STUDI KASUS KINERJA OERGANISASI DINAS KESEHATAN KOTA SEMARANG DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DARI PERSPEKTIF PROSES INTERNAL DAN PERSPEKTIF PEMBELAJARAN

TRAPSILOWATI, WIWIK (2005) STUDI KASUS KINERJA OERGANISASI DINAS KESEHATAN KOTA SEMARANG DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DARI PERSPEKTIF PROSES INTERNAL DAN PERSPEKTIF PEMBELAJARAN. Masters thesis, PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO .

[img]
Preview
PDF - Published Version
3721Kb

Abstract

Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) is a potential disease to be an outbreak event. Trend of Dengue Haemorrhagic Fever cases was increasing in the last five years in Indonesia, Central Java Province, and Semarang City. Nowadays, measurement of performance in government institution specifically in preventing Dengue Haemorrhagic Fever uses LAKIP that comprises in the following indicators : inputs, outputs, outcomes, benefits, and impacts. LAK1P has not comprised a process indicator. Balanced Scovecani (BSC) could measure a process indicator especially in perspective of internal process and learning. Aim of this research was to now the service procedure, handling of complaint, and improving the services continually in perspective of internal process. Beside that, this research was to know training, guiding, and empowering of officer from perspective of learning as an effort to prevent Dengue Haemorrhagic Feyer at Semarang City Health Office. In the perspective of an internal prccess, preventing of Dengue Haemorrhagic Fever is done by refening to SPM; service process is made by a flow chart; improving of service is done by making a handling team of community complaint; improving a quality of services is done by eradicating of the mosquito's breeding place and improving the officers professionalism. In the perspective of learning, gradually guiding and giving an opportunity of study are done to improve profesionalism and capability of an officer. Giving a task and delegating an authority for employee empowerment has been already done. Feedback and reward are given to improve motivation of an officer. To improve prevention program of Dengue Haemorrhagic Fever, Health Office should advocate a decision maker in order to increase a budget, to make communication with other sectors, and to integrate programs. Government of Semarang City should make legislation about protection of the health officer and determination of health budget equal to 15% from total of budget in Semarang city. Demam berdarah dengue merupakan penyakit yang berpotensi terjadinya kejadian luar biasa (KM) secara sildis. Trend kasus DBD mengalami peningkatan baik Nasional, Propinsi Jawa Tengah, maupun Kota Semarang dalam lima tahun terakhir. Pengukuran kinerja pada instansi pemerintah khususnya dalam pencegahan DBD pada saat ini menggunakan LAKIP dengan indikator inputs, outputs, outcomes, benefits dan impacts. LAKIP tersebut belum melihat adanya indikator proses. Pada pemerintahan yang berfokus masyarakat, indikator proses tersebut dapat diukur dengan menggunakan Balanced Scorecard (BSC), khususnya pada perspektif proses internal dan perspektif pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pelayanan, penanganan keluhan dan peningkatan pelayanan secara berkelanjutan dalam perspektif proses internal, serta rnengetahui pelatihan dan pembimbingan serta pemberdayaan karyawan dad perspektif pembelajaran dalam pencegahan DBD pada Dinas Kesehatan Kota Semarang. Hasil penelitian diketahui bahwa dad perspektif proses internal pencegahan DBD dilakukan dengan mengacu pada SPM, proses pelayanan dituangkan dalam bentuk flow chart, dan untuk memberikan pelayanan yang bermutu telah dibentuk tim penanganan keluhan masyarakat. Peningkatan mutu peiayanan secara berkelanjutan dilakukan berbagai terobosan untuk penggerakan PSN, serta peningkatan profesionalisme petugas. Dari perspektif pembelajaran diketahui bahwa peningkatan profesionalisme dan kemampuan karyawan dilakukan dengan pembimbingan secara berjenjang dan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk studi lanjut. Pemberian tugas dan pendelegasian wewenang dalam pemberdayaan karyawan sudah dilakukan dengan melihat permasalahan dan kemampuan karyawan, umpan balik dan penghargaan diberikan sebagai upaya peningkatan motivasi • karyawan. Untuk peningkatan pelayanan program pencegahan DBD, Dinkes diharapkan agar melakukan advokasi kepada pengambil keputusan untuk peningkatan anggaran, menjalin komunikasi dengan sektor terkait untuk memadukan program dan kegiatan dalam rangka pencegahan DBD dan Pemerintah Kota Semarang diharapkan membuat perubdangan tentang perlindungan petugas kesehafan dan penetapan anggaran kesehatan sebesar 15% dad total anggaran Kota Semarang.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Health
ID Code:14570
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:16 Jun 2010 10:19
Last Modified:16 Jun 2010 10:19

Repository Staff Only: item control page