ANALISIS BEBERAPA FAKTOR INDIVIDU, FUNGSI MANAJEMEN DAN KETERSEDIAAN SARANA YANG BERHUBUNGAN DENGAN CAKUPAN PENEMUAN SUSPEK PENDERITA TUBERKULOSIS PUSKESMAS DI KABUPATEN KENDAL

Supard i, Supard i (2004) ANALISIS BEBERAPA FAKTOR INDIVIDU, FUNGSI MANAJEMEN DAN KETERSEDIAAN SARANA YANG BERHUBUNGAN DENGAN CAKUPAN PENEMUAN SUSPEK PENDERITA TUBERKULOSIS PUSKESMAS DI KABUPATEN KENDAL. Masters thesis, PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO .

[img]
Preview
PDF - Published Version
4Mb

Abstract

An Increasing of coverage of Tuberculosis's sufferer suspect finding has an impact in decreasing of Tuberculosis cases. A number of suspects finding coverage depend on the health worker's performance at Health Center. The health worker's performance depends on as follows; a. Individual factors consist of age, income, work experience, work burden, and knowledge. b. Organization/Management factors consist of leadership, supervision, and work environment. The aim of this research was to identify individual factors, a function of management, and availability of means, which relate to coverage of suspect finding of Tuberculosi's sufferer at the Health Centers in Kendal District.This research used survey method and cross sectional approach. Collecting of data used the closed questionnaire. The number of respondent were 48 persons. They were the health workers of Tuberculosis's sufferer suspect finding at the Health Centers in Kendal District. Focus Group Discussion was done to nine Heads of the Health Center. They were from the Self-Supporting Health Centers, the Microscopic Referral Health Centers, and the Satellite Health Centers. Analizyng of data used univariate, and bivariate analysis by Chi Square test with a significance level on 0,05. The results of this research showed that the factors that' have the significant relationship with coverage of Tuberculosis's sufferer suspect finding at the Health Centers in Kendal district are income (p=0,004), knowledge of health worker (p=0,004), clarity of the Head's. instruction (p=0,000), and the Head's involvement in staff meeting (p=0,006). The other factors are the Head's response to difficulty of suspect finding (p=0,015), making a decision of suspect finding by the Head (p=0,002), appropriateness of supervisor's capability in suspect finding (p=0,002), input from supervisor (p=0,000), feed back (p=0,000), and availability of means of suspect finding (p=0,007). To improve the health worker's performance in suspect detection of Tuberculosis's sufferer, it needs to improve a management of means by making the planning of means based on the accurate data, efficiency, storage, and a high commitment between the Head of the Health Center and the Staff of Tuberculosis suspect finding. Finally, It could improve the health worker's performance and make successful Tuberculosis program. Peningkatan cakupan penemuan suspek penderita Tuberkulosis berdampak pada penurunan jumlah penderita Tuberkulosis. Tiriggi rendahnya cakupan penemuan suspek tergantung pada kinerja petugas penemuan suspek di Puskesmas. Kinerja petugas tergantung pada a. Faktor individu yang terdiri dad umur, pendapatan, pengalaman kerja, beban kerja dan pengetahuan. b. Faktor organisasi/manajemen yang terdiri dad kepemimpinan, supervisi dan lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan fungsi manajemen dengan cakupan penemuan suspek penderita Tuberkulosis Puskesmas di Kabupaten Kendal, jenis penelitian dengan metode survei dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kepada 48 orang responden yaitu petugas pelaksana penemuan suspek penderita Tuberkulosis di Puskesmas (perawat) Kabupaten Kendal dan diskusi kelompok terarah kepada 9 pimpinan Puskesmas yang mewakili Puskesrnas Mandiri, Puskesmas rujukan mikroskopis dan Puskesmas Satelit. Pengolahan dan analisis data dengan cara kualitatif dan kuantitatif dengan metode univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji chi square. Signifikansi ditentukan dengan nilai p < 0,05. Analisis menggunakan program pengolahan data komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor — faktor yang berhubungn dengan cakupan penemuan suspek penderita Tuberkulosis Puskesmas di Kabupaten Kendal adalah pendapatan (p : 0,004), pengetahuan petugas (p: 0,004), kejelasan pengarahan tugas oleh pimpinan (p : 0,000), keterlibatan pimpinan dalam rapat staf (p : 0,006), tanggapan pimpinan terhadap kesulitan penemuan suspek (p : 0,015), pengambilan keputusan oleh pimpinan tentang penemuan suspek (p : 0,002), kesesuaian kemampuan supervisor dengan kegiatan penemuan suspek (p : 0,002), pemberian masukan oleh supervisor (p-value : 0,00), pemberian umpan balik (p : 0,00) dan ketersediaan sarana penemuan suspek (p : 0,007). Upaya untuk meningkatkan kinerja petugas penemuan suspek penderita Tuberkulosis adalah perlu adanya peningkatan pengelolaan sarana penemuan suspek penderita Tuberkulosis dengan merencanakan kebutuhan sarana berdasarkan data yang akurat, menggunakan sarana sesuai kebutuhan, menyimpan sarana dengan baik dan melakukan evaluasi efektifitas dan efisiensi penggunaan sarana, dan komitmen yang tinggi antara Pimpinan Puskesmas dengan petugas penemuan suspek Tuberkulosis di Puskesmas, untuk meningkatkan kinerja petugas dan mensukseskan program Tuberkulosis.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Public Health
ID Code:14507
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:16 Jun 2010 07:34
Last Modified:16 Jun 2010 07:34

Repository Staff Only: item control page