STUDI KONDISI LINGKUNGAN RUMAH DAN PERILAKU MASYARAKAT SEBAGAI FAKTOR RISIKO KEJADIAN MALARIA (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Benteng Kabupaten Bangka Selatan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2005)

Suwito, Suwito (2005) STUDI KONDISI LINGKUNGAN RUMAH DAN PERILAKU MASYARAKAT SEBAGAI FAKTOR RISIKO KEJADIAN MALARIA (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Benteng Kabupaten Bangka Selatan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2005). Masters thesis, PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO .

[img]
Preview
PDF - Published Version
3503Kb

Abstract

Bangka district is an endemic malaria area, with a relative high malaria incidence in the whole year. The malaria incidence is relatively high, with the clinical malaria rate 26.949 cases per year and Annual Malaria Incidence (AMO 46,84°/00 per year. The health center of Benteng is an endemic area of malaria categorized as High Case Incidence (HCI) with the AMI value is 50,66%0 with is higher than the national AMI value (31,09%0). The aim of this research was to analyze the housing environment and the community behavior as the risk factors of malaria at work area of the Benteng Heath center, district of South Bangka, Island of Bangka Belitung. This study was an observational research using case control approach. The case was the sufferer of malaria confirmed by the result of laboratory. The control was people who do not suffer malaria. Matching is conducted by considering the similar sex, ages or maximum 3 years difference. The result of the research showed that the risk factors of malaria are caused habits of not using mosquito coils with Exp(B) = 12,4 (95%CI Exp(B) = 1,33 - 13,18), bushes with Exp(B) = 7,3 (95%CI Exp(B) = 1,50 - 35,38), not predatory fish for larva with Exp(B) = 4,2 (95%CI Exp(B) = 2,28 - 66,91), habits of not using mosquito nets Exp(B) = 3,5 (95%CI Exp(B) = 1,24 - 10,11). The improvement on the program of malaria control was conducted by breeding the predatory fish on ponds, swamps and mosquito net distribution. It needs to improve the extension on the importance of maintaining the cleanliness of watered plants and bushes, the importance of using anti malaria drugs and also the importance of avoiding the habits of being outside the house at night times Raising fimds (saving together) as an alternative solution to provide mosquito nets, predatory fish for the local people in the work service area of Public Health Centre Benteng. Kabupaten Bangka merupakan daerah endemis malaria, terbukti sepanjang tahun kejadian malaria relatif tinggi, dimana angka rata-rata malaria klinis sebesar 26.949 kasus pertahun dengan rata-rata Annual Malaria Incidence (ANTI) sebesar 46,84°40 pertahun. Wilayah Puskesmas Benteng merupakan daerah endemis malaria tergolong High Case Insidence (HCI) dengan nilai AMI 50,6000, nilai ini jauh diatas nilai rata-rata nasional untuk luar Jawa dan Bali yang hanya 31,09%0. Tujuan penelitian adalah menganalisis lingkungan rumah dan perilaku masyarakat sebagai faktor risiko kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Benteng Kabupaten Bangka Selatan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control, kelompok kasus adalah orang-orang yang menderita penyakit malaria ditandai hasH pemeriksaan sediaan darah positif malaria, kelompok kontrol adalah orang-orang yang tidak menderita penyakit malaria ditandai hasil pemeriksaan sediaan darah negatif malaria. Matching dilakukan dengan kriteria berjenis kelamin sama, memiliki usia setara atau maksimal selisih usia 3 tahun. Hasil penelitian menunjukkan, faktor risiko kejadian malaria adalah kebiasaan tidak menggunakan obat anti nyamuk dengan Exp(B) = 12,4 (95%CI Exp(B) = 1,33 - 13,18), keberadaan semak-semak di sekitar rumah dengan Exp(B) = 7,3 (95%CI Exp(B) = 1,50 - 35,38), tidak adanya ikan pemangsa larva pada genangan air dengan Exp(B) = 4,2 (95%CI Exp(B) = 2,28 - 66,91) dan kebiasaan tidak menggunakan kelambu pada saat tidur dengan Exp(B) = 3,5 (95%CI Exp(B) = 1,24 - 10,11). Perlu dilaksanakan program penebaran ikan pemangsa jentik pada genangan air dan rawa-rawa, serta program kelambunisasi. Perlu ditingkatkan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kebersihan tumbuhan air dan semak-semak, pentingnya menggunakan obat anti nyamuk, serta pentingnya menghindari kebiasaan di luar rumah pada malam hari. Kegiatan menabung bersama (arisan) merupakan alternatif yang baik dalam rangka pengadaan kawat kasa dan ikan pemangsa larva bagi warga di wilayah kerja Puskesmas Benteng.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Health
ID Code:14529
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:16 Jun 2010 08:10
Last Modified:16 Jun 2010 08:10

Repository Staff Only: item control page