Rancang Bangun Sistem Informasi Untuk Evaluasi Pengobatan Rasional Dalam Menunjang Mutu Pelayanan Kesehatan Pada Balita Di Puskesmas Wilayah Kabupaten Karanganyar (Information System Design to Evaluate the Rational Medication in Supporting a Quality of Health Services on Children Under Five Years Old at the Health Centers in District of Karanganyar)

Ariani, Diah (2005) Rancang Bangun Sistem Informasi Untuk Evaluasi Pengobatan Rasional Dalam Menunjang Mutu Pelayanan Kesehatan Pada Balita Di Puskesmas Wilayah Kabupaten Karanganyar (Information System Design to Evaluate the Rational Medication in Supporting a Quality of Health Services on Children Under Five Years Old at the Health Centers in District of Karanganyar). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
8Mb

Abstract

One of the factors, which influence a quality of health services, is a quality of medication services. In Indonesia, quality of medication services is measured by evaluating of medicine usage, which is used rationally. The rational medication is referred by a global commitment of WHO (World Health Organization) to increase an access of essential medication, use of the rational medicine, and quality of medication. In Indonesia including in District of Karanganyar, quality of health services is still not good. This condition could be seen from cases of medical error have not been recorded well, quality of medication services has not been good, and degree of health is still low. Evaluating of rational medication in District of Karanganyar has not been done. Therefore, information, which is needed on each management level at the health center, has not been gotten. The aim of research was to result information system to evaluate the rational medication in supporting quality of health services on children under five years old at the health centers in District of Karanganyar. Research design was divided into two methods. They were a qualitative method and a quantitative method. A qualitative method was used for system plan. A quantitative method used One Group Pretest-Posttest. A quantitative method was used to know the difference of work performance of system between before and after intervention. The result of qualitative research shows that system could be implemented. The result of quantitative method shows that new system is quicker, more accurate, more completed, easier to access, and more flexible than old system. Information system design, which is used to evaluate the rational medication in supporting quality of health services on children under five years old at the health centers in District Karanganyar, could solve the problem of medicine usage. Information of indicator of rational medication, quality of health services, and obedience of the health worker who gives medication services is available. This information could be used as the materials to support a decision on each management level at the health center. The top management uses this information to analyze, to plan a necessity of medicine, and to evaluate a medicine usage. The middle management uses this information to analyze, and to supervise the rational medication and the obedience of the health worker who gives medication services to the patients. The low management uses this information to support the routine activities as data of medication services Finally, it needs to develop an information system for evaluating the rational medication at the health center on whole age group and whole type of medicines (generic and non generic) continually and for monitoring on each management level that uses that system. Salah satu yang mempengaruhi mutu pelayanan kesehatan adalah mutu pelayanan pengobatan. Di Indonesia mutu pelayanan pengobatan diukur dengan istilah evaluasi penggunaan obat yang rasional.Pengobatan rasional didasari pada komitmen global WHO ( World Health Organization ) untuk meningkatkan akses pengobatan esensial,penggunaan obat yang rasional dan kualitas pengobatan. Di Indonesia termasuk di Kabupaten Karanganyar , mutu pelayanan kesehatan masih belum balk, terlihat dari kasus kesalahan meths belum tercatat dengan balk, moth pelayanan pengobatan belum balk dan benar, derajat kesehatan yang masih rendah Permasalahan yang ada di Kabupaten Karanganyar mengenai pemberian obat kepada pasien termasuk balita adalah belum terevaluasinya pemberian obat yang rasional secara balk dan benar sehingga informasi yang dibutuhkan pada tiap level manajemen di puskesmas tidak terpenuhi, yang didasarkan pola penyakit di Kabupaten Karanganyar adalah penyakit infeksi yang memerlukan tindakan pengobatan yang rasional.. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan sistem informasi untuk evaluasi pengobatan rasional dalam menunjang mutu pelayanan kesehatan pada balita di puskesmas wilayah Kabupaten Karanganyar. Janis penelitian terbagi dua tahap, tahap pertama adalah penelitian kualitatif digunakan untuk perancangan sistem , tahap kedua adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitan :'One Group Pretest-Postest" yang digunakan untuk mengetahui perbedaan kinerja sistem barn pada awal sebelum diberi perlakuan dan sesudah diberi perlakuan dari hasH rancangan tersebut Hasil penelitian kualitatif disimpuikan bahwa sistem layak diimplementasikan, sedangkan hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa kinerja sistem barn dengan perlakuan rnenunjukkan hash! yang bermakna dengan kualitas informasi yang memenuhi aspek kecepatan,keakuratan,kelengkapan , aksessibilitas dan fleksibilitas. Rancang bangun sistem informasi untuk evaluasi pengobatan rasional dalam menunjang mutu pelayanan kesehatan pada balita di puskesmas wilayah Kabupaten Karanganyar telah menjawab permasalahan yang muncul dalam penggunaan obat di puskesmas yaitu tersedianya informasi mengenai indikator pengobatan rasional, evaluasi mutu pelayanan kesehatan serta kepatuhan petugas pemberi pelayanan terhadap pemberian obat pada pasien sesuai dengan pedoman pengobatan dasar di puskesmas, basil dari informasi tersebut sebagai bahan pendukung keputusan pada tiap level managemen di puskesmas, level managemen atas , mempergunakan informasi tersebut sebagai bahan analisis dan perencanaan kebutuhan obat dan evaluasi penggunaan obat, level managemen menengah , mempergunakan informasi tersebut untuk analisis dan supervisi terhadap pemberian obat yang rasional dan kepatuhan pemberi pelayanan terhadap pemberian obat kepada pasieh secara rasional, levet managemen bawah , informasi dipergunakan untuk menunjang kegiatan rutin berupa data hasil pelayanan pengobatan, sehingga disarankan untuk pengembangan sistem untuk evaluasi pengobatan rasional di puskesmas bagi semua golongan umur dan untuk semua obat jenis obat ( generik dan non generik ) serta terjaminnya sistem secara terus menerus serta pemantauan dad managemen untuk pemanfaatan sistem tersebut

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Health
ID Code:14707
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:17 Jun 2010 06:28
Last Modified:17 Jun 2010 06:28

Repository Staff Only: item control page