FAKTOR PRODUKSI YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA KONTAMINASI ESCHERICHIA COM PADA JAMU GENDONG (STUDI KASUS DI KOTA SEMARANG)

Hastuti, Woro Puji (2004) FAKTOR PRODUKSI YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA KONTAMINASI ESCHERICHIA COM PADA JAMU GENDONG (STUDI KASUS DI KOTA SEMARANG). Masters thesis, PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO .

[img]
Preview
PDF - Published Version
3029Kb

Abstract

Background. Jamu gendong is a part of herbal medicine. It is used to improve health. Jamu gendong, which is made in home industry has low level of hygiene. The main materials of jamu gendong consist of water and spices which are likely to cany water transmiting disease. E.coli bacteria is used for contamination indicator, its existence in food product indicate contamination from men and animals' feces so it's also possibly contaminated by other patogen bacteria. In the implementation of supervision and guidance for home industry, we need data on materials, production process and other factors which might cause the E.coli contamination. Objective. The objective of this study is to discribe the condition of home industry of jamu gendong and to analyze the connection between the quality of bacteria in materials, personal hygiene, environmental sanitation, phisical environment and the quality of jamu gendong bacteria in Semarang. Method. The methode used in this study is a cross sectional with 90 samples, tested in the quality of Ecoli contamination. The risk factors in this study are the bacterial quality of water, spices, rice, equipment or packaging sanitation, hand washing habbit, knowledge, pH of product and treatment in boiling water. Multiple analysis used regression of dual logistic. Result. The quality testing of bacteria in liquid materials, spices and rice indicate E.coli positive, each of them contains 33,3%, 27,7% and 5,6%, and the final product (beras kencur) contain 43,3%. Analysis of independent and dependent variable correlation are statistically on the quality of water, spices, equipment and packaging sanitation, knowledge and pH of product. There are three significant variables in dual regression logistic analysis, such as : bacterial quality of water (PR = 3,2 ; 95%CI = 1,1 — 9,2), spices (PR = 4,6 ; 95%Cl = 1,5 — 14,6) and pH of (PR = 3,8 ; 95%CI = 1,2 — 12,3). Conclusion. Those three materials are contaminated by E.coli and the contamination prevalence is 43,3%. Variables which affect the quality of bacterial product are water quality, spices and pH (p=33,6%). Sugesstion.The product of jamu gendong need more quality improvement by canying out guidance on home industry. Guidance is focused on stratistical factor related to E.coli contamination. Latar belakang. Jamu gendong inerupakan bagian dari obat tradisional, dimanfaatkan untuk meningkatkan kesehatan. Jamu gendong dibuat dalam skala home industry, banyak melibatkan tangan, tingkat higiene sanitasinya masih rendah. Bahan baku jamu gendong terdiri dari air dan empon-empon relatif mudah membawa penyakit tular air. Bakteri E.coli dipakai sebagai indikator pencemaran, keberadaannya pada produk olahan mengindikasikan telah tedadi kontaminasi dari kotoran manusia atau hewan sehingga tidak menutup kemungkinan juga tercemar bakteri patogen lain. Dalam rangka pengawasan dan pembinaan industri kecil diperlukan data pendukung dad bahan baku, proses produksi hingga faktor yang diperkirakan berhubungan dengan terjadinya kontaminasi E.coli. Tujuan dari penelitian ini adalah mendiskripsikan kondisi industri kecil jamu gendong dan menganalisis hubungan faktor kualitas bakteriologis bahan baku, kebersihan diri, kondisi lingkungan, lingkungan fisik yang berhubungan dengan kualitas bakteriologis jamu gendong di Kota Semarang. Metoda yang digunakan Cross sectional dengan 90 sampel, diuji kualitas cemaran E.coli. Faktor risiko dalam penelitian ini yaitu kualitas bakteriologis air, empon-empon, beras, sanitasi alat/kemasan, kebiasaan mencuci tangan, pengetahuan, pH produk dan perlakuan pemanasan air. Analisis multivariat menggunakan regresi ganda Hasil. Uji kualitas bakteriologis bahan baku air, empon-empon dan beras menunjukkan positif E.coli masing-masing 33,3%, 27,7 % dan 5,6%, sedangkan pada produk akhir 43,3%. Analisis hubungan variabel bebas dan terikat bermakna secara statistik pada kualitas bakteriologis air, empon-empon, sanitasi alat/kemasan, pengetahuan dan pH. Analisis regresi ganda logistik diketahui ada 3 variabel bermakna yaitu kualitas bakteriologis air PR = 3,2 (95%Cl = 1,1-9,2), empon-empon PR = 4,6 (95%Cl = 1,5-14,6) dan pH PR = 3,8 (95%C./ = 1,2- 12,3). Keshnpulan. Ketiga jenis bahan baku tercemar E.coli dan prevalensi pencemaran pada produk 43,3%. Variabel yang bersama-sama mempengaruhi kualitas bakteriologis produk adalah kualitas air, empon-empon dan derajad keasaman produk (r33,6%). Saran. Perlu perbaikan ktialitas produk jamu gendong dengan melakukan penyuluhan/pembinaan pada industri kecil. Penyuluhan ditekankan pada faktor yang secara statistik berhubungan dengan terjadinya pencemaran E.coli tersebut

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Public Health
ID Code:14487
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:15 Jun 2010 15:47
Last Modified:15 Jun 2010 15:47

Repository Staff Only: item control page