ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETEPATAN MDAN DALAM MENDIAGNOSIS RISIKO TINGGI IBU BERSALIN YANG DIRUJUK KE RUMAHSAKIT M ASIIARI PEMALANG TAHUN 2002

Gunarta , Aris (2003) ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETEPATAN MDAN DALAM MENDIAGNOSIS RISIKO TINGGI IBU BERSALIN YANG DIRUJUK KE RUMAHSAKIT M ASIIARI PEMALANG TAHUN 2002. Masters thesis, PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO .

[img]
Preview
PDF - Published Version
4Mb

Abstract

Maternal Mortality Rate (MMR) in Indonesia is still high. Is was 334 per 100.000 life births in 1997 (Depkes RI, Safe Motherhood, 2002). The number of Maternal Mortality Rate at Pemalang district was 146 per 100.000 life births in 2001. The main causes of maternal mortality are the bleeding (67%), the infection (18%), the abortion (10%), and the toxemia (5%). The factors that influence to maternal mortality are the lower level of health and the readiness of the pregnant woman, improper antenatal care , and unoptimal in helping and taking care after childbirth process. Beside those the skill of midwives in prevention and problem solving of obstetric complication is not enough Finally, midwives prefer to refer to District Hospital. The Result of referral cases from midwives to M. Ashari Hospital at Pemalang District in January 2002 to May 2002 showed that the physiology childbirth cases was 28,66%. That case must be handled by midwives at village without doing referral. Therefore, it needs to see the factors that have relationship with the precision of midwives in high-risk diagnosis of mother's childbirth. The research was to know the factors that had relationship with the precision of midwives in high-risk diagnosis of mother's childbirth that was referred to the hospital. This was observational research using cross sectional approach. The number of samples were 56 midwives. Collecting of the quantitative data used the questioners. Test of hypothesis used Chi Square Test and Logistic Regression. The result of research shows that the percentage of midwives who are exact in determining of high-risk diagnosis of mother's childbirth is 67,86%. The percentage of midwives who are not exact in determining of high-risk diagnosis of mother's childbirth is 32,14%. The percentage of patients of childbirth process who are referred to the hospital is 19,64% (case of partus of physiologies), and 80,36% (case of partus of pathologies). The work period (p value-0,028), competency (p value=0,021), the knowledge (p value=0,037), and the attitude (p value=0.049) of midwives in helping of childbirth have significant relationship with the precision of high-risk diagnosis of mother's childbirth. The education (p value=0,964), criteria of human resources (p value=0,469), and the benefit (p value=0,115) of midwives in helping of childbirth have no significant relationship with the precision of high-risk diagnosis of mother's childbirth. Based on Logistic Regression, it is lmow that the determining factors of the precision of high-risk diagnosis of mother's childbirth are the work period and competency with the probability of diagnosis accurately is 75,68%. The work period and competency have significant relationship with the precision of high-risk diagnosis of mother's childbirth. Angka Kematian Ibu (AM) di Indonesia relatif masiti tinggi, yaitu sebesar 334 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 1997. (Depkes RI, 2002). AM di Kabupaten Pemalang menunjukkan 14G per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2000. Penyebab utama kematian ibu antara lain perdarahan (67%), infeksi (18%) abortus (10%) dan toxemia (5%). Faktor yang mempengaruhi kematian ibu antara lain rendahnya derajad kesehatan dan kesiapan ibu untuk hamil, kurangnya pemeriksaan antenatal yang diperoleh serta kualitas pertolongan persalinan dan perawatan segera setelah persalinan yang kurang optimal Disamping itu ketrampilan bidan dalam mencegah dan menangani masalh komplikasi obstetric masih kurang, sehingga bidan lebih menyukai merujuk ke Rumahsakit Kabupaten. Hasil kasus rujukan bidan di Rumahsakit M Ashari Pemalang periode bulan Januari sampai bulan Mei 2002 terdapat 28,66% kasus fisiologis. Kasus tersebut semestinya bisa ditangani oleh bidan di desa tanpa melakukan rujukan. Untuk itu perlu dilakukan peninjauan terhadap faktor-falctor yang berhubungan dengan ketepatan bidan dalam mendiagnosis risiko tinggi ibu bersalin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui falctor-faktor yang berhubungan dengan ketepatan bidan dalam mendiagnosis risiko tinggi ibu bersalin yang dirujuk ke Rumahsakit. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Cross Sectional. Sampel yang diambil adalah total populasi yang sebesar 56 bidan. Pengumpulan data dengan cara membagikan angket dan wawancara mendalam menggunakan kuesioner. Uji Hipotesis dilakukan dengan uji statistik Chi Square dan Regresi Logistik Berganda. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa 67,86% bidan tepat dalam menentukan diagnosis risiko tinggi ibu bersalin, sedangkan 32,14% bidan yang lainnya tidak tepat dalam menentukan diagnosis risiko tinggi ibu bersalin. Adapun proses persalinan pasien yang dirujuk ke Rumahsakit terdiri dari kasus partus fisiologis sebesar 19,64% dan kasus partus patologis sebesar 80,36%. Ditemukan ada hubungan bermakna antara ketepatan diagnosis risiko tinggi ibu bersalin dengan : masa kerja (p=0,028), kompetensi (p=0,021), pengetahuan (p=0,037) dan sikap (prJ,049) bidan dalam pertolongan persalinan. Tidak ada hubungan yang bermakna antara ketepatan diagnosis risiko tinggi ibu bersalin dengan : pendidikan (p-0,964), kriteria kepegawaian (p=0,469), dan keuntimgan (p=0,225) bidan dalam pertolongan persalinan. Dengan uji regresi diperoleh faktor penentu ketepatan diagnosis risiko tinggi ibu bersalin adalah masa kerja dan kompetensi, dengan probabilitas diagnosis tepat adalah sebesar 75,68%.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Health
ID Code:14395
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:15 Jun 2010 08:35
Last Modified:15 Jun 2010 08:35

Repository Staff Only: item control page