PERILAKU PENJAMAH MAKANAN DALAM MENGELOLA MAKANAN DI WARUNG SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG

Massudi, Massudi (2003) PERILAKU PENJAMAH MAKANAN DALAM MENGELOLA MAKANAN DI WARUNG SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG. Masters thesis, PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO .

[img]
Preview
PDF - Published Version
2421Kb

Abstract

In recent three years the food poisoning incident in Central Jawa showed a quite high number. Contaminated foods served to public that were not complience with health regulation requirement were suspected the causes. The annual report of Dian Nuswantoro University (Udinus) Polyclinic in 2001,12002, noted that the incidence of digestion tract diseases with the symptoms of nausea and diarrhea ranked 4th from the big ten of the diseases reported. The purpose of this research was to gain an entire picture of the food vendors behaviour in the food stalls nearby Udinus Campus located in the area of Pindrikan Village, Suoth Semarang District. The study used Cross Sectional design wich was interpretated by collecting the data qualitatively. The implementation of the data collecting were through probing interview and taking purposively from the food vendors selling different food in 14 available stalls and Guided Group Discussion (DKT) of 10 students, and also 10 lecturers and employers population. The results of the study show that the knowledge of the food vendors about managing the food mostly acquired from the parents and their own experiences. Most of the food vendors have never been got a knowledge about managing healthy food either in formal or non-formal. Althought the attitude revealed by all food vendors have right direction, however mostly the intensity, capacity and consistency are not adequate. In practice, most of the food vendors left exposed the food in the open air therefore the flies could contaminated it, as well as dust and other dirt. Also in managing environmental factors such as waste, garbage and vector mostly are not in good condition. Conclusion: The behaviour of food vendors in managing their food including knowledge, attitude and practice in the food stalls nearby the Udinus campus are not good enough. Therefore, suggestion to any related subject such as Health Department of Semarang City, Public Health Faculty of Udinus and Pindrikan District Administrative of South Semarang can hold health information and also hold social service activity to improve the behaviour of food vendors about how to manage the food more healthy and clean. lnsiden keracunan makanan di Jawa Tengah pada 3 tahun terakhir menunjukkan angka yang cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh makanan yang tersedia di tempat-tempat umum banyak yang mengalami pencemaran dan tidak memenuhi syarat kesehatan. Makanan yang sudah terkontaminasi ini ternyata erat hubungannya dengan penjamah makanan balk dari usaha jasa boga maupun warung makan. Laporan tahunan Poliklinik Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) tahun 2001/2002, tercatat kejadian penyakit saluran pencernaan dengan gejala muntah dan diare menduduki peringkat ke 4 dari 10 besar penyakit yang dilaporkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran secara mendalam mengenai perilaku penjamah makanan di warung-warung sekitar kampus Udinus yang berlokasi di wilayah Kelurahan Pindrikan, Kecamatan Semarang Selatan. Penelitian ini menggunakan rancangan Cross Sectional yang bersifat interpretatif dengan pengumpulan data secara kualitatif. Pelaksanaan pengumpulan data melalui Wawancara Mendalam terhadap 10 penjamah makanan yang diambil secara purposif dari penjual makanan berbeda dari 14 warung yang ada dan Diskusi Kelompok Terarah (DKT) terhadap 10 orang mahasiswa dan juga DKT terhadap 10 orang dosen dan karyawan yang diambil secara proporsional dari populasi mahasiswa maupun dosen dan karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan penjamah makanan mengenai mengelola makanan sebagian besar diperoleh dad orang tuanya dan sebagian lagi dari pengalaman sendiri. Semua penjamah makanan belum pernah mendapat pengetahuan mengenai cara mengelola makanan yang sehat balk secara formal maupun cecara non-formal. Sedangkan sikap yang diungkapkan oleh semua penjamah makanan walaupun arahnya benar tetapi sebagian besar intensitas, keluasan dan konsistensinya kurang. Pada praktik sebagian besar penjamah makanan membiarkan makanan yang disimpan maupun yang disajikan terbuka sehingga kemungkinan terjadi pencemaran karena dihinggapi lalat dan kotoran. Demikian juga dalam mengelola faktor lingkungan seperti limbah, sampah dan vektor tidak dilaksanakan oleh penjamah makanan dengan balk. Kesimpulan: Perilaku penjamah makanan dalam mengelola makanan yang meliputi pengetahuan, sikap dan praktik di warung-warung sekitar Udinus masih kurang. Untuk itu disarankan kepada fihak-fihak terkait seperti Dinas Kesehatan Kota Semarang, Fakultas Kesehatan Masyarakat Udinus dan Kelurahan Pindrikan Semarang Selatan, dapat mengadakan program penyuluhan dan kegiatan bhakti sosial dalam upaya meningkatkan perilaku penjamah makanan mengenai pengelolaan makanan yang sehat dan bersih.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Health
ID Code:14643
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:16 Jun 2010 17:39
Last Modified:16 Jun 2010 17:39

Repository Staff Only: item control page