Analisis Pengaruh Skema Pelayanan Medis Di Ruang Rawat Inap Rsud Kendal Terhadap Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan (Regression Analysis Between Medical Services Scheme And Patient Perception About Medical Services Quality At Kendal Hospital)

Bashar, Didik (2004) Analisis Pengaruh Skema Pelayanan Medis Di Ruang Rawat Inap Rsud Kendal Terhadap Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan (Regression Analysis Between Medical Services Scheme And Patient Perception About Medical Services Quality At Kendal Hospital). Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
5Mb

Abstract

This time hospital management have realized some changes. It can be watched that there were changing of hospital paradigm. For the first time hospital is the organization that indicated not for profit, but now hospital is the organization that indicated for social economic ( it mean hospital have to count it's economic beside social ). If we watch the situation like above , so hospital services quality theoretically were influenced by : the freedom of patient to choose the doctor , looking at the same doctor for every examination, have a consulting time between doctor and patient, examination on time, ease to communicate with the doctor, interpersonal relationship. By watching the situation like above so it necessary to do research for knowing the correlation and regression between all of the variable like above and patient perception about hospital services quality . This research was done by using survey methode and Cross-Sectional and then the analysis will be done by quantitative and qualitative methode. Location of research at Kendal hospital . Population were taken at internist's patient and surgery's patient. We have 116 sample that consist of 63 internist's patient and 53 surgery's patient. The result that for the first variable , the freedom of patient to choose the doctor, showed that for the VIP class there is a high relation with the value of Pearson Chi-Square 0.001; it less than 0.1 . For the first class have value of Pearson Chi-Square 0.001 and the second class and third class have same result. Pearson Chi-Square value severally 0.022 and 0.007. The result of the surgery's patient have shown same situation that there is a high relation with the value of Pearson Chi-Square between 0.001 untill 0.011. Then the second variable , looking at the same doctor for every examination, internist's patient and surgery's patient have shown same result that there is a high relation with the value of Pearson Chi-Square between 0.005 untill 0.035 for internist and 0.001 untill 0.036 for surgery's patient. For the third variable , have a consulting time between doctor and patient, there were a variation that for the VIP class and the first class there were no relation. It can be proved that Pearson Chi-Square between 0.21 untill 0.273, it more than 0.1. But for the second class , third class and surgery's patient have a same result; there is a high relation , the value of Pearson Chi-Square between 0.001 untill 0.056. And then for the variable of examination on time internist's patient and surgery's patient have shown same result that there is a high relation with the value of Pearson Chi-Square between 0.014 until! 0.039 for internist and 0.032 until! 0.067 for surgery's patient, except VIP class Pearson Chi-Square > 0.1. Variable of ease to communicate with the doctor internist's patient and surgery's patient nearly have shown same result that there is a high relation with the value of Pearson Chi-Square between 0.001 untill 0.024 for internist except the third class have value p 0.274 ( it mean Pearson Chi-Square > 0.1 ) and 0.001 until! 0.038 for surgery's patient. For the last variable, interpersonal relationship, internist's patient and surgery's patient nearly have shown same result that there is a high relation with the value of Pearson Chi-Square between 0.004 until! 0.048 for internist and 0.005 until! 