PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI SURVEILANS KUALITAS AIR NON PERPIPAAN DI DINAS KESEHATAN PROPINSI JAWA TENGAH UNTUI•MENDUKUNG PENGA1VIBILAN KEPUTUSAN DALAM PERENCANAAN PROGRAM AIR BERSIH

PURNOMO, HERI (2002) PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI SURVEILANS KUALITAS AIR NON PERPIPAAN DI DINAS KESEHATAN PROPINSI JAWA TENGAH UNTUI•MENDUKUNG PENGA1VIBILAN KEPUTUSAN DALAM PERENCANAAN PROGRAM AIR BERSIH. Masters thesis, PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO .

[img]
Preview
PDF - Published Version
5Mb

Abstract

Environmental Health Section is a unit in Health Department in Central Java Province coordinating water quality surveillance activities of Regency Board of Health Departments (RBHD). Based on preliminary study, it was found that Provincial Board of Health Department only accepted data from RBHD. The data were analyzed as an input for clean water program plan. The obstacles faced by surveillance officers were relatively so many listed recapitulation data, and those information distributions were improved by Health Promotion and Environmental Health Sub Department only. Research type was operational research with qualitative method approach and applied design system through System-Developing Life Circle step. Research design applied system modeling by using pre-experimental with One Shot Case Study. These research subjects were chief of Health Promotion and Environmental Health Sub Department, chief of Environmental Health Section and water quality surveillance officers. Meanwhile, The research object was Information System of Non Pipeline Water Quality Surveillance, which supported clean water program plan in Environmental Health Section. There were two research analysis method, i.e. Content Analysis for qualitative data of interview and Descriptive Analysis to evaluate old and new systems by using Consideration Scaled-Median (CSM) analysis tool. Research output finds that there are some weaknesses in the old Information System of Non Pipeline Water Quality Surveillance, i.e. the quickness and accuracy in processing data and difficultness and in comprehensiveness, in accessing the existing data again. In new Information System can afford overcoming the presentweakness of old Information System so it can support clean water program plan in Environmental Health Section. These can be shown from work evaluation of CSM in the old Information System is 2,44 and while new one is 4,29 in scale 5,00. It concludes that new Information System tends to being approved its effectiveness in supporting clean water program plan in Environmental Health Section. The other hand, the quickness of the new system is 6-9 times faster in making tables and 37-85 times in making graphics reports than the old one. In general, water quality indicator and diarrhea diseases rates in the new system can be so easily analyzed that it can be used optimally in supporting clean water program plan. It can be shown from work evaluation of CSM in new Information System between 4,06 — 4,63 from scale 5. Seksi Penyehatan Lingkungan merupakan salah satu unit kerja Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah yang mengkoordinasikan kegiatan surveilans kualitas air dari Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota. Berdasarkan studi pendahuluan diketahui bahwa Dinas Kesehatan Propinsi hanya menerima data dari DKK saja. Hasil pendataan tersebut diolah sebagai bahan analisis untuk perencanaan program air bersih. Kendala yang dialami oleh petugas surveilans adalah data pengisian rekapitulasi relatif banyak, distribusi informasi hanya dimanfaatkan oleh Sub Dinas Promosi Kesehatan dan Penyehatan Lingkungan saja. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian operasional dengan pendekatan metode kualitatif dan menerapkan perancangan sistem melalui tahpan Siklus Hidup Pengembangan Sistem. Rancangan penelitian menggunakan pemodelan sistem dengan menggunakan rancangan Pm Eksperimental dengan One Shot Case-Study. Subyek penelitian ini adalah Kepala Sub Dinas Promosi Kesehatan dan Penyehatan Lingkungan, Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan dan petugas surveilans kualitas air. Sedangkan obyek penelitian adalah Sistem informasi Surveilans Kualitas Air Non Perpipaan yang dapat mendukung perencanaan program air bersih di Seksi Penyehatan Lingkungan. Analisis penelitian ada dua metode, yaitu analisis isi (content analysis) untuk data kualitatif basil wawancara dan analisis deskriptif untuk mengevaluasi sistem lama dan sistem bare dengan menggunakan alat analisis Rata-Rata Tertimbang (RRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Sistem Informasi Surveilans Kualitas Air Non Perpipaan yang lama terdapat kelemahan berupa kecepatan dan keakuratan dalam pengolahan data, kelengkapan, dan kesulitan dalam mengakses kembali data yang ada. Pada sistem informasi yang barn mampu menanggulangikelemahan yang ada pada sistem informasi yang lama, sehingga sistem ini dapat mendukung perencanaan program air bersih di Seksi Penyehatan Lingkungan. Hal ini ditunjukkan dari rata-rata tertimbang hasil evaluasi kinerja pada sistem informasi yang lama sebesar 2,44, sedangkan pada sistem yang bare sebesar 4,29 pada skala 5,00. Hal ini menunjukkan bahwa sistem yang bare cenderung sangat disetujui keefektifannya dalam mendukung perencanaan program air bersih di Seksi Penyehatan Lingkungan. Disamping itu, kecepatan sistem informasi yang bare 6 — 9 kali lebih cepat dalam membuat laporan berupa tabel dibanding sistem lama, dan 37 —85 kali lebih cepat dalam membuat grafik dibanding sistem yang lama. Secara umum indikator kualitas air dan angka kesakitan diare pada sistem yang ba' mudah dianalisis, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung perencanaan air bersih. Hal ini ditunjukkan juga dari rata-rata tertimbang hasil evaluasi kinerja sistem informasi yang bare secara global 4,06 — 4,63 dari skala 5.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Health
ID Code:14320
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:14 Jun 2010 14:17
Last Modified:29 Dec 2010 08:52

Repository Staff Only: item control page