAAN KARYAWAN UNTUK MENINGKATKAN KOMITMEN ORGANISASIONAL (Studi Empiris Pada RS PKU Muhammadiyah Surakarta)

Martanti, Wahyu Dewi (2005) ANALISIS PENGARUH LOCUS OF CONTROL, ROLE AMBIGUITY, DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP PEMBERDAYAAN KARYAWAN UNTUK MENINGKATKAN KOMITMEN ORGANISASIONAL (Studi Empiris Pada RS PKU Muhammadiyah Surakarta). Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3839Kb

Abstract

In globalization era, role of human being such as these days are more vital and growing important. This matter happened since human being as claimed very potential resource to more know and skillful in duties which more complicated and in line with professionalism demand in the world of job. Almost every organization or company confess that factor of human resource represent organizational especial source or the company, that cannot be replaced by any technology. Organizational Commitment need to get serious attention since organizational commitment represent an psychological aspect having big role in effort of target attainment. Organizational commitment can see from confidence, involvement and strong willingness to become the part of organization. The step which can be taken to improve organizational commitment is through employees empowerment where employees given by authority and more responsibility in decision making which relate to his/her work. Employees empowerment will not success without supported by locus of control, role ambiguity, and the leadership which supoort each other. The sampling in this research is done by census and shares amounting to 112 respondents. This data is taken by questionnaires that was given to each part. The technical data analysis used in this research is the Structural Equation Model (SEM). Base on the analysis result, it is know that three variables : locus of control, role ambiguity, and leadership influences the employee empowerment and the organizational commitment. While the variable which have deep influence is the leadership variable. This matter caused, since a leader in empowerment play a part which of vital importance. Leader give motivation to employees to earn and develop his/her ability, that in the end the employees able to participate in make decisioning, becoming interest source in organization, owning to feel the ownership of strong and responsibility on work and also very commit to organization. Peran manusia pada era globalisasi seperti dewasa ini semakin vital dan bertambah pealing. Hal ini terjadi karena manusia sebagai sumber daya yang sangat potensial dituntut untuk lebih tahu dan terampil dalam melakukan tugas¬tugas yang semakin kompleks dan rumit sejalan dengan tuntutan profesionalisme dalam dunia kerja. Hampir setiap organisasi atau perusahaan mengakui bahwa faktor sumber daya manusia merupakan sumber utama organisasi atau perusahaan, yang tidak bisa digantikan oleh teknologi apapun. Komitmen organisasional perlu mendapat perhatian serius karena komitmen organisasional merupakan suatu aspek psikologis yang mempunyai peranan besar dalam usaha peneapaian tujuan. Komitmen organisasional dapat dilihat dari keyakinan, keterlibatan dan kemauan yang kuat untuk menjadi bagian dari organisasi. Langkah yang dapat diambil untuk dapat meningkatkan komitmen organisasional adalah melalui pemberdayaan karyawan, yang mencerminlcan suatu keadaan dimana karyawan diberikan wewenang dan tanggung jawab yang lebih besar dalam pengambilan keputusan yang berhubungan dengan pekerjaarmya. Pemberdayaan karyawan tidak akan berjalan dengan balk tanpa Aclukung locus of control, role ambiguity, dan kepemimpinan yang saling 4nendukung satu sama lainnya. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode sensus dan jumlah sampel yang diambil dari tiap bagian adalah berjumlah 112 responden. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan di setiap bagian. Tehnik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM). Dad basil analisis data dapat diketahui bahwa ketiga veriabel yaitu locus of control, role ambiguity, dan kepemimpinan berpengaruh terhadap pemberdayaan karyawan dan komitmen organisasional. Sedangkan variabel yang mempunyai pengaruh yang paling besar adalah variabel kepemimpinan. Hal ini disebabkan karena seorang pemimpin dalam pemberdayaan memegang peranan yang sangat penting. Pemimpin memberikan dorongan kepada karyawan untuk dapat mengembangkan kemampuannya, yang pada akhirnya karyawan mampu untuk berpartisipasi dalam membuat keputusan, menjadi sumber kompetensi dalam organisasi, mempunyai rasa memiliki yang kuat dan bertanggungjawab akan pekerjaan serta sangat berkomitmen kepada organisasi.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:14722
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:17 Jun 2010 07:31
Last Modified:17 Jun 2010 07:31

Repository Staff Only: item control page