TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN DALAM KAITANNYA DENGAN KEBIJAKAN LINGKUNGAN HIDUP

MURYATI, DEWI TUTI (2005) TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN DALAM KAITANNYA DENGAN KEBIJAKAN LINGKUNGAN HIDUP. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
9Mb

Abstract

In society, the existence of a company had a very strategic role for life perpetuity as it gave a great contribution that fulfilled society need. Meanwhile fulfilled the society need, its production process explored the natural resources as well as disposed of produced waste to environment. Therefore, it demanded from a company to responsible for its any or every business activities that have a negative impact to its environment. It can be done by executing social responsibility of company as moral consequence in running an ethically business. A research was done in some large and moderate textile companies in Kabupaten Semarang and Semarang City region to acknowledge the execution of social responsibility of company related to environmental policy and the obstacles also efforts to overcome them. This research is using normative juridical and sociologic juridical approach method, analytic descriptive as the specification, and determining sample by sampling purposive with primary data and secondary data. The result of research exposes that the social responsibility a company have can execute as the responsibility to environment * , employee, society surrounding and consumer. Social responsibility of company to environment can be executed by incorporate the environment policy to company policy, the operation of waste processing installation, and subject to regulations related to environment management. The obstacle of social responsibility execution that middle or small scale company faces can't be comparable to the large company faces because of its limitation of capital condition, inappropriate technology capability and lack of awareness toward environment matters. Thus can be known that the social responsibility executed by the large companies to environment was in proactive stage, that is to incorporate full environmental dimension to company management system. Meanwhile for the middle to small companies still in reactive stage, that is executing management efforts after the acknowledgment of waste. The government as ruler was demand to role, especially to facilitate an integrated waste management installation available for middle to small companies. Beside, the company itself has to realize the importance of practicing the business with environmental concept to build image in society, for the sake of company sustainability. Keberadaan suatu perusahaan dalam masyarakat memiliki peran yang sangat strategis bagi kelangsungan hidup masyarakat karena memberi sumbangan yang besar terhadap kebutuhan hidup masyarakat. Disisi lain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dalam proses produksinya perusahaan disamping memanfaatkan sumber daya alam juga menghasilkan limbah yang dibuang ice lingkungan alam. Oleh karena itu perusahaan dituntut tanggung jawabnya atas segala aktifitas kegiatan usahanya yang mengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungannya. Hal ini dapat dilakukan dengan melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan sebagai konsekuensi moral dalam menjalankan bisnis yang beretika. Untuk mengetahui pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan dalam kaitannya dengan kebijakan lingkungan hidup dan kendala-kendala yang dihadapi serta upaya-upaya untuk mengatasi kendala tersebut, maka dilakukan penelitian di beberapa perusahaan tekstil berskala besar dan menengah di wilayah Kabupaten Semarang dan Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode pendekatan yuridis normatif dan yuridis sosiologis, spesifikasi penelitiannya adalah deskriptif analitis, penentuan sampelnya menggunakan purposif sampling dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Temuan-temuan dalam penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan dapat dilaksanakan oleh perusahaan dalam bentuk tanggung jawabnya terhadap lingkungan hidup, karyawan, masyarakat lingkungannya dan kepada konsumen. Tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan hidup dilaksanakan dengan menginternalisasikan kebijakan lingkungan hidup kedalam kebijakan perusahaan, pengoperasian instalasi pengolah limbah dan ditaatinya peraturan yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan hidup. Pada perusahaan skala besar, tidak menghadapi kendala yang berarti dalam melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan hidup, dibandingkan perusahaan skala menengah kebawah dengan kondisi permodalan yang terbatas, kemampuan teknologi yang kurang memadai dan kurangnya kesadaran terhadap masalah lingkungan hidup. Dengan demikian dapat diketahui bahwa bagi perusahaan berskala besar dalam melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan hidup berada pada tahap proaktif, yaitu telah menginternalisasikan secara penuh dimensi lingkungan hidup dalam sistem manajemen perusahaan. Sedangkan bagi perusahaan berskala menengah kebawah barn pada tahap reaktif, yaitu setelah ada limbah barn dilakukan upaya pengelolaan. Pemerintah sebagai pembuat kebijakan dituntut peranannya, terutama untuk memfasilitasi penyediaan instalasi pengolah limbah terpadu bagi perusahaan menengah kebawah. Disamping itu perusahaan hams mulai menyadari pentingnya mempraktekkan bisnis yang berwawasan lingkungan untuk membangun citra di masyarakat, demi keberlanjutan perusahaan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Law
ID Code:14596
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:16 Jun 2010 16:08
Last Modified:16 Jun 2010 16:08

Repository Staff Only: item control page