EFEK SAMPING RADIASI EKSTERNA PADA RONGGA MULUT PENDERITA KANKER NASOFARING

YUSRI, M. (2000) EFEK SAMPING RADIASI EKSTERNA PADA RONGGA MULUT PENDERITA KANKER NASOFARING. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1119Kb

Abstract

Tujuan dad penelitian ini adalah untuk membuktikan adanya perubahan jaringan rongga mulut yang meliputi produksi saliva, keluhan gigi ngilu, keluhan gigi goyang, kejadian stomatitis, dan keluhan hilang rasa akibat pemberian radiasi eksterna pada penderita kanker nasofaring. Penelitian ini merupakan penelitian Analitik observasional dengan disain pre dan post tes. Tempat dilakukannya penelitian ini adalah Instalasi Radioterapi Bagian Radiologi RSUP dr.Kariadi Semarang. Sebanyak Enam puluh enam penderita yang memenuhi kriteria inldusi, diambil secara "purposive sampling" mulai 1 Desember 1999 sampai 30 Juli 2000. Dilakukan terapi radiasi ekstema 6000 cGy, istirahat 2 minggu setelah dosis 4000 eGy (split tecnique radiation). Dilakukan pemeriksaan rongga mulut setiap 5 kali atau dosis 1000 cGy. Dad penelitian tersebut didapatkan karakteristik penderita ; terbanyak kelompok umur 40-49 tahun (19 orang) dan 50-59 tahun ( 14 orang), laki-laki 51 orang. Sebanyak 40 orang datang dengan stadium 3 dan secara patologi anatomi terbanyak (44 orang) adalah WHO-3 yaitu karsinoma anaplastik atau tanpa diferensiasi. Sebanyak 64 orang diradiasi dengan pesawat alcyon. Kejadian gigi ngilu sebelum radiasi ada 4 orang dan sesudah radiasi 22 orang, kejadian gigi goyang sebelum radiasi 1 orang dan sesudah radiasi 7 orang; kejadian sariawan/stomatitis sebelum radiasi 1 orang dan sesudah radiasi ada 58 orang. Masing-masing dilakukan uji statistik dengan Mc Nemar test dengan p=0,000 dan didapatkan perbedaan yang signifikan. Keluhan hilang rasa (indra pengecap) sesudah radiasi ada 33 orang dan sebelum radiasi tidak ada (0). Volume saliva rata-rata sebelum radiasi 4,61+ 1,38 cc dan sesudah radiasi 2,27+ 0,83 cc, volume saliva berkurang 49% sesudah menjalani seluruh rangkaian radiasi. Dilakukan uji statistik dengan Wilcoxon signed rank test didapatkan hasil signifikan dengan p=0,000. Dad hasil penelitian yang didapat maka dapat disimpulkan perbedaan yang signifikt n antara kejadian gigi ngilu, gigi goyang, sariawan , dan produksi saliva sebelum dan sesudah terapi radiasi ekstema.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Biomedical Science
ID Code:14423
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:15 Jun 2010 09:03
Last Modified:15 Jun 2010 09:03

Repository Staff Only: item control page