ANALISIS RASIO-RASIO BANK YANG BERPENGARUH TERHADAP RETURN ON ASSET (Studi Empiris: Pada Bank Umum di Indonesia Periode 2001-2003)

SUYONO, AGUS (2005) ANALISIS RASIO-RASIO BANK YANG BERPENGARUH TERHADAP RETURN ON ASSET (Studi Empiris: Pada Bank Umum di Indonesia Periode 2001-2003). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2326Kb

Abstract

This research is performed in order to test the influence of the variable, Capital Adequacy Ratio (CAR), Biaya Operasi terhadap Pendapatan Operasi (BOPO), Net Interest Margin (NIM), Loan to Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NFL), Opertational Profit Growth (PLO) and Credit Growth (PK) toward Return on Asset (ROA). Methodology reseach as the sample used purposive sample with criteria as (1) Banking who presenting financial statement of period 31 December 2001 up to 31 December 2003 and submitted to Central Bank (2) Banking in category of public bank of persero, public bank of private sector of national of foreign exchange and public bank of private sector national of non foreign exchange (3) public bankobtaining profit. Sample was accuired 60 of 136 banking company. Data analysis with multi linear regression of ordinary least square and hypotheses test used t-statistic dan F-statistic at level of significance 5%, a classic assumption examination which consist of data normality test, multicolinierity test, heteroskedasticity test and autocorrelation test is also being done to test the hypotheses. To test ratio which can differfentiate bank having above average ROA and bank having ROA below mean used analysis of regression logistics. During research period show' as variable and data research was normal distributed. Based on multicolinierity test, heteroskedasticity test and autocorrelation test classic assumption deviation has not founded, tihis indicate that the available data has fulfill the condition to use multi linear regression model. Empirical evidence show as CAR. BOPO and LDR toward ROA banking in Indonesia over period 2001¬2003 at level of significance less than 5% (as 2,2%, 0,0% and 1,3% each). While, four independent variable NIM, NPL, PLO and PK not influence toward ROA at level of significance mare than 5% at 45,6%, 18,%, 25,5% and 24,2%. Where it was proved that together this research is performed in order to test the influence of the variable CAR, BOPO, NIM, LDR, NPL, PLO and PK to have influence toward banking ROA in Indonesia at level less than 5% (with level of significance 0,05). Prediction capability from these seven variable toward ROA is 89,4% where the balance (10,6%) is affected to other factor which was not to be entered to research model. Pursuant to test analysis regression logistic only there are two variable, that is CAR and BOPO capable to differentiate above average ROA bank and ROA bank below mean with significant of equal to 2,1% and 0.0%. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh variabel Capital Adequacy Ratio (CAR), Biaya Operasi terhadap Pendapatan Operasi (BOPO), Net Interest Margin (NIM), Loan to Deposit Ratio (LDR), Non Performing Loan (NPL), Pertumbuhan Laba Operasional (PLO) dan Pertumbuhan Kredit (PK) tcrhadap Return on Asset (ROA). Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria (1) bank umum yang menyajikan laporan keuangan periode 31 Desember 2001 sampai dengan 31 Desember 2003 dan disampaikan ke Bank Indonesia: (2) bank umum yang masuk dalam kategori bank umum persero, bank umum swasta nasional devisa dan bank umum swasta nasional non devisa (3) bank umum yang memperoleh laba. Diperoleh jumlah sampel sebanyak 60 bank dari 136 perusahaan pebankan. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan persamaan kuadrat terkecil dan uji hipotesis menggunakan t-statistik untuk menguji koefisien regresi parsial serta F-statistik untuk menguji keberartian pengaruh secara bersama-sama dengan tingkat signifikansi 5%. Selain itu juga dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolonieritas, uji heteroskedatisitas dan uji autokorelasi. Untuk menguji rasio mana yang dapat membedakan bank yang mempunyai ROA diatas rata-rata dan bank yang mempunyai ROA dibawah rata-rata digunakan analisis regresi logistik. Selama periode pengamatan menunjukkan bahwa data penelitian berdistribusi normal. Berdasarkan uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas clan uii autokorelasi tidak ditemukan variabel yang menyimpang dari asumsi klasik. Hal ini menunjukkan bahwa data yang tersedia telah memenuhi syarat menggunakan model persamaan regresi linier berganda. Dari basil analisis menunjukkan bahwa data CAR, BOPO, dan LDR secara parsial siginifikan terhadap ROA bank umum di Indonesia untuk periode 2001-2003 pada tingkat signifikansi kurang dari 5% (masing-masing 2,2%, 0,0% dan 1,3%), sedangkan NIM, NPL, PLO dan PK tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA yang ditunjukkan dengan nilai tingkat signifikansi lebih besar dari 5% yaitu masing¬masing sebesar 45,6%, 18,%, 25,5% dan 24,2%. Sementara secara bersama-sama (CAR, BOPO, NIM, LDR, NPL, PLO dan PK) terbukti signifikan berpengaruh terhadap ROA bank umum di Indonesia periode 2001-2003 pada tingkat signifikansi kurang dari 5%. Kemampuan prediksi dari ketujuh variabel tersebut terhadap ROA sebesar 89,4% sedangkan sisanya 10,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model penelitian. Berdasarkan uji analisis regresi logistik hanya terdapat dua variabel, yaitu CAR dan BOPO yang mampu membedakan ROA bank yang diatas rata-rata dan ROA bank yang dibawah rata-rata dengan signifikarisi sebesar 2,1% dan 0,0%.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:14659
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:16 Jun 2010 18:09
Last Modified:16 Jun 2010 18:09

Repository Staff Only: item control page