HUBUNGAN ANTARA HIPERKOLESTEROLEMIA DENGAN MIKROALBUMINURIA CORRELATION BETWEEN HYPERCHOLESTEROLEMIA AND MICROALBUMINURIA

Achmad, Rosid (2000) HUBUNGAN ANTARA HIPERKOLESTEROLEMIA DENGAN MIKROALBUMINURIA CORRELATION BETWEEN HYPERCHOLESTEROLEMIA AND MICROALBUMINURIA. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1410Kb

Abstract

Background: At the present time, hypercholesterolemia is associated with coronary heart disease and stroke preceded by endothelial dysfunction and followed by atherosclerosis. As we know renal glomerulus is formed by a tuft of capillaries, where endothelial dysfunction can also occur in the presence of hypercholesterolemia and cause damages. One of the consequences of endothelial damage is the increase in blood vessel walls' permiabilities that will cause leakages of albumin and can be detected early by the presence of micrialbuminuria Purpose: This research is intended to study the correlation between hypercholesterolemia and microalbuminuria. Material and method: Quantitative investigation of microalbuminuria were performed using the method of immunoturbidimetric assay on 28 samples of urine from hypercholesterolernic (cholesterol level 240 mg/ dl) and non smoker: respondents, aged 30 — 60 year with normotension, normal level of blood sugar, and no abnormality in renal function (no alpha nality in routine urinalysis findings, normal level of blood urea and creatiritne), ftte of antioxidant drugs, no excessive exercises and febrile Result: From all respondent studied, an increase in cholesterol level parallel with the increase of albumin excretion was found (r = 0,554; p = 0,002) Conclusion: A moderate correlation between hypercholesterolemia and urinary albumin excretion was found Latar belakang: Hiperkolesterolemia, selarna ini dihubungkan dengan penyakit jantung koroner dan stroke yang diawali dengan terjadinya disfungsi endotel dan berlanjut dengan aterosklerosis. Sebagaimana diketahui glomerulus ginjal yang merupakan kumpulan dafi penibuluh darah, juga dapat terjadi disfungsi endotel pada keadaan hiperkolesterolemia dan mengakibatkan kerusakan. Salah saw akibat kerusakan endotel adalah peningkatan permiabilitas dinding pernbuluh darah sehingga akan terjadi kebocoran dari glomerulus yang pada keadaan dini dapat dinilai dengan adanya mikroalbuminuria. Ttfuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara hiperkolesterolemia dengan mikroalbuminuria. Bahan dan metode: Dilakukan pemeriksaan mikroalbuminuria secara kuantitatif menggunakan metode immunoturbidimefric assay terhadap 28 sampel urin 24 jam responden hiperkolesterolemia ( kadar kolesterol 240 mg/ dl), berusia 30 — 60 tahun dengan normotensi, tidak merokok, gula darah dalam batas nilai rujukan, tanpa kelainan thingsi ginjal (hasil urinalisis rutin tidak ada kelainan, kadar ureum dan kreatinin darah dalam batas nilai rujukan), tidak minum obat antioksidan, tidak melakukan aktifitas tisik berat dan febris. Hasil nenelitian: Dari seluruh responden yang diperiksa, didapatkan peningkatan yang sejajar antara kadar kolesterol dengan ekskresi albuminurin (r = 0,554 ; p = 0,002) Kesim mlan: didapatkan hubungan sedang antara hiperkolesterolernia dengan ekskresi albuminurin

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Biomedical Science
ID Code:14440
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:15 Jun 2010 09:40
Last Modified:15 Jun 2010 09:40

Repository Staff Only: item control page