FAKTOR — FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TB PARU PRIMER PADA ANAK BALITA DI BALAI PENGOBATAN PENYAKIT PARU-PARU (BP4) PURWOKERTO

Kuswantoro, Kuswantoro (2002) FAKTOR — FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TB PARU PRIMER PADA ANAK BALITA DI BALAI PENGOBATAN PENYAKIT PARU-PARU (BP4) PURWOKERTO. Masters thesis, PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO .

[img]
Preview
PDF - Published Version
3085Kb

Abstract

Background, Pulmonary tuberculosis in children is one of the community health problems in Indonesia. The primary infection of the pulmonary tuberculosis in children is very serious if followed by miliary tuberculosis and meningitis lead to sequel and death and could be a reservoir to adult tuberculosis in the future. Community based study of risk factors of TB is still rare. Objective, To prove the relationship among sex, history of contact with adult TB, sleeping behavior, history of tuberculosis of mothers in pregnancy, knowledge of the mothers about tuberculosis, economy level, hal:dance density, humidity, ventilation, lighting, and home temperature with the occurrence of primary pulmonary tuberculosis in children less than five years. Method, The design is case-control study. Samples were 140 children under five years old who had been treated at Clinic of Lung Diseases (BP4) Purwokerto : consist of 70 cases of children with primary pulmonary TB and 70 controls with bronchitis, asthma, and pneumonia. Interviews and measurements were done on all subjects. Data analysis were done using chi square test, odds ratio, and logistic regression test. Result, Based on multivariate analysis, there were five variables as risk factors. The history of houshold contact ( members of household with TB) (OR = 9.5, 95% CI: 3.0-29.6, P: 0,001), the history of contact with 2 neighbors with TB (OR = 7.3, 95% Cl: 2.18-24.5, P : 0,001), the knowledge of mothers about tuberculosis (OR = 2.7, 95% CI: 1.18-6.22, P 0,01), habitance density (OR = 4.4, 95% Cl: 1.1-11.6, P :0,02), and home temperature (OR = 2.5, 95% Cl: 1.09-5.9, P : 0,03). Suggestion, An intensified TB control program in children, community education on TB, active and pasive TB screening in children under five years old, and healthy home should be done. Latar belakang. Penyakit TB paru pada anak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Infeksi primer TB paru pada anak — anak cukup berbahaya bila diikuti tuberkulosis miller dan meningitis yang dapat menyebabkan kecatatan dan kematian dan menjadi reservoir terjadinya tuberkulosis dewasa di kemudian hari. Penelitian faktor risiko TB anak dengan populasi yang berasal dari masyarakat ( community based) belum banyak dilakukan. Tujuan. Membuktikan adanya hubungan antara: jenis kelamin, riwayat kontak dengan TB dewasa, kebiasaan tidur balita, riwayat sakit TB ibu balita saat hamil, pengetahuan ibu balita tentang TB, tingkat ekonomi, kepadatan penghuni, kelembaban, ventilasi, pencahayaan dan suhu dalam rumah dengan kejadian TB paru primer pada balita, dan menghitung besar risiko terjadinya TB paru primer pada balita untuk masing — masing faktor risiko yang diteliti. Metode. Penelitian dilakukan dengan pendekatan Case-control Study, subyek penelitian adalah 140 ibu dengan balita yang pemah berobat di BP4 Purwokerto, sebanyak 70 kasus balita dengan diagnosis TB paru primer sebagai kasus dan 70 penderita bronchitis, asma dan ISPA ditetapkan sebagai kontrol. Pada seluruh subyek penelitian dilakukan wawancara dan pengukuran kondisi lingkungan. Dilakukan analisis bivariat dengan uji X2, untuk mengetahui besar risiko dihitung OR ( odds ratio ), selanjutnya dilakukan analisis multivariat dengan uji Regresi Logistik. Hasil. Dad hasil analisis multivariat ada lima variabel diperkirakan sebagai faktor risiko yaitu : riwayat kontak dengan anggota keluarga penderita TB paru ( OR: 9,5, 95% CI:3,0-29,6, P: 0,001), riwayat kontak dengan tetangga penderita TB (OR : 7,3, 95% CI: 2,1-24,5 P : 0,001), tingkat pengetahuan ibu tentang TB ( OR : 2,7, 95% CI: 1,1-6,2, P: 0,01), kepadatan penghuni ( OR: 4,4, 95%CI: 1,1 — 16,6, P: 0,02) dan suhu di dalam rumah ( OR: 2,5, 95% CI: 1,0 — 5,9, P : 0,03 ). Saran. Perlu segera dilaksanakan program pemberantasan TB paw anak, penyuluhan kepada masyarakat, screening TB anak, dan rumah sehat bagi masyarakat

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Epidemiology
ID Code:14309
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:14 Jun 2010 13:28
Last Modified:14 Jun 2010 13:28

Repository Staff Only: item control page