0.054 for surgery's patient. So after we made correlation test, we will do logistic regression test especially for variable that have correlation between dependent variable and independent variable. ( if A : the freedom of patient to choose the doctor , B: looking at the same doctor for every examination,C : have a consulting time between doctor and patient, D : examination on time, E : ease to communicate with the doctor, F : interpersonal relationship ). Pada saat ini pola pengelolaan Rumah Sakit telah mengalami perubahan. Salah satu perubahan tersebut dapat dilihat dengan adanya perubahan paradigma dimana Rumah Sakit yang dahulunya sebagai lembaga usaha not for profit menjadi lembaga usaha yang sosio — economic. Dalam menghadapi hal — hal tersebut di atas, maka mutu pelayanan Rumah Sakit secara teori dipengaruhi oleh : kebebasan pasien memilih dokter, pelayanan dokter yang berganti — ganti, ketersediaan waktu konsultasi, ketepatan waktu pemeriksaan, kemudahan dokter untuk dihubungi, hubungan interpersonal dokter dengan pasien. Dengan memperhatikan hal tersebut di atas, maka dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan dan pengaruh variable tersebut di atas dengan persepsi pasien tentang mutu pelayanan. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey dengan pendekatan Cross-Sectional dan dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Lokasi penelitian di Badan RSUD Kendal dimana populasi yang diambil dari pasien bagian Penyakit Dalam dan bagian Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kendal dengan jumlah sample sebanyak 116 yang terbagi untuk penyakit dalam sebanyak 63 dan bedah sebanyak 53. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa untuk variable kebebasan pasien memilih dokter; kelas VIP memperlihatkan ada hubungan Ong erat deridan nilai Pearson Chi-Square 0,001; kelas I memperlihatkan ada hubungan yang erat dengan nilai Pearson Chi-Square 0,001; kelas II juga memperlihatkan ada hubungah yang erat dengan nilai Peareon Chi-Square 0,022 dan kelas III memperlihatkan ada hubungan yang erat dengan nilai Pearson Chi-Square 0,007. Sedangkan untuk bangsal bedah memperlihatkan hasil yang sama dimana dari hasil perhitungan memperlihatkan ada hubundah yang erat dengan nilai Pearson Chi-Square antara 0,001- 0,011. Kemudian untuk variable pelayanan dokter yang berganti — ganti di bangsal penyakit dalam dan bedah menunjukkan hasil yang hampir sama yaitu ada hubungan yang erat dimana untuk bangsal penyakit dalam nilai Pearson Chi-Square antara 0,005 — 0,035, sedang di bangsal bedah nilai Pearson Chi-Square antara 0,001 — 0,036. Untuk variable ketersediaan waktu konsultasi di bangsal penyakit dalam kelas VIP dan kelas I menunjukkan tidak ada hubungan dimana nilai Pearson Chi-Square 0,21 —0,273, sedang untuk kelas II dan III dan bedah juga menunjukkan hasil yang hampir sama yaitu ada hubungan yang erat dimana untuk bangsal penyakit dalam nilai Pearson Chi-Square antara 0,001, sedang di bangsal bedah nilai Pearson Chi-Square antara 0,001 — 0,056. Untuk ketepatan waktu pemeriksaan di bangsal penyakit dalam dan bedah menunjukkan hasil yang hampir sama yaitu ada hubungan yang erat dimana untuk bangsal penyakit dalam nilai Pearson Chi-Square antara 0,014 - 0,039, sedang di bangsal bedah nilai Pearson Chi-Square antara 0,032 - 0,067 , kecuali kelas VIP dimana nilai p 0,197. Sedangkan variable kemudahan dokter untuk dihubungi di bangsal penyakit dalam dan bedah menunjukkan hasil yang hampir sama yaitu ada hubungan yang erat dimana untuk bangsal penyakit dalam nilai Pearson Chi-Square antara 0,001 - 0,024 , kecuali kelas III dimana nilai p 0,274. sedang di bangsal bedah nilai Pearson Chi-Square antara 0,001 - 0,038. Kemudian untuk variable hubungan interpersonal dokter dengan pasien di bangsal penyakit dalam dan bedah menunjukkan hasil yang hampir sama yaitu ada hubungan yang erat dimana untuk bangsal penyakit dalam nilai Pearson Chi-Square antara 0,004 - 0,048, sedang di bangsal bedah nilai Pearson Chi-Square antara 0,005 - 0,054. Kemudian setelah dilakukan uji hubungan dilanjutkan dengan melakukan uji pengaruh dengan menggunakan uji regresi logistic dengan hasil ( A :kebebasan pasien memilih dokter; B: pelayanan dokter yang berganti - ganti; C :ketersediaan waktu konsultasi; D: ketepatan waktu pemeriksaan; E:kemudahan dokter untuk dihubungi; F:hubungan interpersonal dokter dengan pasien ).

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Health
ID Code:14679
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:16 Jun 2010 20:03
Last Modified:16 Jun 2010 20:03

Repository Staff Only: item control page