PENGEMBANGAN MODEL PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN REAGENSIA LABORATORIUM KLINIK RUMAH SAKIT PANTIWILASA "CITARUM" SEMARANG

MUNABARI, FAIZA (2005) PENGEMBANGAN MODEL PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN REAGENSIA LABORATORIUM KLINIK RUMAH SAKIT PANTIWILASA "CITARUM" SEMARANG. Masters thesis, PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO .

[img]
Preview
PDF - Published Version
3668Kb

Abstract

Roles of a laboratory installation are to make a diagnosis of a disease, to follow trend of a disease, and to help a doctor and other clinicians in giving treatment accurately and rationally Since 2002, number of delayed tests at the Clinical Laboratory of the Pantiwilasa "Citarum" hospital was going up. Therefore, monitoring and controlling in management of reagent stock was needed. Aim of this research was to know a current system and a procedure of monitoring and controlling of reagent stock for arranging a system and a procedure of monitoring and controlling of reagent stock at the clinical laboratory of the Pantiwilasa "Citarum" hospital in Semarang. Research design used pretest-posttest one group design. This research had two steps. First step was to arrange monitoring and controlling model of reagent stock at the laboratory installation of the Pantiwilasa "Citarum" hospital. Second step was to compare before and after intervention of a model for number of delayed tests. Data analysis used a content analysis and an inductive thinking. Monitoring and controlling methods that were developed were. making a form and a procedure of reporting and recording of demand, acceptance, utilization, storage of reagent and making a checklist and a procedure of monitoring and controlling of reagent stock. Result of this research shows that number of delayed tests using reagent with ABC analysis (an expensive reagent, rarely used, and ready stock) after examining is decreasing. Hospital needs to publish a decree about tasks of a coordinator and a head of the laboratory installation in monitoring and controlling, to improve tasks, responsibilities, and authorities of SPI, to manage a reporting and recording system, and to recruit an administrator. Beside that, hospital needs to make a standard of planning and implementing of reagent inventory management, and to do further research about method of monitoring and controlling of reagent using category B and C in ABC analysis. Peran instalasi laboratorium adalah menegakkan diagnosa suatu penyakit, membantu dalam mengikuti perkembangan suatu penyakit dan membantu dokter dan klinisi lain dalam pemberian terapi yang akurat dan rasional. Sejak tahun 2002, jumlah pemeriksaan yang tertunda di Instalasi Laboratorium Klinik RS Pantiwilasa "Citarum" Semarang semakin meningkat, sehingga dibutuhkan pengawasan dan pengendalian dalam pengelolaan persediaan reagensia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sistem dan prosedur pengawasan dan pengendalian persediaan reagensia pada saat ini untuk menyusun sistem dan prosedur pengawasan dan pengendalian persediaan reagensia di instalasi laboratorium klinik RS Pantiwilasa "Citarum" Semarang yang akan di uji cobakan. Jenis penelitian ini adalah pre test - post test one group design. Penelitian dilakukan melalui 2 (dua) tahap yaitu tahap pertama : menyusun model pengawasan dan pengendalian persediaan reagensia di Instalasi Laboratorium RS Pantiwilasa Citarum Semarang, dan tahap kedua : membandingkan jumlah pemeriksaan yang tertunda sebelum dilakukan intervensi model dan sesudah intervensi model. Analisis data merupakan analisis kualitatif yang bersifat terbuka (open ended) dan menggunakan pola berpikir induktif. Data kualitatif diolah sesuai dengan karakteristik penelitian dengan metode pengolahan analisis deskripsi isi (content analysis). Metode pengawasan dan pengendalian yang dikembangkan adalah pembuatan formulir dan prosedur pencatatan dan pelaporan permintaan, penerimaan, penggunaan dan penyimpanan reagensia serta pembuatan check list dan prosedur pengawasan dan pengendalian persediaan reagensia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pemeriksaan dengan menggunakan reagensia kategori analisis ABC (reagensia yang mahal, jarang digunakan dan harus selalu ada) yang tertunda setelah ujicoba metode pengawasan dan pengendalian persediaan reagensia mengalami penurunan. Rumah sakit perlu menerbitkan Surat Keputusan tentang tugas koordinator dan kepala instalasi laboratorium dalam pengawasan dan pengendalian, memperbaiki tugas, tanggung jawab dan wewenang SPI, Mengelola sistem pencatatan dan pelaporan, rekruitmen tenaga administrasi serta membuat standar perencanaan dan pelaksanaan pengelolaan persediaan reagensia serta perlu adanya penelitian lebih lanjut tentang metode pengawasan dan pengendalian reagensia kategori B dan C dalam analisis•ABC.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Health
ID Code:14561
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:16 Jun 2010 09:21
Last Modified:16 Jun 2010 09:21

Repository Staff Only: item control page